Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.916,070
LQ45 584,483
Srikehati 289,903
JII 349,817
USD/IDR 17.994

Plastik Makin Mahal, Efeknya Bisa Bikin Harga Barang Ikut Naik

Achmad Fauzi

Rabu, 08 April 2026 | 18:09 WIB
Plastik Makin Mahal, Efeknya Bisa Bikin Harga Barang Ikut Naik
Kenaikan harga plastik memicu lonjakan harga barang konsumsi, penggunaan refill dianjurkan. [ist].
baca 10 detik
  • Harga plastik naik akibat gangguan pasokan global, menekan biaya produksi industri.
  • Dampak berpotensi menjalar ke konsumen melalui kenaikan harga barang dan penurunan daya beli.
  • Industri mulai beralih ke model reuse dan refill untuk mengurangi ketergantungan pada plastik baru.

Suara.com - Kenaikan harga plastik dalam beberapa waktu terakhir menjadi sinyal baru tekanan ekonomi yang tak bisa diabaikan. Bukan hanya industri, dampaknya kini mulai mengarah langsung ke konsumen.

Kenaikan ini dipicu gangguan pasokan bahan baku global yang berdampak pada ketersediaan dan distribusi plastik di pasar. Kondisi tersebut membuat biaya produksi meningkat dan berpotensi menggerus margin pelaku usaha.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkapkan kenaikan harga plastik terjadi akibat terganggunya pasokan bahan baku di tingkat global.

"Plastik itu luar biasa naiknya. Tadi ada yang mengadu kepada saya dari Kalimantan Barat mau beli gabah, karungnya enggak ada. Karena karungnya dari plastik," ujarnya di Jakarta, Seperti dikutip, Rabu (8/7/2026).

Harga Plastik Ikut Naik Gara-Gara Perang Timur Tengah. (Suara.com)
Harga Plastik Ikut Naik Gara-Gara Perang Timur Tengah. (Suara.com)

Tekanan ini dirasakan luas karena plastik merupakan komoditas antara yang menopang berbagai sektor industri, mulai dari makanan dan minuman hingga manufaktur.

Peneliti Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, menilai dampaknya tidak berhenti di level produsen.

Menurutnya, kenaikan biaya produksi sangat mungkin diteruskan ke harga jual produk, yang pada akhirnya membebani konsumen.

Di sisi lain, pelaku usaha, termasuk sektor usaha kecil dan menengah (UMKM), mulai merasakan tekanan serius. Kenaikan harga bahan baku kemasan berpotensi memangkas keuntungan jika tidak diimbangi dengan penyesuaian harga.

Situasi ini mendorong pelaku industri untuk mulai mengevaluasi ketergantungan terhadap plastik baru. Model bisnis berbasis produksi sekali pakai (single-use) dinilai semakin rentan terhadap gejolak global.

baca juga

Sebagai respons, sejumlah pelaku usaha mulai beralih ke pendekatan yang lebih efisien seperti penggunaan ulang (reuse) dan isi ulang (refill).

Salah satu contohnya datang dari PT Biru Semesta Abadi melalui layanan Air Minum Biru yang mengandalkan sistem isi ulang.

"Dalam kondisi seperti sekarang, ketahanan sistem menjadi semakin penting. Kami sejak awal membangun model bisnis yang meminimalkan ketergantungan pada plastik baru, sehingga lebih adaptif terhadap perubahan di rantai pasok," ujar Direktur PT Biru Semesta Abadi, Yantje Wongso.

Ia menambahkan, pendekatan tersebut tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga memperkuat stabilitas operasional bisnis di tengah fluktuasi harga bahan baku.

"Ketika pasokan dan harga menjadi tidak pasti, sistem yang lebih efisien dalam penggunaan sumber daya akan menjadi keunggulan. Reuse dan refill bukan hanya alternatif, tapi bagian dari solusi jangka panjang," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti UGM Ungkap Bahaya Domino Kenaikan Harga Plastik: Dari Inflasi Hingga Ancaman PHK

Peneliti UGM Ungkap Bahaya Domino Kenaikan Harga Plastik: Dari Inflasi Hingga Ancaman PHK

News | Selasa, 07 April 2026 | 14:42 WIB

Update Harga Plastik April 2026, Naik Drastis Imbas Isu Geopolitik

Update Harga Plastik April 2026, Naik Drastis Imbas Isu Geopolitik

Lifestyle | Rabu, 08 April 2026 | 06:05 WIB

Update Harga Plastik Terbaru 7 April 2026 yang Masih Melonjak

Update Harga Plastik Terbaru 7 April 2026 yang Masih Melonjak

Lifestyle | Selasa, 07 April 2026 | 11:09 WIB

Terkini

Kementerian PU Jelaskan Kunker Menteri Dody dan Keluarga ke New York Jelang Final Piala Dunia

Kementerian PU Jelaskan Kunker Menteri Dody dan Keluarga ke New York Jelang Final Piala Dunia

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:14 WIB

Sebanyak 81 BPR Akan Digabung Menjadi 24 hingga Juni 2026

Sebanyak 81 BPR Akan Digabung Menjadi 24 hingga Juni 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:35 WIB

Danantara Lebur 4 BUMN Manajer Investasi

Danantara Lebur 4 BUMN Manajer Investasi

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:29 WIB

Ribut-ribut Soal Skema Bagasi Pesawat, Mana yang Lebih Baik?

Ribut-ribut Soal Skema Bagasi Pesawat, Mana yang Lebih Baik?

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:25 WIB

Tiga Perusahaan RI Tersandung Sengketa Bisnis sama Malaysia, Kapal-kapal Ditahan

Tiga Perusahaan RI Tersandung Sengketa Bisnis sama Malaysia, Kapal-kapal Ditahan

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:20 WIB

Transaksi Kripto Naik di Mei 2026

Transaksi Kripto Naik di Mei 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:19 WIB

Investor Serok Borong BBCA, Jual BMRI dan TPIA di Tengah Penguatan IHSG

Investor Serok Borong BBCA, Jual BMRI dan TPIA di Tengah Penguatan IHSG

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:13 WIB

Purbaya: Defisit APBN 2026 Diproyeksikan Membengkak

Purbaya: Defisit APBN 2026 Diproyeksikan Membengkak

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09 WIB

PNM Raih Penghargaan atas Komitmen Perkuat Ekonomi Syariah Masyarakat Akar Rumput

PNM Raih Penghargaan atas Komitmen Perkuat Ekonomi Syariah Masyarakat Akar Rumput

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:08 WIB

Pulihkan Harapan Masyarakat, Brantas Abipraya Dukung Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera

Pulihkan Harapan Masyarakat, Brantas Abipraya Dukung Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:02 WIB

×