Irak di Ambang Perang, Bursa Saham di Asia Rontok

Doddy Rosadi

Jum'at, 08 Agustus 2014 | 09:21 WIB
Irak di Ambang Perang, Bursa Saham di Asia Rontok
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Indeks saham di kawasan regional terus menurun dan hampir mencapai posisi terendah dalam tujuh minggu terakhir. Investor mulai khawatir dengan keputusan Presiden Amerika Serikat Barack Obama yang mengizinkan serangan udara di wilayah Irak untuk memerangi kelompok militan ISIS.

Akibatnya, investor memilih untuk melepas saham dan membuat indeks di sebagian besar wilayah regional rontok. Saham dengan penurunan paing besar yaitu taiyo Yuden Co yang terjun bebas 8,5 persen dan Nikon Corp anjlok 8,1 persen.

Indeks MSCI Asa Pasifik merosot 0,9 persen ke posisi 144,82 dan sudah berkurang 2 persen di sepanjang minggu ini dan menembus posisi terendah sejak 25 Juni. Pernyataan Presiden Obama yang mengizinkan serangan udara ke Irak untuk mencegah terjadinya pembantaian massal memunculkan sentimen negatif di kalangan pelaku pasar.

Selain itu, pelaku pasar juga cemas melihat perkembangan terakhir di Ukraina di mana Rusia kemungkinan akan segera melakukan invasi militer.

“Saya khawatir sanksi ekonomi yang dijatuhkan oleh Uni Eropa dan Amerika Serikat kepada Rusia akan memberikan dampak kepada pertumbuhan ekonomi Eropa. Meski demikian, data ekonomi Amerika terus meningkat sehingga akan menguntungkan harga saham di Asia dalam jangka menengah,” kata Stephen Halmarick, analis dari Colonial First State Global Asset Management.

Presiden Bank Sentral Uni Eropa Mario Draghi mengatakan, risiko yang akan muncul dari konflik di Ukraina terus meningkat. Kondisi ini bukan tidak mungkin akan menyamai kondisi ketika masih berlangsungnya era Perang Dingin di era 80-an.

Penurunam indeks terbesar terjadi di Jepang di mana indeks Topix terperosok 1,6 persen dan indeks Kospi di Korea Selatan juga anjlok 1 persen diikuti indeks Straits Times di Singapura yang melemah 0,8 persen.

Indeks Taeix di Taiwan juga turun 0,7 persen dan indeks S7P ASX di Australia anjlok 0,6 persen disusul indeks NZX 50 di Selandia Baru melemah 0,5 persen. Satu-satunya indeks di kawasan regional yang berada di zona hijau adalah indeks Shanghai Composite di Cina yang bertambah 0,2 persen. Sedangkan Indeks Harga Saham Gabungan d Bursa Efek Indonesia juga tidak mengalami banyak perubahan. (Bloomberg/RTI)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PBB Minta Dunia Internasional Bantu Irak

PBB Minta Dunia Internasional Bantu Irak

News | Jum'at, 08 Agustus 2014 | 06:41 WIB

Ukraina di Ambang Perang, Indeks Regional Merosot

Ukraina di Ambang Perang, Indeks Regional Merosot

Bisnis | Kamis, 07 Agustus 2014 | 09:30 WIB

IHSG Terkena Imbas Penurunan Indeks Regional

IHSG Terkena Imbas Penurunan Indeks Regional

Bisnis | Rabu, 06 Agustus 2014 | 09:40 WIB

Terkini

Misteri Jari Runcing Manusia Purba Sulawesi, Bertahan 67.000 Tahun Tanpa Luntur

Misteri Jari Runcing Manusia Purba Sulawesi, Bertahan 67.000 Tahun Tanpa Luntur

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 12:50 WIB

5 Sabun Muka Anti Acne Lokal Remaja untuk Kulit Bersih Bebas Jerawat

5 Sabun Muka Anti Acne Lokal Remaja untuk Kulit Bersih Bebas Jerawat

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 12:50 WIB

7 Tips Menikmati Perjalanan Kereta Malam Antar Kota

7 Tips Menikmati Perjalanan Kereta Malam Antar Kota

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 12:48 WIB

Listrik 24 Jam Segera Hadir di Pulau Tunda Serang

Listrik 24 Jam Segera Hadir di Pulau Tunda Serang

Banten | Rabu, 23 September 2026 | 12:47 WIB

3 Sepeda Listrik Lipat United Paling Murah untuk Komuter, Hemat dan Anti Macet

3 Sepeda Listrik Lipat United Paling Murah untuk Komuter, Hemat dan Anti Macet

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 12:46 WIB

5 Alasan Penumpang Rela Membayar Lebih untuk Gerbong Mewah

5 Alasan Penumpang Rela Membayar Lebih untuk Gerbong Mewah

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 12:46 WIB

Sunscreen Menggumpal seperti Daki Saat Ditimpa Bedak? Ini Penyebab dan Solusinya

Sunscreen Menggumpal seperti Daki Saat Ditimpa Bedak? Ini Penyebab dan Solusinya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 12:42 WIB

Berani! Presiden Brasil Sebut PBB Gagal Lindungi Dunia dari Perang

Berani! Presiden Brasil Sebut PBB Gagal Lindungi Dunia dari Perang

News | Rabu, 23 September 2026 | 12:41 WIB

254 Penerbangan di Kalimantan Terganggu Akibat Kabut Asap Karhutla

254 Penerbangan di Kalimantan Terganggu Akibat Kabut Asap Karhutla

Kaltim | Rabu, 23 September 2026 | 12:37 WIB

2 Pegawai SPPG di Tulungagung Pakai Sabu, Satu Direhabilitasi-Satu Diproses Hukum

2 Pegawai SPPG di Tulungagung Pakai Sabu, Satu Direhabilitasi-Satu Diproses Hukum

Sumut | Rabu, 23 September 2026 | 12:36 WIB

×