Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.986,497
LQ45 594,918
Srikehati 295,219
JII 350,443
USD/IDR 17.983

Jumlah Turis Empat Kali Lipat dari Penduduk, Gubernur Koster Sebut Orang Bali Makin Terpinggirkan

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 08 April 2026 | 16:36 WIB
Jumlah Turis Empat Kali Lipat dari Penduduk, Gubernur Koster Sebut Orang Bali Makin Terpinggirkan
Gubernur Bali I Wayan Koster mengatakan lonjakan wisatawan memicu dampak negatif berupa kerusakan lingkungan, kemacetan, serta memicu keterpinggiran masyarakat lokal dalam berusaha di Pulau Dewata. [Antara]
baca 10 detik
  • Gubernur Bali menyatakan kunjungan wisatawan tahun 2025 mencapai 16,3 juta orang, melampaui jumlah penduduk lokal sebanyak 4,4 juta jiwa.
  • Sektor pariwisata Bali memberikan kontribusi devisa nasional sebesar Rp176 triliun atau 55 persen dari total pendapatan wisata Indonesia.
  • Lonjakan wisatawan memicu dampak negatif berupa kerusakan lingkungan, kemacetan, serta memicu keterpinggiran masyarakat lokal dalam berusaha di Bali.

Suara.com - Gubernur Bali I Wayan Koster mengatakan penduduk Bali kini semakin terpinggirkan dan kian susah berusaha di tengah ledakan kunjungan turis atau wisatawan di Pulau Dewata.

Berbicara di hadapan Komisi V DPR, di Jakarta, Rabu (8/4/2026), Koster mengatakan jumlah turis di Bali kini hampir empat kali lipat dari jumlah penduduk. Meski di satu sisi mendatangkan berkah, tapi di sisi lain dampak negatif juga sudah terasa kuat.

“Permasalahan dan tantangan yang kami hadapi adalah pariwisata ini selain memberi manfaat positif bagi perekonomian Bali, juga berdampak negatif terhadap alam, manusia, dan kebudayaan Bali,” terang Koster dalam rapat kerja tersebut.

Ia menjabarkan total wisatawan yang datang ke Bali sepanjang 2025 mencapai 16,3 juta orang, terdiri dari wisatawan domestik dan mancanegara.

“Jadi total wisatawan mancanegara dan domestik pada tahun 2025 itu mencapai 16,3 juta orang totalnya, dan penduduk Bali hanya 4,4 juta. Jauh lebih banyak wisatawannya daripada penduduk Balinya itu sendiri,” kata Koster.

Ia merinci, jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Bali melalui jalur udara mencapai 7,05 juta orang pada 2025, meningkat dibandingkan periode sebelum pandemi yang berada di kisaran 6,3 juta pada 2019.

Di sisi lain, wisatawan domestik justru mengalami sedikit penurunan pada 2025. Salah satu penyebabnya adalah keterbatasan penerbangan serta tingginya harga tiket pesawat.

“Wisatawan domestiknya sedikit mengalami penurunan 2025, salah satu faktor di antaranya adalah kesulitan penerbangan dan juga harga tiket yang tinggi itu,” ujarnya.

Dengan jumlah kunjungan yang sangat besar, Bali menjadi kontributor utama pariwisata nasional. Koster menyebut, sekitar 45,8 persen wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia berkunjung ke Bali.

baca juga

Tak hanya itu, dari sisi ekonomi, kontribusi pariwisata Bali terhadap devisa nasional juga sangat signifikan. Berdasarkan perhitungan bersama Badan Pusat Statistik (BPS), devisa dari wisatawan asing di Bali mencapai sekitar Rp176 triliun pada 2025 atau sekitar 55 persen dari total devisa pariwisata nasional.

“Sehingga devisa pariwisata Bali itu adalah 55 persen terhadap devisa pariwisata Indonesia,” kata Koster.

Namun, tingginya jumlah wisatawan tersebut juga membawa sejumlah konsekuensi bagi Bali. Koster mengakui, tekanan terhadap lingkungan dan infrastruktur semakin meningkat seiring pertumbuhan pariwisata.

Ia menyebut sejumlah persoalan yang muncul, mulai dari alih fungsi lahan, peningkatan volume sampah, kerusakan ekosistem, hingga ancaman terhadap ketersediaan air bersih.

