Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Perkebunan Kelapa Sawit Harus Ramah Lingkungan

admin, Doddy Rosadi

Rabu, 12 Februari 2014 | 11:54 WIB
Perkebunan Kelapa Sawit Harus Ramah Lingkungan
Menteri Pertanian Suswono didampingi oleh Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan,memukul gong sebagai tanda dibukanya International Conference on Oil Palm and Environment (ICOPE) 2014. (foto: Dok. Sinarmas)

Suara.com - Menteri Pertanian Suswono resmi membuka International Conference on Oil Palm and Environment (ICOPE) 2014 di the Stones Hotel, Legian, Bali, Rabu (12/2/2014). Acara pembukaan tersebut juga dihadiri Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan, Menteri Lingkungan Hidup, Balthasar Kambuaya beserta Wakil Ketua Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Bidang Pertanian dan Pangan, Franky Osman Widjaja.

ICOPE menjadi salah satu agenda dua tahunan terpenting bagi pembangunan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan, khususnya di Indonesia. Termasuk keselarasan dengan agenda Pemerintah Indonesia mendorong kebijakan produksi kelapa sawit lestari yang dibangun berbarengan dengan pelestarian alam dan kehidupan sosial masyarakat.

“Pemerintah sangat mendukung pengembangan budidaya kelapa sawit berkelanjutan. Misalnya pada aspek kebijakan, Pemerintah telah menerbitkan dan menjalankan moratorium untuk mengeluarkan izin usaha pembangunan kebun kelapa sawit agar tidak menanam di hutan primer dan lahan gambut. Demikian pula dengan kebijakan paling signifikan yakni penerapan mengikat sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dengan batas akhir tahun 2014. Pemerintah menaruh harapan besar agar seluruh pemangku kepentingan khususnya industri kelapa sawit dapat mendukung pencapaian sertifikasi kelapa sawit Indonesia ini di tengah keberagaman sistem sertifikasi lainnya,” tegas Menteri Pertanian, Suswono, dalam keterangan pers, Rabu (12/2/2014).

Selama tiga hari ke depan, sebanyak 400 peserta yang terdiri dari para pakar, pengambil kebijakan, pelaku usaha perkebunan, perbankan, akademisi, lembaga swadaya masyarakat dari Eropa, Amerika Selatan, Afrika dan Asia akan berdiskusi, membagi pengalaman serta mencari pemahaman seputar pengembangan perkebunan kelapa sawit yang produktif, berdaya guna, namun tetap ramah lingkungan.

“Seluruh pihak yang hadir meyakini jika sektor perkebunan sawit adalah kontributor penting kesejahteraan ekonomi dan sosial bagi negara pemilknya seperti Indonesia. Sementara produk yang dihasilkannya adalah jawaban bagi kebutuhan dunia akan pangan dan energi. Jelas jika sektor ini harus dikelola secara berkelanjutan dan ramah lingkungan agar kita dapat terus menikmati manfaatnya. ICOPE adalah salah satu jalannya,” urai Chairman of Steering Committee ICOPE 2014, Daud Dharsono.

Forum kerja sama antara PT SMART Tbk., CIRAD, dan WWF Indonesia tersebut, tahun ini bertajuk “Budidaya Kelapa Sawit: Menjadi Model untuk Pembangunan Pertanian Berkelanjutan Masa Depan. Forum kerja sama tersebut berusaha merespon tantangan terkini dalam merumuskan kebijakan dan mencari bersama model pembangunan industri kelapa sawit yang meminimalisir deforestasi, mitigasi efek gas rumah kaca, solusi bagi penggunaan lahan, menjaga keanekaragaman hayati, serta pemberdayaan petani plasma.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kulkas Mini Berapa Watt? Ini 3 Rekomendasi yang Hemat Listrik dan Ramah Lingkungan

Kulkas Mini Berapa Watt? Ini 3 Rekomendasi yang Hemat Listrik dan Ramah Lingkungan

Lifestyle | Senin, 15 Juni 2026 | 14:51 WIB

Dari Tumbler ke Paylater: Kontradiksi Gaya Hidup Ramah Lingkungan Anak Muda

Dari Tumbler ke Paylater: Kontradiksi Gaya Hidup Ramah Lingkungan Anak Muda

Your Say | Senin, 15 Juni 2026 | 20:00 WIB

Less Waste dari Rumah: Mulai dengan Tidak Menyia-nyiakan Produk

Less Waste dari Rumah: Mulai dengan Tidak Menyia-nyiakan Produk

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:25 WIB

Sedotan Kertas Makin Banyak Digunakan, Benarkah Lebih Ramah Lingkungan?

Sedotan Kertas Makin Banyak Digunakan, Benarkah Lebih Ramah Lingkungan?

Your Say | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:05 WIB

Tren Bawa Tumbler Makin Populer, Sudahkah Benar-Benar Ramah Lingkungan?

Tren Bawa Tumbler Makin Populer, Sudahkah Benar-Benar Ramah Lingkungan?

Your Say | Senin, 08 Juni 2026 | 12:18 WIB

Hidup Ramah Lingkungan di Tengah Gaya Hidup Konsumtif: Tantangan atau Beban?

Hidup Ramah Lingkungan di Tengah Gaya Hidup Konsumtif: Tantangan atau Beban?

Your Say | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:46 WIB

Greenwashing: Saat Produk Ramah Lingkungan Justru Dorong Konsumsi Berlebih

Greenwashing: Saat Produk Ramah Lingkungan Justru Dorong Konsumsi Berlebih

Your Say | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:30 WIB

Hadir di Dealer, Motor Listrik Yamaha Bisa Tempuh Jarak 169 Km, Harga Mirip Aerox

Hadir di Dealer, Motor Listrik Yamaha Bisa Tempuh Jarak 169 Km, Harga Mirip Aerox

Otomotif | Rabu, 03 Juni 2026 | 15:18 WIB

Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit

Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 17:24 WIB

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:43 WIB

Terkini

Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya

Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:57 WIB

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:53 WIB

Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI

Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:48 WIB

IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun

IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:25 WIB

Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan

Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:19 WIB

Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM

Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:13 WIB

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:34 WIB

Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan

Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:21 WIB

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB