Pengamat: Kebangkrutan Malaysia Airlines di Depan Mata

Doddy Rosadi | Suara.com

Selasa, 22 Juli 2014 | 08:21 WIB
Pengamat: Kebangkrutan Malaysia Airlines di Depan Mata
Ilustrasi: Pesawat Malaysia Airlines. (Shutterstock)

Suara.com - Jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 di wilayah utara Ukraina, Kamis lalu memberikan dampak yang besar terhadap perusahaan milik pemerintah Malaysia. Meski musibah tersebut bukan kesalahan Malaysia Airlines, belum ada preseden di mana pesawat yang jatuh bisa bertahan hidup lama.

“Saat ini, apabila anda bertanya kepada calon penumpang apakah mereka mau terbang dengan menggunakan Malaysia Arlines, maka mereka akan mempunyai jawaban yang negatif yaitu lebih baik menggunakan maskapai lain,” kata Mohshin Aziz, analis penerbangan di Maybank.

Sebelum jatuhnya MH17, Malaysia Airlines juga ditimpan musibah lain yaitu hilangnya MH370 pada Maret lalu. Hingga kini, belum diketahui keberadaan MH370 dengan rute penerbangan Kuala Lumpur-Beijing itu.

Maskapai Airlines sudah merugi 1,6 juta dolar per hari dan kondisi keuangannya selalu merah dalam tiga tahun terakhir. Hilangnya MH370 yang sebagian besar penumpangnya adalah warga negara Cina merupakan pukulan terhadap upaya MAS menggenjot pasar di Cina.

Aziz mengatakan, tidak ada jalan singkat untuk bisa memulihkan kembali Malaysia Airlines.

“Pertanyaan kedua adalah apakah Malaysia Airlines punya kekuataan uang untuk bisa bertahan satu tahun atau dua tahun? Jawabannya, sayang sekali, tidak,” kata Aziz.

Direktur CS&A, Caroline Sapriel mengatakan, dalam kasus jatuhnya MH17 di Ukraina, maskapai Malaysia Airlines sebenarnya merupakan korban. Kata dia, dunia akan bersimpati kepada Malaysia Airlines.

Namun, yang menjadi pertanyaan adalah kenapa Malaysia Airlines terbang melalui zona konflik saat sejumlah penerbangan lain menghindari rute tersebut.

“Dari sisi risiko manajemen, hal tersebut merupakan sesuatu yang tidak bisa dipikirkan. Imej dan citra Malaysia Airlines akan mengalami kerusakan yang serius. Bahkan, ada kemungkinan Malaysia Airlines akan tutup,” ujar Kuniyoshi Shirai, ahli manajemen krisis di A.C.E Consulting.

Dua musibah dalam rentang waktu empat bulan bukan saja membuat keuangan Malaysia Arlines semakin berdarah-darah, tetapi kebangkrutan perusahaan penerbangan milik pemerintah Malaysia itu sudah semakin dekat di depan mata. (News.com.au)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Broken Ridge Dimana? Diduga Kuat Jadi Lokasi Jatuhnya Pesawat MH370

Broken Ridge Dimana? Diduga Kuat Jadi Lokasi Jatuhnya Pesawat MH370

Lifestyle | Kamis, 29 Agustus 2024 | 20:04 WIB

10 Tahun Tragedi MH17, Luka Lama Belum Sembuh, Keadilan Masih Dicari

10 Tahun Tragedi MH17, Luka Lama Belum Sembuh, Keadilan Masih Dicari

News | Rabu, 17 Juli 2024 | 16:51 WIB

Gunung Ruang Meletus, Puluhan Penerbangan di Malaysia dan Singapura Dibatalkan

Gunung Ruang Meletus, Puluhan Penerbangan di Malaysia dan Singapura Dibatalkan

News | Kamis, 18 April 2024 | 19:11 WIB

Terkini

Alasan Pemerintah Gelar Pasar Murah di Monas

Alasan Pemerintah Gelar Pasar Murah di Monas

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 08:52 WIB

Kapitalisasi Pasar BEI Anjlok Jadi Rp 12.516 Triliun Selama Sepekan Kemarin

Kapitalisasi Pasar BEI Anjlok Jadi Rp 12.516 Triliun Selama Sepekan Kemarin

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 08:40 WIB

Dari Kampung Halaman ke Jakarta, Pertamina Fasilitasi Arus Balik Lebaran

Dari Kampung Halaman ke Jakarta, Pertamina Fasilitasi Arus Balik Lebaran

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:40 WIB

Update Terbaru, Dua Kapal Tanker PIS Usai Iran Berikan Respons Positif

Update Terbaru, Dua Kapal Tanker PIS Usai Iran Berikan Respons Positif

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:42 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, Bandara Soekarno-Hatta Layani 187 Ribu Penumpang dalam Sehari

Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, Bandara Soekarno-Hatta Layani 187 Ribu Penumpang dalam Sehari

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:03 WIB

Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat

Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:10 WIB

Iran Respons Positif, Dua Kapal Pertamina Bakal Keluar Selat Hormuz?

Iran Respons Positif, Dua Kapal Pertamina Bakal Keluar Selat Hormuz?

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 14:28 WIB

Pasca - Lebaran, Ini Status Stok Pangan Nasional!

Pasca - Lebaran, Ini Status Stok Pangan Nasional!

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:59 WIB

Bulog Bantah Isu Dirut Ahmad Rizal Ramdhani Rangkap Jabatan KABAIS TNI

Bulog Bantah Isu Dirut Ahmad Rizal Ramdhani Rangkap Jabatan KABAIS TNI

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:30 WIB

Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Prioritaskan Mobil Pribadi dan Bus di Ketapang  Gilimanuk

Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Prioritaskan Mobil Pribadi dan Bus di Ketapang Gilimanuk

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:14 WIB