Penerimaan Pajak Tembus Rp 646,3 T di April 2026, Purbaya Pamer Capaian Minus Era Sri Mulyani

Dicky Prastya

Rabu, 20 Mei 2026 | 15:42 WIB
Penerimaan Pajak Tembus Rp 646,3 T di April 2026, Purbaya Pamer Capaian Minus Era Sri Mulyani
(Kiri-kanan) Wamenkeu Suahasil Nazara, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, dan Wamenkeu Juda Agung saat konferensi pers APBN KiTa edisi April 2026 di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (19/5/2026) malam. [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan penerimaan pajak per April 2026 mencapai Rp646,3 triliun atau tumbuh 16,1 persen.
  • Kinerja penerimaan pajak tahun 2026 menunjukkan pemulihan signifikan dibandingkan catatan negatif 10,8 persen pada periode yang sama tahun 2025.
  • Kementerian Keuangan mencatat total pendapatan negara mencapai Rp918,4 triliun dengan defisit APBN sebesar Rp164,4 triliun hingga April 2026.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan kalau Penerimaan Pajak mencapai Rp 646,3 triliun atau tumbuh 16,1 persen dibanding tahun lalu (year on year atau yoy).

Angka Penerimaan Pajak ini juga setara 27,4 persen terhadap outlook Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Menkeu Purbaya menargetkan pertumbuhan pajak bisa lebih tinggi hingga hampir 20 persen.

"Jadi Pendapatan Negara itu tumbuhnya 13 persen, di mana pajak tumbuhnya 16 persen dan mungkin akan lebih tinggi lagi, kata Pak Dirjen. Mungkin mendekati 20 persen ya," kata Purbaya saat konferensi pers APBN KiTa edisi Mei 2026 di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, dikutip Rabu (20/5/2026).

Purbaya lalu membandingkan Penerimaan Pajak di April 2025, yang mana kala itu jabatan Menkeu diemban Sri Mulyani. Pada April 2025, Penerimaan Pajak diklaim Purbaya babak belur karena minus 10,8 persen yoy.

Dalam paparannya, Penerimaan Pajak per 30 April 2025 mencapai Rp 556,9 triliun atau 25,4 persen terhadap outlook APBN. Dari sana, Purbaya menyimpulkan kalau Penerimaan Pajak April 2026 sudah lumayan.

"Ini jelas lebih bagus prospeknya di dibanding tahun lalu. Ketika kita babak belur ya. Tahun lalu kan negatif ya pertumbuhannya pajaknya. Minus 10,8. Masih turun. Tuh liat triwulan pertama april tahun lalu, minus 10,8. Sekarang 16,1 pertumbuhannya. Jadi lumayan lah," pamer Purbaya.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) menerima memori jabatan dari pejabat lama Sri Mulyani Indrawati saat serah terima jabatan di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (9/9/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) menerima memori jabatan dari pejabat lama Sri Mulyani Indrawati saat serah terima jabatan di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (9/9/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Pemasukan dan pengeluaran negara per April 2026

Purbaya menerangkan, Pendapatan Negara mencapai Rp 918,4 triliun atau 29,1 persen dari proyeksi APBN. Angka ini tumbuh 13,3 persen jika dari tahun sebelumnya (year on year atau yoy).

Pendapatan Negara ini mencakup Penerimaan Pajak Rp 646,3 triliun atau 27,4 persen dari outlook, Kepabeanan dan Cukai Rp 100,6 triliun atau 29,9 persen, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp 171,3 triliun atau 37,3 persen, dan Penerimaan Hibah Rp 300 miliar atau 41,1 persen.

baca juga

Sedangkan untuk Belanja Negara mencapai Rp 1.082,8 triliun atau 28,2 persen dari proyeksi APBN. Angka ini tumbuh 34,3 persen dari tahun lalu atau yoy.

Belanja Negara ini mencakup Belanja Pemerintah Pusat Rp 826 triliun atau 26,2 persen dari proyeksi APBN, yang terdiri dari Belanja Kementerian Lembaga (K/L) Rp 400,5 triliun atau 26,5 persen dan Belanja non K/L Rp 425,5 triliun atau 26,0 persen. Kemudian Transfer ke Daerah (TKD) Rp 256,8 triliun atau 37,1 persen dari proyeksi APBN.

Sementara itu Keseimbangan Primer surplus Rp 28 triliun per April 2026, meningkat dari Maret 2026 yang sempat defisit Rp 95,8 triliun.

Buntut besarnya pengeluaran dibanding penerimaan negara, defisit APBN per April 2026 mencapai Rp 164,4 triliun atau 0,64 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Lemah, Purbaya Akui 'Terpaksa' Turun Tangan lewat Pasar Obligasi

Rupiah Lemah, Purbaya Akui 'Terpaksa' Turun Tangan lewat Pasar Obligasi

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:48 WIB

Puan Maharani: APBN 2027 Jangan Hanya Kejar Angka PDB, Tapi Harus Ciptakan Lapangan Kerja

Puan Maharani: APBN 2027 Jangan Hanya Kejar Angka PDB, Tapi Harus Ciptakan Lapangan Kerja

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:23 WIB

Purbaya Buktikan Daya Beli Masyarakat Masih Tinggi, Penjualan Mobil-Motor Naik di April 2026

Purbaya Buktikan Daya Beli Masyarakat Masih Tinggi, Penjualan Mobil-Motor Naik di April 2026

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:33 WIB

Enaknya Jadi Keluarga Presiden: Dapat Kekebalan Audit Pajak, Demokrat Tuduh Ada Korupsi

Enaknya Jadi Keluarga Presiden: Dapat Kekebalan Audit Pajak, Demokrat Tuduh Ada Korupsi

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:26 WIB

Prabowo Beberkan Postur RAPBN 2027, Begini Rinciannya

Prabowo Beberkan Postur RAPBN 2027, Begini Rinciannya

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:15 WIB

Prabowo Patok Rupiah Hingga Rp 17.500/USD di RAPBN 2027

Prabowo Patok Rupiah Hingga Rp 17.500/USD di RAPBN 2027

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 10:54 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×