Jokowi-JK Butuh Investasi Infrastruktur Nasional Rp6.500 Triliun

Ardi Mandiri

Jum'at, 22 Agustus 2014 | 01:51 WIB
 Jokowi-JK Butuh Investasi Infrastruktur Nasional Rp6.500 Triliun
Joko Widodo dan Jusuf Kalla di Gedung Joang 45, Jakarta [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Pasangan presiden dan wakil presiden terpilih Jokowi-JK menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional tujuh persen per tahun selama kepemimpinannya sampai 2019, namun dibutuhkan investasi Rp6.500 triliun untuk infrastruktur nasional agar pertumbuhan itu tercapai.

Target itu dikatakan Akbar Faizal selaku Deputi Bidang Infrastruktur, Perumahan Rakyat, dan Transportasi Kantor Transisi Jokowi-JK di Jakarta, Kamis (21/8/2014).

Menurut dia, dibutuhkan investasi infrastruktur setidaknya sebesar Rp6.500 triliun. Di mana, sebesar 25 persen atau berkisar Rp1.638 triliun kebutuhan investasi dapat disediakan dari APBN, sedangkan 75 persen lainnya harus dicarikan pembiayaan dari pihak lain seperti BUMN maupun pihak swasta.

Menurut Akbar, pembangunan infrastruktur adalah hal yang sangat vital dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu negara. Pembangunan infrastruktur memiliki efek berganda terhadap dinamika kegiatan ekonomi yang lain.

Oleh karena itu, Jokowi-JK memandang perlu model pendekatan baru dalam mengelola infrastruktur nasional. Ragam pendekatan tersebut, antara lain, pertama, infrastruktur harus dipandang secara holistik tidak hanya berhenti pada instrumen pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga berkaitan dengan dimensi pemerataan, lingkungan dan sosial yang berkelanjutan.

Kedua, pembangunan infrastruktur harus melibatkan semua sektor dan tidak parsial. Ketiga, perencanaan pembangunan infrastruktur perlu mempertimbangkan konektivitas nasional yang berbasis maritim. Keempat, perlu adanya gambar besar dalam pengelolaan infrastruktur nasional.

"Dan kelima, pengelolaan infrastruktur harus melibatkan potensi swasta," paparnya.

Dalam Nawa Cita (Sembilan Agenda Perubahan), menurut mantan anggota DPR ini, Jokowi-JK berkomitmen untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing rakyat, baik di pasar nasional maupun pasar internasional, sehingga bangsa Indonesia bergerak maju seiring pertumbuhan di negara-negara Asia lainnya.

Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, Jokowi-JK bertekad membangun infrastruktur, antara lain infrastruktur kelistrikan dengan tambahan minimal 35 ribu mega watt listrik untuk menerangi nusantara.

Kemudian membangun infrastruktur jalan sekurang-kurangnya 2 ribu kilometer termasuk merenovasi sekurang-kurangnya 10 pelabuhan laut dan bandara berikut hunian untuk para buruh.

Jokowi-JK juga berkomitmen membangun sekurang-kurangnya 5.000 pasar tradisional di seluruh Indonesia dan memodernisasi pasar tradisional yang telah ada.

Sementara target pembangunan infrastruktur nasional yang menjadi komitmen Jokowi-JK, menurut Akbar, antara lain pertama memperbesar ruang fiskal yang berasal dari pengurangan subsidi energi guna membiayai pengurangan infrastruktur pemerintah.

"Kedua, mendayagunakan BUMN untuk mendukung program-program pembangunan infrastruktur," tutur Akbar.

