Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.370,679
LQ45 634,821
Srikehati 316,336
JII 410,153
USD/IDR 17.714

Jokowi Diingatkan Susun Kabinet yang Market Friendly

Doddy Rosadi | Suara.com

Kamis, 24 Juli 2014 | 17:25 WIB
Jokowi Diingatkan Susun Kabinet yang Market Friendly
Gubernur DKI Jakarta sekaligus Presiden terpilih, Joko Widodo. [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Lembaga riset The Finance Research mengharapkan calon presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) membentuk kabinet yang benar-benar dapat diterima oleh pasar. Kabinet pemerintahan baru sebaiknya bukan karena untuk mengisi jatah dari partai pendukung.

"The Finance berpendapat dengan terpilihnya presiden baru, diharapkan kabinet yang terbentuk benar-benar 'market friendly", yang dapat diterima oleh pasar," kata Direktur The Finance Research, Eko B Supriyanto di Jakarta, Kamis.

Ia berharap anggota kabinet dipilih karena kapabilitasnya, integritas dan punya rekam jejak yang baik, bukan sekadar mengisi jatah dari partai pendukung yang tidak punya kemampuan dan pengalaman.

Menurut Eko, pernyataan calon wakil presiden terpilih Jusuf Kalla (JK) tentang opsi Menteri Keuangan, Menteri ESDM dan Menteri BUMN bukan berasal dari partai dan dari kalangan profesional dapat memberi sentimen positif, seperti penyataan Jokowi sebelumnya yang menegaskan koalisi tanpa syarat.

"Jokowi-JK mempunyai waktu 2,5 bulan untuk membuktikan pernyataannya yang tercermin dalam susunan kabinet mendatang, yang diharapkan 'market friendly'," kata Eko.

Ia menyebutkan calon presiden terpilih 2014-2019 telah membentuk tim khusus untuk menyiapkan calon menteri dalam kabinet di pemerintahannya.

Pasangan Jokowi-JK ditetapkan sebagai pasangan presiden dan wakil presiden terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum pada Selasa lalu. Menurut Joko Widodo di Balai Kota, Rabu (23/7/2014), kabinetnya diisi kalangan profesional. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Susun Kabinet, Jokowi Akan Minta Masukan SBY

Susun Kabinet, Jokowi Akan Minta Masukan SBY

News | Kamis, 24 Juli 2014 | 17:10 WIB

Jokowi Minta Masukan Calon Menteri Lewat Facebook

Jokowi Minta Masukan Calon Menteri Lewat Facebook

News | Kamis, 24 Juli 2014 | 16:58 WIB

Jokowi Blusukan Lagi dan Sebar Santunan ke Warga

Jokowi Blusukan Lagi dan Sebar Santunan ke Warga

News | Kamis, 24 Juli 2014 | 16:29 WIB

Ini Permintaan Nelayan kepada Jokowi-JK

Ini Permintaan Nelayan kepada Jokowi-JK

Bisnis | Kamis, 24 Juli 2014 | 14:27 WIB

Terkini

Petani Sawit Protes Badan Ekspor, Mirip Monopoli Cengkeh Era Soeharto

Petani Sawit Protes Badan Ekspor, Mirip Monopoli Cengkeh Era Soeharto

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:07 WIB

IHSG Anjlok Usai Kenaikan BI-Rate, Pengamat Ungkap Peluang Technical Rebound

IHSG Anjlok Usai Kenaikan BI-Rate, Pengamat Ungkap Peluang Technical Rebound

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:03 WIB

Apa Itu Planogram? Viral Penataan Produk Kopdes Merah Putih Dikritik Tak Menarik

Apa Itu Planogram? Viral Penataan Produk Kopdes Merah Putih Dikritik Tak Menarik

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:02 WIB

Menkeu Purbaya Pastikan Tidak Ada Pajak Baru Tahun 2027

Menkeu Purbaya Pastikan Tidak Ada Pajak Baru Tahun 2027

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:49 WIB

Penerimaan Pajak Tembus Rp 646,3 T di April 2026, Purbaya Pamer Capaian Minus Era Sri Mulyani

Penerimaan Pajak Tembus Rp 646,3 T di April 2026, Purbaya Pamer Capaian Minus Era Sri Mulyani

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:42 WIB

Airlangga: Pengaturan Ekspor SDA Sudah Mendesak!

Airlangga: Pengaturan Ekspor SDA Sudah Mendesak!

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:41 WIB

Anggaran MBG Dipangkas, Rupiah Kembali Menguat

Anggaran MBG Dipangkas, Rupiah Kembali Menguat

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:32 WIB

Apa Itu Danantara Sumber Daya Indonesia? 'Senjata' Baru Prabowo Sikat Mafia

Apa Itu Danantara Sumber Daya Indonesia? 'Senjata' Baru Prabowo Sikat Mafia

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:15 WIB

Hitung-hitungan Kasar Skema Baru Gojek: Angin Segar Buat Uang Belanja Istri Driver Ojol di Rumah

Hitung-hitungan Kasar Skema Baru Gojek: Angin Segar Buat Uang Belanja Istri Driver Ojol di Rumah

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:08 WIB

BI Rate Melonjak 5,25 Persen! Ekonomi RI Dipaksa Tarik Rem Darurat

BI Rate Melonjak 5,25 Persen! Ekonomi RI Dipaksa Tarik Rem Darurat

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:58 WIB