Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas

Liberty Jemadu | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:23 WIB
Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas
Pemerintah disarankan menyalurkan CNG melalui Jaringan Gas (Jargas) terpusat di kawasan perumahan agar lebih aman daripada tabung. [Antara]
  • Aspermigas tidak merekomendasikan penggunaan CNG rumah tangga karena tekanan tinggi berisiko meledak dan memerlukan tabung besar.
  • Pemerintah disarankan menyalurkan CNG melalui Jaringan Gas (Jargas) terpusat di kawasan perumahan agar lebih aman daripada tabung.
  • Optimalisasi kompor listrik dengan subsidi pemerintah dinilai sebagai alternatif lebih murah dan aman untuk mengurangi ketergantungan LPG.

Suara.com - Ketua Komite Investasi Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas (Aspermigas), Moshe Rizal, memberikan catatan kritis terkait rencana pengembangan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai alternatif pengganti LPG. Ia secara tegas tidak merekomendasikan penggunaan CNG untuk kebutuhan rumah tangga karena pertimbangan faktor keamanan.

Moshe menjelaskan bahwa CNG memiliki karakteristik yang sangat berbeda dengan LPG. Tekanan CNG bisa mencapai 200–250 bar, sementara LPG hanya berkisar 5–10 bar. Artinya, tekanan CNG 25 hingga 30 kali lipat lebih tinggi, sehingga sangat beresiko meledak jika terjadi malfungsi pada perangkatnya.

Selain risiko keamanan, tekanan tinggi tersebut juga berdampak pada dimensi fisik kemasannya. Jika CNG dikemas dalam volume 3 kilogram, tabungnya harus dibuat jauh lebih besar dan tebal karena densitas energi CNG 2,5 kali lebih rendah dibanding LPG.

Moshe memprediksi, untuk menghasilkan kapasitas energi yang sama dengan isi 3 kg, ukuran tabung CNG justru akan lebih bongsor daripada tabung LPG 12 kilogram.

Namun demikian, jika program ini tetap dipaksakan, Moshe menyarankan agar CNG didistribusikan kepada masyarakat melalui Jaringan Gas (Jargas) skala lokal.

Sebagai contoh, di kawasan rumah susun/apartemen, atau kompleks perumahan, CNG bisa ditempatkan di satu titik pusat penyimpanan untuk kemudian dialirkan ke unit-unit rumah. Dalam pengelolaannya dapat melibatkan pihak swasta.

"Kalaupun seperti itu (dipaksakan), harus ada swasta yang mengelola. Jadi misalkan, sebuah rusun nih, atau apartemen. Enggak ada lagi beli per tabung, tapi melalui Jargas lokal," kata Moshe saat dihubungi Suara.com pada Kamis (7/5/2026).

Menurut Moshe, langkah tersebut jauh lebih aman dibandingkan distribusi menggunakan tabung. Ia menambahkan bahwa di sejumlah negara, CNG lazim disalurkan melalui jaringan pipa gas, bukan dibeli oleh masyarakat dalam bentuk tabung eceran.

"Nah, jargas itu kenapa lebih aman? Karena dari sisi pressure dari jargas itu, palingan cuma 2-3 bar. Memang harus ada tekanan untuk mengalirkan, palingan ya 2-3 bar. Jadi, kalau misalkan ada kebocoran segala macam, enggak terlalu signifikan, dibandingkan kalau tabung CNG," ujarnya.

Di sisi lain, Moshe menyebut sebenarnya terdapat alternatif selain CNG untuk menekan ketergantungan pada LPG, yakni dengan mengoptimalkan pemanfaatan kompor listrik. Menurutnya penggunaan kompor listrik jauh lebih murah, baik dari sisi daya dan perangkatnya.

"Apakah pakai listrik lebih mahal? Nggak juga. Dibandingkan pakai LPG, itu setara kok," katanya.

Moshe menyarankan pemerintah untuk memberikan subsidi pengadaan kompor listrik guna mempercepat proses transisi energi.

Menurutnya, langkah ini juga akan menguntungkan PLN karena konsumsi listrik masyarakat akan meningkat. Ia mendorong agar program-program pendukung, seperti penambahan daya gratis yang selama ini sudah berjalan di PLN, dapat kembali ditingkatkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wanti-wanti LPG Mau Digantikan CNG: Bahaya, Tekanannya 25 Kali Lipat!

Wanti-wanti LPG Mau Digantikan CNG: Bahaya, Tekanannya 25 Kali Lipat!

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:48 WIB

Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?

Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:09 WIB

Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor

Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:03 WIB

Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?

Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:24 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Terkini

Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:17 WIB

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:14 WIB

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:57 WIB

Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan

Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:51 WIB

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:47 WIB

Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun

Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:32 WIB

Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026

Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:25 WIB

Ukuran Tabung CNG 3 Kg Diprediksi Lebih Besar dan Berat dari LPG 12 Kg

Ukuran Tabung CNG 3 Kg Diprediksi Lebih Besar dan Berat dari LPG 12 Kg

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:10 WIB

BRILink Agen Tembus 1,18 Juta per Maret 2026, Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia

BRILink Agen Tembus 1,18 Juta per Maret 2026, Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:10 WIB

Purbaya Sebut KEK Finansial di Bali Bakal Mirip Dubai, Tak Akan Tarik Pajak

Purbaya Sebut KEK Finansial di Bali Bakal Mirip Dubai, Tak Akan Tarik Pajak

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:50 WIB