Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Vania Rossa

Senin, 20 Juli 2026 | 21:16 WIB
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
Ilustrasi material ramah lingkungan. (Dok. Ist)
baca 10 detik
  • Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hunian yang sehat dan ramah lingkungan mendorong meningkatnya penggunaan material bangunan berlabel hijau (Green Label).
  • Selain mengutamakan estetika, material tersebut dinilai memiliki dampak lingkungan yang lebih rendah serta mendukung kualitas udara di dalam ruangan.
  • Tren ini semakin terlihat dalam berbagai inovasi dan kolaborasi yang ditampilkan di ajang IndoBuildTech 2026.

Suara.com - Memiliki rumah yang cantik kini tak lagi cukup. Semakin banyak orang mulai mempertimbangkan apakah material yang digunakan juga aman bagi kesehatan dan memiliki dampak yang lebih kecil terhadap lingkungan.

Kesadaran inilah yang mendorong tren penggunaan material bangunan berlabel hijau atau green label.

Green label merupakan sertifikasi yang menunjukkan bahwa suatu produk memenuhi standar tertentu terkait aspek lingkungan, mulai dari proses produksi, kandungan bahan, hingga dampaknya terhadap kualitas udara di dalam ruangan.

Material seperti keramik, granit, cat, hingga pelapis dinding yang memiliki sertifikasi ini dinilai lebih ramah lingkungan dan mendukung terciptanya hunian yang sehat.

Tren tersebut terlihat dalam ajang IndoBuildTech 2026. Salah satu produsen granit dan keramik, Sun Power Ceramics, mengangkat konsep The Dune yang memadukan material berstandar Green Label dengan elemen alami melalui kolaborasi bersama Altarize dan House of Olive.

Menurut Marketing Manager Sun Power Ceramics, Vidya Damayanti, desain masa kini tidak hanya mengejar tampilan yang menarik, tetapi juga harus memperhatikan keberlanjutan.

"Kami percaya bahwa desain terbaik lahir ketika inovasi berjalan berdampingan dengan tanggung jawab terhadap lingkungan. Kolaborasi ini menjadi representasi dari visi yang sama, yaitu menghadirkan ruang yang indah, sehat, sekaligus berkelanjutan."

Selain menghadirkan granit dan keramik yang diproduksi dengan proses lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan, konsep tersebut juga dipadukan dengan material dinding berbahan dasar kapur alami (lime) dan tanah liat (clay) dari Altarize.

Material alami ini memungkinkan dinding tetap "bernapas" sehingga membantu mengatur kelembapan ruangan secara alami.

baca juga

Tak hanya itu, kehadiran tanaman olive dari House of Olive menjadi pengingat bahwa unsur alam juga memiliki peran penting dalam menciptakan ruang yang nyaman sekaligus menenangkan.

Bagi desainer interior maupun pemilik rumah, tren ini menunjukkan bahwa keberlanjutan kini menjadi bagian dari gaya hidup.

Memilih material yang tahan lama, memiliki emisi lebih rendah, serta berasal dari proses produksi yang lebih ramah lingkungan menjadi investasi jangka panjang, bukan hanya untuk bangunan, tetapi juga bagi kesehatan penghuninya.

Dengan semakin banyaknya pilihan material berlabel hijau di pasaran, konsep rumah modern kini tidak hanya berbicara soal desain yang estetik, tetapi juga tentang bagaimana setiap elemen di dalamnya mampu menciptakan ruang yang lebih sehat sekaligus lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Lagi Jadi Sampah, Bagaimana Peneliti BRIN Sulap Ampas Kopi Gayo Jadi Kemasan Ramah Lingkungan?

Tak Lagi Jadi Sampah, Bagaimana Peneliti BRIN Sulap Ampas Kopi Gayo Jadi Kemasan Ramah Lingkungan?

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 18:32 WIB

Purbaya Serahkan Becak Listrik di Yogyakarta buat Pariwisata Ramah Lingkungan

Purbaya Serahkan Becak Listrik di Yogyakarta buat Pariwisata Ramah Lingkungan

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:37 WIB

Inovasi Produk Water Based Rendah Emisi Ciptakan Kualitas Ramah Udara

Inovasi Produk Water Based Rendah Emisi Ciptakan Kualitas Ramah Udara

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:34 WIB

Terkini

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Didakwa Terima Suap Rp33,8 Miliar

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Didakwa Terima Suap Rp33,8 Miliar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Terima Denny Indrayana Cs, PKS Bakal Seriusi Polemik Keabsahan Ijazah Gibran Pasca Putusan MK

Terima Denny Indrayana Cs, PKS Bakal Seriusi Polemik Keabsahan Ijazah Gibran Pasca Putusan MK

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Dikenal sebagai Perpustakaan Berjalan, 5 Rekomendasi Buku dari Gawon MEOVV!

Dikenal sebagai Perpustakaan Berjalan, 5 Rekomendasi Buku dari Gawon MEOVV!

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M

Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas

Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Nasehat Mbah Kakung yang Reformis: Kritik Tajam di Tengah Kemerosotan Moral

Nasehat Mbah Kakung yang Reformis: Kritik Tajam di Tengah Kemerosotan Moral

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras

Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:15 WIB

IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun

IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Cara Mencuci Baju yang Terkena Najis dengan Mesin Cuci, Hati-Hati agar Sah Buat Salat Lagi

Cara Mencuci Baju yang Terkena Najis dengan Mesin Cuci, Hati-Hati agar Sah Buat Salat Lagi

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:07 WIB

×