Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

LSM Ini Gelar Polling untuk Menjaring Kandidat Menpera

Doddy Rosadi | Suara.com

Rabu, 13 Agustus 2014 | 12:58 WIB
LSM Ini Gelar Polling untuk Menjaring Kandidat Menpera
Ilustrasi. (wikipedia.org)

Suara.com - LSM perumahan Indonesia Property Watch mengingatkan pemerintahan baru untuk tidak menjadikan Menteri Perumahan Rakyat sebagai anak tiri dalam Kabinet. Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch Ali Tranghanda mengatakan, masalah perumahan merupakan masalah strategis yang harus segera dipecahkan sebagai salah satu indikator kesejahteraan sebuah negara.

Karena itu, Indonesia Property Watch mengajukan beberapa syarat yang harus dimiliki Menteri Perumahan Rakyat di pemerintahan yang akan datang. Persyaratan itu adalah:

•    Memahami Perumahan Rakyat

Menteri Perumahan Rakyat tidak hanya sebatas profesional, namun juga profesional yang benar-benar mengerti mengenai masalah perumahan rakyat. Pintar saja tidak cukup untuk dapat mengurai permasalahan perumahan rakyat di Indonesia. Masalah perumahan rakyat akan sangat berbeda penerapannya dibandingkan dengan sektor swasta komersial. Karena itu calon Menpera yang akan datang seharusnya dilihat dari latar belakangnya yang benar-benar terlibat dalam urusan perumahan rakyat menengah bawah dan telah terbukti memberikan kontribusi dalam perkembangan perumahan rakyat.

•    Visioner

Banyaknya permasalahan seputar perumahan rakyat menuntutnya untuk dapat memberikan terobosan yang signifikan untuk dapat segera menyelesaikan masalah perumahan rakyat di Indonesia. Tidak hanya terpaku dengan data-data historikal yang ada tapi dapat melihat jauh ke depan sebagai bagian dari penyusunan road map perumahan nasional yang sampai saat ini belum ada.

•    Negosiator

Tidak hanya sebagai profesional, Menpera juga harus dapat melakukan kegiatan politik dalam hal negosiasi dan lobi program. Hal ini juga mengingat bahwa saat ini tidak ada kalangan stake holder perumahan dan properti yang duduk di legislatif sehingga diperkirakan sebagian besar anggota legislatif tidak paham mengenai perumahan rakyat yang akan mempersulit disahkannya kebijakan-kebijakan seputar perumahan karena persepsi dan pemahaman yang berbeda.

“Tugas Menpera nanti tidak akan berjalan dengan baik bila tidak ada lembaga lain sebagai eksekutor yang juga merupakan permasalahan yang ada saat ini dalam hal koordinasi. Indonesia Property Watch menggarisbawahi pentingnya segera di bentuk Badan Pelaksana Perumahan yang nantinya akan bertindak sebagai eksekutor dari kebijakan yang dikeluarkan Menpera sebagai regulator.,” kata Ali dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (13/8/2014).

Kata dia, Badan Pelaksana Perumahan ini nyaris tidak muncul secara langsung dalam program-program kerja calon presiden yang ada. Padahal, Badan tersebut ang dapat mengendalikan harga tanah bagi ketersediaan perumahan menengah bawah bagi rakyat Indonesia.

“Indonesia Property Watch sedang melaksanakan polling bagi siapa calon Menteri Perumahan Rakyat yang sesuai pilihan para stake holder properti dan perumahan yang dimuat di website resmi www.indonesiapropertywatch.com. Dalam 3 minggu ke depan dipastikan telah terjaring nama-nama dari para stake holder yang ada untuk kemudian dilakukan poling tahap II yang sudah lebih mengerucut ke beberapa nama calon. Hasil ini akan disampaikan ke pemerintahan mendatang sebagai bahan referensi pemerintah untuk memilih siapa Calon Menteri Perumahan Rakyat mendatang,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenpera Bangun Rusun Khusus untuk Mahasiswa

Kemenpera Bangun Rusun Khusus untuk Mahasiswa

Bisnis | Senin, 11 Agustus 2014 | 21:00 WIB

Rumah Layak Huni Harus Penuhi Aspek Pendidikan

Rumah Layak Huni Harus Penuhi Aspek Pendidikan

Bisnis | Senin, 14 Juli 2014 | 21:01 WIB

Kemenpera Bangun Rusun untuk PNS di Seluruh Indonesia

Kemenpera Bangun Rusun untuk PNS di Seluruh Indonesia

Bisnis | Jum'at, 11 Juli 2014 | 11:28 WIB

Terkini

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:35 WIB

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:20 WIB

Purbaya Umumkan Defisit APBN Rp 164,4 Triliun per April 2026, Sentil Prediksi Ekonom

Purbaya Umumkan Defisit APBN Rp 164,4 Triliun per April 2026, Sentil Prediksi Ekonom

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:18 WIB

Ada Apa? Prabowo Paparkan APBN 2027 Besok Pagi, Bukan 16 Agustus

Ada Apa? Prabowo Paparkan APBN 2027 Besok Pagi, Bukan 16 Agustus

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:06 WIB

BUMN RI Mulai Ekspor Keahlian Energi Terbarukan ke Luar Negeri

BUMN RI Mulai Ekspor Keahlian Energi Terbarukan ke Luar Negeri

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:03 WIB

Bio Farma Perkuat Ekosistem Halal demi Dongkrak Daya Saing Industri Kesehatan

Bio Farma Perkuat Ekosistem Halal demi Dongkrak Daya Saing Industri Kesehatan

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:55 WIB

Rupiah Anjlok, Bahlil: Doain BBM Subsidi Tak Naik Harga

Rupiah Anjlok, Bahlil: Doain BBM Subsidi Tak Naik Harga

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:49 WIB

Gelar Donor Darah, Solidaritas Sosial Jadi Wajah Budaya Kerja PNM

Gelar Donor Darah, Solidaritas Sosial Jadi Wajah Budaya Kerja PNM

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:45 WIB

Komisi Gojek Turun Jadi 8 Persen, Driver Ojol Kini Kantongi 92 Persen Pendapatan

Komisi Gojek Turun Jadi 8 Persen, Driver Ojol Kini Kantongi 92 Persen Pendapatan

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:31 WIB

Pertamina dan ASRI Energi Edukasi Bangun Kesadaran Transisi Energi kepada Pelajar Jakarta

Pertamina dan ASRI Energi Edukasi Bangun Kesadaran Transisi Energi kepada Pelajar Jakarta

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:23 WIB