Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Terkoreksi ke Level Rp17.711

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Selasa, 01 September 2026 | 10:01 WIB
Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Terkoreksi ke Level Rp17.711
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah dibuka menguat tipis ke level Rp17.711 per dolar AS di pasar keuangan pada Selasa, 1 September.
  • Analis Lukman Leong menyatakan penguatan terjadi akibat dolar AS terkoreksi di tengah sikap investor yang menantikan data ekonomi.
  • Sebagian besar mata uang Asia mengalami pelemahan, sementara dolar Taiwan mencatat penguatan terbesar di kawasan tersebut.

Suara.com -
Rupiah menguat tipis pada pembukaan pagi ini di pasar keuangan. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah pada Selasa 1 September dibuka ke level Rp 17.711 per dolar Amerika Serikat (AS).

Angka ini menguat 10 poin atau naik 0,05 persen persen pada pekan sebelumnya yang ada di Rp17.722 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan rupiah menguat karena dipengaruhi oleh dolar Amerika Serikat (AS) yang terkoreksi.
 
"Rupiah diperkirakan dibuka datar dengan potensi menguat terbatas terhadap dolar AS yang terkoreksi," katanya saat dihubungi Suara.com.

Dia menambahkan Investor cenderung wait and see menantikan data-data inflasi  dan perdagangan Indonesia siang ini. Sehingga, rupiah masih bisa mendapatkan sentimen negatif dan melemah.

"Range rupiah ada di kisaran Rp17.659-17.800 pada hari ini," ucapnya.

Ilustrasi Won Korea. [Pixabay]
Ilustrasi Won Korea. [Pixabay]

Sementara itu,mayoritas mata uang di Asia melemah. Di mana, won Korea Selatan turun paling dalam di Asia setelah anjlok 0,22 persen.

Selanjutnya ada ringgit Malaysia terdepresiasi 0,2 persen dan baht Thailand tertekan 0,11 persen. Disusul, dolar Singapura yang terkoreksi 0,05 persen. Berikutnya, yuan China tergelincir 0,02 persen. Lalu, yen Jepang dan dolar Hong Kong sama-sama melemah tipis 0,01 persen di pagi ini.

Sedangkan, dolar Taiwan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melesat 0,2 persen Kemudian ada peso Filipina yang terlihat menguat 0,14 persen terhadap the greenback.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RAPBN 2027: Prabowo Patok Rupiah Rp17.500 dan Inflasi 2,5%

RAPBN 2027: Prabowo Patok Rupiah Rp17.500 dan Inflasi 2,5%

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Pidato Presiden Prabowo Bawa Rupiah Menguat

Pidato Presiden Prabowo Bawa Rupiah Menguat

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 15:49 WIB

Prabowo Pidato di DPR, Begini Kondisi Rupiah dan IHSG

Prabowo Pidato di DPR, Begini Kondisi Rupiah dan IHSG

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:05 WIB

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.866

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.866

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:46 WIB

Rupiah Mandek di Rp17.877, Sentimen Pasar Makin Berat

Rupiah Mandek di Rp17.877, Sentimen Pasar Makin Berat

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:38 WIB

Pengumuman Baru MSCI Bikin Rupiah Terus Tertekan

Pengumuman Baru MSCI Bikin Rupiah Terus Tertekan

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:44 WIB

Terkini

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:33 WIB

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:26 WIB

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:05 WIB

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Malang | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:49 WIB

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Sumsel United vs Persikad Depok: Laskar Juaro Incar Kemenangan Ketiga, Hibiki Mochizuki Berpeluang M

Sumsel United vs Persikad Depok: Laskar Juaro Incar Kemenangan Ketiga, Hibiki Mochizuki Berpeluang M

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:10 WIB

×