Selain itu, kemacetan lalu lintas juga semakin parah, terutama di wilayah padat wisata seperti Badung, Denpasar, Gianyar, dan Tabanan.

Tak hanya aspek lingkungan, Koster juga menyoroti dampak sosial yang muncul, seperti meningkatnya praktik pembelian aset oleh pihak asing, hingga munculnya komunitas asing eksklusif.

“Kesempatan berusaha masyarakat lokal Bali semakin berkurang, praktik pembelian aset atau nominee di Bali makin meningkat,” ucapnya.

Ketua Komisi V DPR RI Lazarus menilai, kondisi ini menunjukkan bahwa Bali membutuhkan perhatian lebih dalam pembangunan infrastruktur.

Menurutnya, sebagai salah satu pintu utama pariwisata Indonesia, Bali harus didukung dengan infrastruktur yang memadai untuk menampung lonjakan wisatawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bali United Tak Gentar Main di GBLA, Johnny Jansen Siapkan Strategi Lumat Persib

Bali United Tak Gentar Main di GBLA, Johnny Jansen Siapkan Strategi Lumat Persib

Bola | Rabu, 08 April 2026 | 16:05 WIB

Proyek Tol Gilimanuk-Mengwi 'Gantung', Wayan Koster: Kami Malu Ditanya Masyarakat Terus!

Proyek Tol Gilimanuk-Mengwi 'Gantung', Wayan Koster: Kami Malu Ditanya Masyarakat Terus!

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 13:43 WIB

Urai Macet Horor Bali, Menhub Siapkan Water Taxi hingga Pelabuhan Logistik Baru

Urai Macet Horor Bali, Menhub Siapkan Water Taxi hingga Pelabuhan Logistik Baru

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 13:23 WIB

Peringkat Terbaru Bali United Usai Bantai PSBS Biak 6-1

Peringkat Terbaru Bali United Usai Bantai PSBS Biak 6-1

Bola | Selasa, 07 April 2026 | 11:10 WIB

Bali Tegaskan Diri sebagai Pusat Kreativitas, adidas Originals Hadirkan Gerai Bernuansa Budaya Lokal

Bali Tegaskan Diri sebagai Pusat Kreativitas, adidas Originals Hadirkan Gerai Bernuansa Budaya Lokal

Lifestyle | Selasa, 07 April 2026 | 09:45 WIB

Terkini

Said Iqbal Akhirnya Temui Purbaya, Minta Pajak JHT hingga THR Dihapus

Said Iqbal Akhirnya Temui Purbaya, Minta Pajak JHT hingga THR Dihapus

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:07 WIB

S&P Dow Jones Ancam Turunkan Kasta Indonesia, Soroti Transparansi Bursa

S&P Dow Jones Ancam Turunkan Kasta Indonesia, Soroti Transparansi Bursa

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:38 WIB

Pegadaian Gelar Sales Town Hall 2026, Perkuat Akselerasi Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan

Pegadaian Gelar Sales Town Hall 2026, Perkuat Akselerasi Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:00 WIB

Fasilitasi Impor dan Pengadaan Barang China, Natindo Cargo Bantu UMKM

Fasilitasi Impor dan Pengadaan Barang China, Natindo Cargo Bantu UMKM

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:56 WIB

Sidang Korupsi INALUM Bongkar Risiko Penjualan Alloy: Piutang Rp140 Miliar Diduga Akibat Penipuan

Sidang Korupsi INALUM Bongkar Risiko Penjualan Alloy: Piutang Rp140 Miliar Diduga Akibat Penipuan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:58 WIB

Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik

Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:45 WIB

Selaras dengan Danantara, BTN Perkuat Transformasi Bisnis dan Bukukan Kinerja di Atas Rata-Rata

Selaras dengan Danantara, BTN Perkuat Transformasi Bisnis dan Bukukan Kinerja di Atas Rata-Rata

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:02 WIB

BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Dana IPO Difokuskan untuk Ekspansi Bisnis

BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Dana IPO Difokuskan untuk Ekspansi Bisnis

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:44 WIB

Rupiah Melemah, Dolar AS Mulai Dekati Level Rp18.000

Rupiah Melemah, Dolar AS Mulai Dekati Level Rp18.000

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:41 WIB

Ketegangan AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Akibat Kekhawatiran Gangguan Pasokan

Ketegangan AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Akibat Kekhawatiran Gangguan Pasokan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:32 WIB

×