Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.343,711
LQ45 630,859
Srikehati 307,881
JII 380,533
USD/IDR 17.914

Jadi Triliuner Setelah Tidak Diterima Kerja di Facebook

admin, Doddy Rosadi

Kamis, 20 Februari 2014 | 13:12 WIB
Jadi Triliuner Setelah Tidak Diterima Kerja di Facebook
Brian Acto (kiri) dan Jan Koum (kanan). (foto: itcompanyegypt.com)

Suara.com - Dua orang pria yang menggunakan kaos oblong serta celana Bermuda mondar-mandir di sebuah ruangan. Mereka ditemani 20 karyawan tetap serta lima orang pekerja lepas.

Dua pria itu adalah Jan Koum (36 tahun) warga negara Ukraina dan Brian Acton (40 tahun) warga Amerika. Keduanya adalah pendiri WhatsApp Inc, perusahaan yang membuat aplikasi chatting di smartphone.

Kantor WhatsApp Inc di Mountain View sama sekali tidak menggambarkan perusahaan itu adalah pembuat aplikasi paling populer di smartphone. Sebagai pendiri, Jan dan Brian tidak punya ruangan sendiri. Mereka bergabung dengan 25 karyawan lainnya.

“Kami bukan perusahaan besar yang mempekerjakan ribuan karyawan,” kata Koum.

Keduanya juga lebih senang dengan kehidupan yang low profile. Sangat jarang media menulis tentang sepak terjang Koum dan Acton. Koum dan Acton sempat kerja bareng di Yahoo. Acton sempat kehilangan pekerjaannya sebagai Wakil Presiden bidang teknik di Yahoo.

Dia sempat melamar ke Facebook dan Twitter. Namun, dua perusahaan itu menolak lamarannya. Acton tidak putus asa. Dia kemundian mengajak bekas teman sekantornya Jan Koum untuk membuat sebuah aplikasi untuk smartphones.

Menciptakan produk yang bagus, adalah tujuan utama Acton dan Koum. Baru pada 2009, mereka menciptakan WhatsApp. Tidak lama kemudian, WhatsApp langsung menarik minat pengguna smartphones. Hanya dalam waktu singkat, aplikasi itu sudah diunduh oleh 50 juta pengguna dari Google’s Play Store.

Sukses tidak membuat Acton dan Koum jumawa. Ketika WhatsApp mendapat penghargaan sebagai aplikasi terbaik dalam Mobile World Congress d Barcelona, Koum memenuhi undangan itu. Namun, dia meminta salah satu karyawan pemasaran untuk menerima penghargaan itu di atas panggung.

“Saya tidak bisa menerima penghargaan itu karena tengah ada rapat,” ujar Koum.

Kehadiran WhatsApp membuat pengguna Smartphone secara perlahan mulai mneninggalkan layanan SMS. Dengan WhatsApp, pemilik smartphone bisa mengirim pesan pendek, foto, video dan suara tanpa harus bayar. Bukan itu saja, WhatsApp juga lintas platform sehingga bisa digunakan untuk iPhone, Blackberry, Windows Phone, Android dan Symbian.

Kini, sekitar 1 miliar pesan dikirim setiap hari melalui WhatsApp. Aplikasi ini menjadi yang populer di 40 negara seperti Uni Eropa, Asia, Timur Tengah dan Amerika Latin. Namun, Koum dan Acton masih tetap menjalani kehidupannya dengan normal.

“Kami tidak terlalu memperhatikan tentang berapa banyak jumlah download, pesan yang dikirim atau berapa lama orang chat. Kami tumbuh cepat karena dunia bergerak menuju smartphone dan kami hanya mengambil keuntungan dari revolusi itu,” kata Acton.

Pengguna smartphone bisa mengunduh WhatsApp dengan gratis dan hanya akan dikenai bayaran 1 dolar Amerika atau sekitar Rp 12.000 per tahun. Hanya pada platform Apple, tidak ada pungutan iuran tahunan.

