Dolar AS Melemah

Ririn Indriani

Selasa, 06 Mei 2014 | 07:42 WIB
Dolar AS Melemah
Ilustrasi: Dolar Amerika (FreeDigitalPhotos/Keerati)

Suara.com - Kurs dolar AS sedikit melemah terhadap mata uang utama lainnya pada Senin (5/5/2014) atau Selasa (6/5/2-14) pagi di Indonesia, meskipun data ekonomi Amerika Serikat menguntungkan.

Dolar merosot ke terendah dua pekan terakhir terhadap yen setelah data mengecewakan yang keluar dari Cina mendorong permintaan untuk aset-aset "safe haven".

Aktivitas manufaktur Cina terus menyusut pada April dengan indeks pembelian manajer (PMI) Cina dari HSBC/Markit berdiri di 48,1 pada April, naik tipis dari 48,0 pada Maret. Setiap angka di bawah 50 menunjukkan pertumbuhan negatif.

Data ekonomi AS baru-baru ini telah menggembirakan. Total penggajian pekerjaan non-pertanian yang diawasi dengan ketat naik sebesar 288.000, menurut Departemen Tenaga Kerja, peningkatan terbesar sejak Januari 2012.

Sementara tingkat pengangguran turun menjadi 6,3 persen pada April, tingkat terendah dalam lima setengah tahun terakhir.

Selain itu, Institute for Supply Management (ISM) pada Senin melaporkan aktivitas ekonomi Amerika Serikat di sektor non manufaktur terus tumbuh pada April dengan indeks berada di 55,2, lebih tinggi dari angka pada Maret di 53,1 dan ekspektasi pasar.

The Federal Reserve pekan lalu mengatakan mereka akan mempertahankan tingkat suku bunga ultra-rendah untuk "waktu yang cukup" setelah program pembelian obligasi berakhir.

Setelah pertemuan kebijakan dua hari, The Fed mengurangi pembelian obligasi bulanan lagi sebesar 10 miliar dolar AS menjadi 45 miliar dolar AS.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,3877 dolar dari 1,3871 dolar pada sesi sebelumnya dan pound Inggris diperdagangkan datar di 1,6869 dolar. Dolar Australia naik menjadi 0,9278 dolar dari 0,9267 dolar.

Dolar dibeli 102,12 yen Jepang, lebih rendah dari 102,24 yen di sesi sebelumnya.

Dolar bergerak turun menjadi 0,8775 franc Swiss dari 0,8780 franc Swiss dan turun menjadi 1,0952 dolar Kanada dari 1,0978 dolar Kanada pada sesi sebelumnya. (Antara/Xinhua)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inflasi Agustus Bikin Rupiah Keok Lawan Dolar AS ke Level Rp17.744

Inflasi Agustus Bikin Rupiah Keok Lawan Dolar AS ke Level Rp17.744

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Terkoreksi ke Level Rp17.711

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Terkoreksi ke Level Rp17.711

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 10:01 WIB

Rupiah Kembali Loyo ke Rp17.722, Harga Minyak Dunia Jadi Beban

Rupiah Kembali Loyo ke Rp17.722, Harga Minyak Dunia Jadi Beban

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:44 WIB

Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini di Level Rp17.754/USD

Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini di Level Rp17.754/USD

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43 WIB

Demo Kondusif, Rupiah Berotot Hari Ini ke Level Rp17.693/USD

Demo Kondusif, Rupiah Berotot Hari Ini ke Level Rp17.693/USD

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:29 WIB

Rupiah Kembali Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp17.689

Rupiah Kembali Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp17.689

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 09:58 WIB

Rupiah Tersengat Sentimen Demo, Ditutup Anjlok ke Level Rp17.744

Rupiah Tersengat Sentimen Demo, Ditutup Anjlok ke Level Rp17.744

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:44 WIB

Ada Aksi Demo, Rupiah Jadi Mata Uang Paling Lemah di Asia Hari Ini

Ada Aksi Demo, Rupiah Jadi Mata Uang Paling Lemah di Asia Hari Ini

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:22 WIB

Besok Demo Besar, Rupiah Ditutup Melemah Tipis

Besok Demo Besar, Rupiah Ditutup Melemah Tipis

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 16:16 WIB

Rupiah Jadi Jawara Asia, Dolar AS Tertekan ke Rp17.695

Rupiah Jadi Jawara Asia, Dolar AS Tertekan ke Rp17.695

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:46 WIB

Terkini

Struktur Lapisan Bumi dari Kerak sampai Inti Bumi, Penjelasan dan Gambarnya

Struktur Lapisan Bumi dari Kerak sampai Inti Bumi, Penjelasan dan Gambarnya

Tekno | Rabu, 02 September 2026 | 06:05 WIB

Karhutla di Aceh Barat Meluas, Tembus 6,5 Hektare Lahan

Karhutla di Aceh Barat Meluas, Tembus 6,5 Hektare Lahan

Foto | Rabu, 02 September 2026 | 06:00 WIB

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sumsel | Selasa, 01 September 2026 | 23:49 WIB

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:43 WIB

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:36 WIB

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:12 WIB

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:01 WIB

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Banten | Selasa, 01 September 2026 | 22:53 WIB

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 22:47 WIB

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Jatim | Selasa, 01 September 2026 | 22:42 WIB

×