Paksa Penggunaan Rupiah di Dalam Negeri, BI Gandeng Polri

Doddy Rosadi

Senin, 01 September 2014 | 11:21 WIB
Paksa Penggunaan Rupiah di Dalam Negeri, BI Gandeng Polri
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo (kiri) bersama Kapolri Jenderal (Pol) Sutarman. (suara.com/Kurniawan Masoed)

Suara.com - Bank Indonesia (BI) terus mendorong penggunaan mata uang rupiah dalam transaksi di dalam negeri. Cara ini digunakan agar mata uang rupiah berdaulat di negeri sendiri.

Terkait permasalahan tersbut, Bank Indonesia menggandeng pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengungkapkan, kerja sama dengan Kepolisian Indonesia ini bertujuan untuk menegakkan amanat UU Mata Uang yaitu penggunaan rupiah dalam transaksi di dalam negeri.

"Kami optimistis dengan MoU ini bisa diatasi ke depan, sehingga masyarakat akan lebih dominan menggunakan mata uang rupiah ketimbang dollar dalam transaksi di dalam negeri," tuturnya saat acara Penandatanganan Nota Kesepahaman Antara BI dan Polri  di Gedung BI Jakarta, Senin (1/9/2014).

Agus Martowardojo mengatakan masih banyak masyarakat menggunakan mata uang dolar Amerika Serikat (AS) dalam bertransaksi di dalam negeri. Karena itu pihaknya mendorong masyrakat agar menggunakan mata uang rupiah dalam melakukan semua transaksi di dalam negeri.

"Kita mendorong bagaimana rupiah agar menjadi alat tukar bermartabat. Banyak sekali transaksi di dalam negeri tidak menggunakan rupiah bahkan dalam penawaran tidak mencantumkan rupiah," kata Agus.

Agus prihatin atas kondisi tersebut, karena transaksi dengan mata uang asing bukan hanya terjadi di perbatasan tapi juga di Jakarta.

"Bukan hanya di perbatasan tapi di ibu kota juga transaksi banyak dalam valas. Sungguh prihatin, padahal kita sudah merdeka 69 tahun. Dalam UU Mata Uang juga diwajibkan transaksi dalam rupiah, tapi tidak bisa dijalankan," ungkapnya.

Dia meminta seluruh kalangan agar bisa membuat mata uang rupiah menjadi mata uang bermartabat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gubernur BI Ancam Pelaku Transaksi Keuangan dengan Mata Uang Asing

Gubernur BI Ancam Pelaku Transaksi Keuangan dengan Mata Uang Asing

Bisnis | Selasa, 19 Agustus 2014 | 07:16 WIB

Gerakan Nasional Non Tunai

Gerakan Nasional Non Tunai

Foto | Jum'at, 15 Agustus 2014 | 13:23 WIB

Gerakan Nasional Non Tunai Diterapkan di Perbankan dan Transportasi

Gerakan Nasional Non Tunai Diterapkan di Perbankan dan Transportasi

Bisnis | Kamis, 14 Agustus 2014 | 20:06 WIB

Jaga Stabilitas Rupiah, BI Koordinasi dengan Pemerintah

Jaga Stabilitas Rupiah, BI Koordinasi dengan Pemerintah

Bisnis | Kamis, 10 Juli 2014 | 17:30 WIB

Terkini

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:53 WIB

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:43 WIB

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

×