Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Boediono: Sri Mulyani Sempat Ingin Batalkan Bailout Century

Doddy Rosadi

Jum'at, 09 Mei 2014 | 16:44 WIB
Boediono: Sri Mulyani Sempat Ingin Batalkan Bailout Century
Wakil Presiden RI Boediono jadi saksi kasus Bank Century di Pengadilan Tipikor, Jumat (9/5/2014) [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono mengakui, Menteri Keuangan Sri Mulyani sempat bimbang dan ingin membatalkan keputusan rapat Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK) untuk menyelamatkan Bank Century.

Beoediono mengungkapkan hal itu saat menjadi saksi kasus dugaan korupsi Fasilitas Pembiayaan Jangka Pendek (FPJP) Bank Century dengan terdakwa mantan Gubernur BI, Budi Mulya di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (9/5/2014).

Boediono mengaku sempat memberikan saran kepada Sri Mulyani ketika Ketua KSSK itu mulai bimbang. Kebimbangan Sri Mulyani itu disampaikan pada 24 November 2008.

“Saya bilang ke ibu Sri Mulyani, kita tidak boleh zig-zag kayak gini. Ketika itu belia mempertanyakan pengawasan bank di Bank Indonesia yang perlu ditingkatkan lagi. Saya menerima masukan itu dan kami langsung mengganti sejumlah personil di bagian pengawasan bank,” kata Boediono.

Boediono menambahkan, Bank Indonesia juga sudah mengetahui perilaku pemilik Bank Century, Robert Tantular yang membuat kondisi keuangan itu bemasalah. Bank Indonesia juga sudah meminta kepada aparat yang berwenang untuk mencekal Robert Tantular. Kata dia, Bank Indonesia mengirimkan kronologis yang terjadi di Bank Century pada 25 November 2008.

Selain itu, Boediono juga mengungkapkan, keputusan untuk memberikan dana talangan kepada Bank Century untuk meyakinkan nasabah bahwa dananya aman disimpan di bank.

“Ketika itu kami tidak melihat bahwa Bank Century adalah bank kecil tetapi bagaimana caranya untuk meyakinkan deposan bahwa uang yang mereka simpan di bank aman. Kami tidak ingin terjadi lagi krisis finansial seperti pada 1997 ketika deposan melakukan penarikan dana secara besar-besaran setelah pemerintah menutup sejumlah bank,” jelas Boediono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Misbakhun Kecewa Boediono Sering Lupa di Pengadilan Tipikor

Misbakhun Kecewa Boediono Sering Lupa di Pengadilan Tipikor

News | Jum'at, 09 Mei 2014 | 15:59 WIB

Misbakhun: Boediono Tahu Perubahan Angka Itu

Misbakhun: Boediono Tahu Perubahan Angka Itu

Bisnis | Jum'at, 09 Mei 2014 | 15:40 WIB

Analisis Dampak Sistemik Century Diakui Ada "Pengaruh" Eropa

Analisis Dampak Sistemik Century Diakui Ada "Pengaruh" Eropa

Bisnis | Jum'at, 09 Mei 2014 | 15:28 WIB

Boediono Kembali Umpamakan Kasus Century Seperti Kebakaran

Boediono Kembali Umpamakan Kasus Century Seperti Kebakaran

Bisnis | Jum'at, 09 Mei 2014 | 15:14 WIB

Boediono: Sejak Awal BI Sudah Siapkan Langkah Hukum untuk Century

Boediono: Sejak Awal BI Sudah Siapkan Langkah Hukum untuk Century

Bisnis | Jum'at, 09 Mei 2014 | 14:58 WIB

Boediono Hadiri Sidang, Wakil Ketua KPK: Yang Penting Jujur dan Utuh

Boediono Hadiri Sidang, Wakil Ketua KPK: Yang Penting Jujur dan Utuh

News | Jum'at, 09 Mei 2014 | 12:18 WIB

Terkini

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:20 WIB

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:04 WIB

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:56 WIB

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:54 WIB

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:35 WIB

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:18 WIB

Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?

Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:10 WIB

Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM

Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:06 WIB

Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah

Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:03 WIB