Masyarakat Masih Mudah Percaya dengan Iklan

Doddy Rosadi

Selasa, 12 Agustus 2014 | 15:25 WIB
Masyarakat Masih Mudah Percaya dengan Iklan
Ilustrasi: Billboard iklan. (Shutterstock)

Suara.com - Masih banyak masyarakat belum memahami iklan dengan benar sehingga perlu adanya edukasi kepada perusahaan maupun pembuat iklan.

"Salah satunya untuk sektor jasa keuangan, dari tahun 2009 hingga 2013 kami sudah menemukan ada 11 kasus iklan yang bermasalah," kata anggota Dewan Periklanan Indonesia Ridwan Handoyo.

Menurut dia, permasalahan yang banyak terjadi yaitu garansi yang ditawarkan tidak jelas dan penggunaan kata superlatif yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

"Misalnya saja penggunaan kata 'paling' dan 'ter' tanpa terlebih dahulu melakukan survei, biasanya kami memberikan teguran kepada perusahaan yang membuat iklan tetapi dalam bentuk edukasi dan sosialisasi," ujarnya.

Tujuan dari pengedukasian tersebut, yaitu agar pelaku bisnis tidak merugikan masyarakat dan tetap fokus pada manfaat yang diberikan kepada masyarakat melalui produk yang ditawarkan.

"Sebagian masyarakat belum memahami literasi iklan dan mereka akan percaya begitu saja padahal belum tentu demikian, sehingga kami merasa perlu memberikan edukasi kepada perusahaan pembuat iklan maupun pemasang iklan," ujarnya.

Menurut dia, iklan perusahaan keuangan bukan merupakan iklan yang paling bermasalah jika dibandingkan iklan yang berhubungan dengan kesehatan di antaranya makanan, minuman dan rokok.

"Untuk sektor-sektor ini perhatian kami lebih besar karena berhubungan dengan keselamatan masyarakat, dalam satu tahunnya rata-rata ada 100-150 kasus yang bermasalah," jelasnya.

Kebanyakan permasalahan yang ditemukan seperti halnya iklan jasa keuangan, yaitu penggunaan kata superlatif tanpa ada pertanggungjawaban yang jelas.

"Kebanyakan kasus-kasus ini kami temukan sendiri, selanjutnya kami akan membina perusahaan iklan maupun pemasang iklan untuk lebih mempertanggungjawabkan apa yang diiklankan," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

 Iklan Keren Ini, Tawarkan Mobil 'Butut'

Iklan Keren Ini, Tawarkan Mobil 'Butut'

Video | Senin, 21 Juli 2014 | 17:08 WIB

Iklan Baris di Koran Ini Kocak Luar Biasa

Iklan Baris di Koran Ini Kocak Luar Biasa

News | Kamis, 24 April 2014 | 16:36 WIB

Iklan Ini Membuat Air Mata Jatuh

Iklan Ini Membuat Air Mata Jatuh

Video | Kamis, 10 April 2014 | 13:03 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×