Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas

Liberty Jemadu, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:23 WIB
Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas
Pemerintah disarankan menyalurkan CNG melalui Jaringan Gas (Jargas) terpusat di kawasan perumahan agar lebih aman daripada tabung. [Antara]
baca 10 detik
  • Aspermigas tidak merekomendasikan penggunaan CNG rumah tangga karena tekanan tinggi berisiko meledak dan memerlukan tabung besar.
  • Pemerintah disarankan menyalurkan CNG melalui Jaringan Gas (Jargas) terpusat di kawasan perumahan agar lebih aman daripada tabung.
  • Optimalisasi kompor listrik dengan subsidi pemerintah dinilai sebagai alternatif lebih murah dan aman untuk mengurangi ketergantungan LPG.

Suara.com - Ketua Komite Investasi Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas (Aspermigas), Moshe Rizal, memberikan catatan kritis terkait rencana pengembangan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai alternatif pengganti LPG. Ia secara tegas tidak merekomendasikan penggunaan CNG untuk kebutuhan rumah tangga karena pertimbangan faktor keamanan.

Moshe menjelaskan bahwa CNG memiliki karakteristik yang sangat berbeda dengan LPG. Tekanan CNG bisa mencapai 200–250 bar, sementara LPG hanya berkisar 5–10 bar. Artinya, tekanan CNG 25 hingga 30 kali lipat lebih tinggi, sehingga sangat beresiko meledak jika terjadi malfungsi pada perangkatnya.

Selain risiko keamanan, tekanan tinggi tersebut juga berdampak pada dimensi fisik kemasannya. Jika CNG dikemas dalam volume 3 kilogram, tabungnya harus dibuat jauh lebih besar dan tebal karena densitas energi CNG 2,5 kali lebih rendah dibanding LPG.

Moshe memprediksi, untuk menghasilkan kapasitas energi yang sama dengan isi 3 kg, ukuran tabung CNG justru akan lebih bongsor daripada tabung LPG 12 kilogram.

Namun demikian, jika program ini tetap dipaksakan, Moshe menyarankan agar CNG didistribusikan kepada masyarakat melalui Jaringan Gas (Jargas) skala lokal.

Sebagai contoh, di kawasan rumah susun/apartemen, atau kompleks perumahan, CNG bisa ditempatkan di satu titik pusat penyimpanan untuk kemudian dialirkan ke unit-unit rumah. Dalam pengelolaannya dapat melibatkan pihak swasta.

"Kalaupun seperti itu (dipaksakan), harus ada swasta yang mengelola. Jadi misalkan, sebuah rusun nih, atau apartemen. Enggak ada lagi beli per tabung, tapi melalui Jargas lokal," kata Moshe saat dihubungi Suara.com pada Kamis (7/5/2026).

Menurut Moshe, langkah tersebut jauh lebih aman dibandingkan distribusi menggunakan tabung. Ia menambahkan bahwa di sejumlah negara, CNG lazim disalurkan melalui jaringan pipa gas, bukan dibeli oleh masyarakat dalam bentuk tabung eceran.

"Nah, jargas itu kenapa lebih aman? Karena dari sisi pressure dari jargas itu, palingan cuma 2-3 bar. Memang harus ada tekanan untuk mengalirkan, palingan ya 2-3 bar. Jadi, kalau misalkan ada kebocoran segala macam, enggak terlalu signifikan, dibandingkan kalau tabung CNG," ujarnya.

baca juga

Di sisi lain, Moshe menyebut sebenarnya terdapat alternatif selain CNG untuk menekan ketergantungan pada LPG, yakni dengan mengoptimalkan pemanfaatan kompor listrik. Menurutnya penggunaan kompor listrik jauh lebih murah, baik dari sisi daya dan perangkatnya.

"Apakah pakai listrik lebih mahal? Nggak juga. Dibandingkan pakai LPG, itu setara kok," katanya.

Moshe menyarankan pemerintah untuk memberikan subsidi pengadaan kompor listrik guna mempercepat proses transisi energi.

Menurutnya, langkah ini juga akan menguntungkan PLN karena konsumsi listrik masyarakat akan meningkat. Ia mendorong agar program-program pendukung, seperti penambahan daya gratis yang selama ini sudah berjalan di PLN, dapat kembali ditingkatkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wanti-wanti LPG Mau Digantikan CNG: Bahaya, Tekanannya 25 Kali Lipat!

Wanti-wanti LPG Mau Digantikan CNG: Bahaya, Tekanannya 25 Kali Lipat!

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:48 WIB

Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?

Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:09 WIB

Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor

Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:03 WIB

Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?

Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:24 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Terkini

Tak Hanya Soal Usia, Ini Perbedaan Pramuka Siaga, Penggalang, dan Penegak

Tak Hanya Soal Usia, Ini Perbedaan Pramuka Siaga, Penggalang, dan Penegak

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:50 WIB

Tragedi di Punggung Naga: Pelukan Tebing Gunung Piramid Merenggut Nyawa Pendaki dan Pemandunya

Tragedi di Punggung Naga: Pelukan Tebing Gunung Piramid Merenggut Nyawa Pendaki dan Pemandunya

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:49 WIB

Daftar Harga HP Oppo Terbaru Agustus 2026, Mulai Rp1 Jutaan hingga Flagship

Daftar Harga HP Oppo Terbaru Agustus 2026, Mulai Rp1 Jutaan hingga Flagship

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:45 WIB

Head to Head Persib vs Persebaya: Maung Bandung Superior Jelang Final Piala Presiden 2026

Head to Head Persib vs Persebaya: Maung Bandung Superior Jelang Final Piala Presiden 2026

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:40 WIB

Dinkes Semarang Temukan Dugaan Pelanggaran SOP MBG, Penyebab Keracunan 707 Siswa Masih Diteliti

Dinkes Semarang Temukan Dugaan Pelanggaran SOP MBG, Penyebab Keracunan 707 Siswa Masih Diteliti

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:34 WIB

KPK Soroti Usulan Badan Khusus Pengelola Aset Rampasan, Efektivitas Jadi Pertimbangan

KPK Soroti Usulan Badan Khusus Pengelola Aset Rampasan, Efektivitas Jadi Pertimbangan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:31 WIB

Persib Pecundangi Persija, Tapi Kehabisan Napas Jelang Lawan Persebaya

Persib Pecundangi Persija, Tapi Kehabisan Napas Jelang Lawan Persebaya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:31 WIB

Ulasan Novel Arus Balik, Perjuangan Menghadapi Invasi Portugis di Malaka

Ulasan Novel Arus Balik, Perjuangan Menghadapi Invasi Portugis di Malaka

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Masyarakat Doyan Gunakan Pinjol, Utangnya Tembus Rp105,14 Triliun

Masyarakat Doyan Gunakan Pinjol, Utangnya Tembus Rp105,14 Triliun

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:18 WIB

Teknologi Keselamatan UD Trucks Quester Dukung Distribusi Logistik yang Lebih Aman

Teknologi Keselamatan UD Trucks Quester Dukung Distribusi Logistik yang Lebih Aman

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:11 WIB

×