Acton dan Koum mengungkapkan, sukses yang mereka raih bukan karena harga tetapi karena kualitas.

“Harga adalah nomor dua. Orang hanya ingin saling berhubungan. Smartphones sudah semakin murah dan terjangkau, hingga di negara berkembang dan mereka punya data plan. Dengan penetrasi itu, ada migrasi dalam sistem kita, karena kami menyediakan pelayanan yang baik. Pada akhirnya, semua terkait dengan pemasaran,” jelasnya.

Hari ini, Facebook resmi membeli aplikasi WhatsApp sebesar 19 miliar dolar Amerika atau sekitar Rp228 triliun. Penolakan Facebook dan Twitter justru membuat Acton mampu melakukan inovasi dengan membuat WhatsApp dan menjadi akuisisi dengan nominal terbesar dalam sejarah industry media social. (dari berbagai sumber)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Facebook Beli WhatsApp, Saham Blackberry Melonjak

Facebook Beli WhatsApp, Saham Blackberry Melonjak

Bisnis | Kamis, 20 Februari 2014 | 15:19 WIB

Facebook Beli WhatsApp Rp228 Triliun

Facebook Beli WhatsApp Rp228 Triliun

Tekno | Kamis, 20 Februari 2014 | 07:38 WIB

Terkini

BLACKPINK Hadir Lengkap di Perayaan 10 Tahun Debut, Acara Banjir Kritik

BLACKPINK Hadir Lengkap di Perayaan 10 Tahun Debut, Acara Banjir Kritik

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:09 WIB

Begini Kondisi Sekolah di Jaksel Usai Temuan 995 Senjata, Yayasan Buka Suara

Begini Kondisi Sekolah di Jaksel Usai Temuan 995 Senjata, Yayasan Buka Suara

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:08 WIB

5 Smartwatch Terbaik di Bawah Rp2 Juta Mirip Apple Watch: Desain Premium, Fitur Canggih

5 Smartwatch Terbaik di Bawah Rp2 Juta Mirip Apple Watch: Desain Premium, Fitur Canggih

Tekno | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Sambut HUT RI ke-81, Merah Putih 500 Meter Membentang di Bekasi

Sambut HUT RI ke-81, Merah Putih 500 Meter Membentang di Bekasi

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Home Sweet Loan: Ketika Mimpi Punya Rumah Berhadapan dengan Realita Hidup

Home Sweet Loan: Ketika Mimpi Punya Rumah Berhadapan dengan Realita Hidup

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Temuan 995 Senjata Api di Sekolah Bikin Pramono Geram: Yayasan Beri Contoh Buruk

Temuan 995 Senjata Api di Sekolah Bikin Pramono Geram: Yayasan Beri Contoh Buruk

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 11:56 WIB

Sahroni Desak Polri Bongkar Bandar Besar di Balik 46 Juta Pil Koplo: Rilis Namanya ke Publik

Sahroni Desak Polri Bongkar Bandar Besar di Balik 46 Juta Pil Koplo: Rilis Namanya ke Publik

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 11:53 WIB

Review La Roche-Posay Mela B3 Serum, Harga Rp700 Ribuan Ampuh Hilangkan Flek Hitam Bandel?

Review La Roche-Posay Mela B3 Serum, Harga Rp700 Ribuan Ampuh Hilangkan Flek Hitam Bandel?

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 11:51 WIB

Mangkir dari Pemeriksaan Kasus Bansos Beras PKH, KPK Minta Rudi Tanoe Kooperatif

Mangkir dari Pemeriksaan Kasus Bansos Beras PKH, KPK Minta Rudi Tanoe Kooperatif

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 11:49 WIB

Purbaya Tambah Lagi Dana SAL Rp 70 T ke Bank, BTN dan BSI Kebagian Jatah

Purbaya Tambah Lagi Dana SAL Rp 70 T ke Bank, BTN dan BSI Kebagian Jatah

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 11:48 WIB

×