Ketiga, tambah dia, membuat iklim investasi dan skema yang menarik sehingga sektor swasta tertarik untuk melakukan investasi dan mengembangkan proyek-proyek infrastruktur. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

 PKB: Jokowi-JK Jangan Jumawa

PKB: Jokowi-JK Jangan Jumawa

News | Jum'at, 22 Agustus 2014 | 01:33 WIB

 Koalisi Merah Tetap Solid Meski di Luar Pemerintahan

Koalisi Merah Tetap Solid Meski di Luar Pemerintahan

News | Jum'at, 22 Agustus 2014 | 01:02 WIB

Nusron: Keputusan MK Bukti Indonesia Demokratis

Nusron: Keputusan MK Bukti Indonesia Demokratis

News | Jum'at, 22 Agustus 2014 | 00:46 WIB

 Yusril: Saya Sudah Duga MK Tolak Gugatan Prabowo-Hatta

Yusril: Saya Sudah Duga MK Tolak Gugatan Prabowo-Hatta

News | Jum'at, 22 Agustus 2014 | 00:31 WIB

 Presiden SBY Apresiasi Situasi Tetap Tenang Pascaputusan MK

Presiden SBY Apresiasi Situasi Tetap Tenang Pascaputusan MK

News | Jum'at, 22 Agustus 2014 | 00:10 WIB

PBNU: Masyarakat Harus Yakin Putusan MK Benar

PBNU: Masyarakat Harus Yakin Putusan MK Benar

News | Kamis, 21 Agustus 2014 | 23:29 WIB

 Pascaputusan MK, Pilpres 2014 Harus Dinyatakan Usai

Pascaputusan MK, Pilpres 2014 Harus Dinyatakan Usai

News | Kamis, 21 Agustus 2014 | 23:16 WIB

 Jokowi: Prabowo-Hatta Sahabat Baik Saya

Jokowi: Prabowo-Hatta Sahabat Baik Saya

News | Kamis, 21 Agustus 2014 | 23:14 WIB

JK: Gugatan Prabowo-Hatta ke PTUN Akan Sia-sia

JK: Gugatan Prabowo-Hatta ke PTUN Akan Sia-sia

News | Kamis, 21 Agustus 2014 | 23:00 WIB

 KPU: Hormatilah Keputusan MK

KPU: Hormatilah Keputusan MK

News | Kamis, 21 Agustus 2014 | 22:48 WIB

Terkini

Mengapa Keadilan Gender Sering Kali Kandas di Dapur Rumah Tangga

Mengapa Keadilan Gender Sering Kali Kandas di Dapur Rumah Tangga

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Pisau Bermata Dua Homeless Media: Cepat Berbagi Rentan Tersandera Algoritma

Pisau Bermata Dua Homeless Media: Cepat Berbagi Rentan Tersandera Algoritma

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:50 WIB

Indonesia vs Thailand: Laga Final Dua Rival Klasik di Kawasan ASEAN

Indonesia vs Thailand: Laga Final Dua Rival Klasik di Kawasan ASEAN

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Rumah Terlalu Lembap Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Cara Mengatasinya

Rumah Terlalu Lembap Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Cara Mengatasinya

Health | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:37 WIB

Harga Cabai Kompak Meroket, Ada yang Tembus  Rp100 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Kompak Meroket, Ada yang Tembus Rp100 Ribu per Kilogram

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:35 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin

3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Bupati Afni Nangis Sesenggukan Lihat Kondisi Rakyatnya di Daerah Terluar Siak

Bupati Afni Nangis Sesenggukan Lihat Kondisi Rakyatnya di Daerah Terluar Siak

Riau | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:25 WIB

Tinted Sunscreen untuk Apa? Ini Manfaat dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Tinted Sunscreen untuk Apa? Ini Manfaat dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Menakar Nasib Gibran di Akhir Sidang Usai Ahli Relawan Diusir Hakim

Menakar Nasib Gibran di Akhir Sidang Usai Ahli Relawan Diusir Hakim

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Membongkar Teka-Teki Sejarah dalam Madiun 1948: PKI Bergerak

Membongkar Teka-Teki Sejarah dalam Madiun 1948: PKI Bergerak

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:00 WIB

×