Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.855.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.195,229
LQ45 726,150
Srikehati 345,455
JII 489,856
USD/IDR 17.090

Kuartal I-2104, Premi TMLI Tumbuh 227 Persen

Siswanto | Suara.com

Sabtu, 28 Juni 2014 | 16:53 WIB
Kuartal I-2104, Premi TMLI Tumbuh 227 Persen
Ilustrasi (sxc.hu)

Suara.com - Industri asuransi jiwa mengalami pertumbuhan positif pada kuartal I-2014 di tengah volatilitas kondisi perekonomian Indonesia dan global. Sejumlah perusahaan asuransi jiwa melaporkan pencapaian kinerja luar biasa pada tiga bulan pertama 2014.

Pada kuartal I-2014 PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia (TMLI) mencatatkan kenaikan total premi (collected) sebesar 227 persen dari periode yang sama di tahun 2013. Prestasi positif ini didorong oleh pertumbuhan premi bisnis baru sebesar 411 persen dari periode kuartal I-2013.

Kenaikan premi bisnis baru ini ditopang oleh peluncuran beberapa produk baru, salah satunya yaitu TM Maximum Investment Plan yang merupakan produk back end loading. Dalam waktu dekat, TMLI akan segera meluncurkan produk tradisional yaitu whole life karena adanya permintaan pasar yang cukup tinggi. Pencapaian kinerja tersebut diharapkan meningkat terus seiring dengan perkembangan industri asuransi jiwa nasional.

"Kami selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk para nasabah kami. Meski Tokio Marine Life Insurance Indonesia belum genap dua tahun di Indonesia, dukungan dari semua pihak, termasuk dari para nasabah dan para agen, membuat kami tumbuh semakin besar," kata David J. Beynon, Direktur Utama Tokio Marine Life Insurance Indonesia.

Menurut data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), industri asuransi jiwa nasional membukukan total pendapatan premi sebesar Rp113,93 trilun pada 2013, atau tumbuh 5,8 persen dari total premi tahun 2012. Pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan pendapatan premi lanjutan dari Rp32,72 triliun menjadi Rp42, 2 triliun, atau meningkat 29 persen dari tahun sebelumnya.

Unit link masih menjadi kontributor terbesar dari total premi tersebut, dengan kontribusi 54,6 persen, dan ini naik 9,9 persen bila dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan produk tradisional menyumbang 45,4 persen terhadap total pendapatan premi.

TMLI tahun ini menargetkan perolehan premi sebesar Rp181 miliar. Untuk mendorong perolehan target tersebut, perusahaan akan menambah tenaga pemasar (agen) baru sampai akhir tahun 2014.

Selain menambah tenaga pemasar baru, hingga akhir tahun 2014, TMLI juga akan menambah sekitar 12 kantor pemasaran baru di beberapa kota lainnya di Indonesia. Sejauh ini TMLI telah memiliki kantor pemasaran di 10 kota, yaitu: Jakarta, Denpasar, Medan, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Solo, Pontianak, Bandung dan Tasikmalaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Beli CD di Kanada, Dapat Hadiah Langsung Asuransi Mr P Ratusan Juta

Beli CD di Kanada, Dapat Hadiah Langsung Asuransi Mr P Ratusan Juta

News | Kamis, 13 Maret 2014 | 13:53 WIB

Sinar Mas Luncurkan Produk Asuransi yang Terjangkau

Sinar Mas Luncurkan Produk Asuransi yang Terjangkau

Bisnis | Jum'at, 14 Februari 2014 | 11:42 WIB

Terkini

OJK Yakin Pasar Modal RI Kembali Dibanjiri Investor Setelah Status FTSE

OJK Yakin Pasar Modal RI Kembali Dibanjiri Investor Setelah Status FTSE

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:51 WIB

Kemendag Rilis 2 Aturan Baru, Perizinan Ekspor Kini Nggak Berbelit-belit

Kemendag Rilis 2 Aturan Baru, Perizinan Ekspor Kini Nggak Berbelit-belit

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:17 WIB

Plastik Makin Mahal, Efeknya Bisa Bikin Harga Barang Ikut Naik

Plastik Makin Mahal, Efeknya Bisa Bikin Harga Barang Ikut Naik

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:09 WIB

Rupiah Tertekan saat Fundamental Ekonomi Kokoh, Peluang Dongkrak Ekspor

Rupiah Tertekan saat Fundamental Ekonomi Kokoh, Peluang Dongkrak Ekspor

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 17:41 WIB

Pemerintah Mau Bangun Tol Gilimanuk-Mengwi, Butuh Duit Rp12,7 Triliun

Pemerintah Mau Bangun Tol Gilimanuk-Mengwi, Butuh Duit Rp12,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 17:38 WIB

Purbaya Tak Masalah Jika Gaji Menteri Dipotong, Perkirakan Sampai 25%

Purbaya Tak Masalah Jika Gaji Menteri Dipotong, Perkirakan Sampai 25%

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 17:35 WIB

IHSG Akhirnya Perkasa Naik 4 Persen, Ini Pemicunya

IHSG Akhirnya Perkasa Naik 4 Persen, Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 17:15 WIB

Purbaya Baru Tahu Ada Pengadaan Motor Listrik MBG, Sebut dari Anggaran Tahun Lalu

Purbaya Baru Tahu Ada Pengadaan Motor Listrik MBG, Sebut dari Anggaran Tahun Lalu

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 17:06 WIB

Kolaborasi Pemerintah & Industri Jadi Kunci Peluang Kerja Tetap Terbuka di Tengah Tantangan Global

Kolaborasi Pemerintah & Industri Jadi Kunci Peluang Kerja Tetap Terbuka di Tengah Tantangan Global

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 16:48 WIB

Jumlah Turis Empat Kali Lipat dari Penduduk, Gubernur Koster Sebut Orang Bali Makin Terpinggirkan

Jumlah Turis Empat Kali Lipat dari Penduduk, Gubernur Koster Sebut Orang Bali Makin Terpinggirkan

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 16:36 WIB