Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.595.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.873,372
LQ45 582,884
Srikehati 289,451
JII 342,406
USD/IDR 18.000

Indeks Daya Saing Indonesia Lebih Baik dari Spanyol dan Italia

Doddy Rosadi

Kamis, 18 September 2014 | 06:54 WIB
Indeks Daya Saing Indonesia Lebih Baik dari Spanyol dan Italia
Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Pembangunan Firmanzah. (Setkab.go.id)

Suara.com - Daya saing global atau Global Competitiveness Index Indonesia melompat cukup drastis sebagaimana rilis World Economy Forum (WEF) melalui portalnya https://www.weforum.org. Lonjakan daya saing ini merupakan refleksi dari semakin membaiknya kinerja perekonomian nasional terutama ketika ekonomi dunia mengalami perlambatan.

Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi dan Pembangunan  Firmanzah mengatakan, Lonjakan kenaikan daya saing global Indonesia ini merupakan hasil sejumlah program pembangunan yang telah dan sementara berjalan saat ini.

Posisi Indonesia kini menempati peringkat 34 dari 144 negara, atau naik 4 tingkat dari posisi sebelumnya 38 (tahun 2013-2014), dan jauh melompat dibanding posisi 2012-2013 yang berada di ranking ke-50.

Ia menyebutkan, pembangunan sektor infratsruktur dalam lima tahun terkahir menjadi prioritas utama pemerintah untuk memperkuat daya saing nasional. Percepatan pembangunan infratsruktur ini ditopang oleh proram MP3EI dengan mengedepankan konektivitas nasional pada 6 koridor ekonomi.

Selain pembangunan infrastruktur, menurut Firmanzah, pemerintah juga terus mendorong kebijakan industrialisasi dan hilirisaisi yang diharapkan dapat mendorong nilai tambah bagi aktivitas ekonomi nasional, sekaligus ditargetkan dapat menjadi mesin perekonomian masa depan yang mampu menjamin kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia melalui tersedianya lapangan kerja, peningkatan daya beli rumah tangga, dan bergeraknya ekonomi di luar Pulau Jawa.

Firmanzah mengemukakan, tren peningkatan daya saing global Indonesia sudah terjadi dalam lima tahun terakhir. Ia menguraikan, pada 2009-2010, ranking Indonesia berada pada peringkat ke-54, lalu naik ke posisi 50 pada 2012-2013, naik lagi ke posisi 38 pada 2013-2014, dan kini di posisi 34 pada 2014-2015.

“Jadi sejak 2009 lalu, daya saing global Indonesia naik 20 peringkat, dari posisi ke 54 ke posisi  nomor 34,” ujar Firmanzah, seperti dilansir laman Setkab.go.id, Kamis (18/9/2014).

Indonesia mengungguli negara-negara seperti Spanyol (35), Portugal (36), Turki (45), Brasil (57), Meksiko (61), India (71), Italia (49),Turki (45), Afrika Selatan (56), Brasil (57), dan Meksiko (71) yang justru mengalami penurunan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bappenas Luncurkan Indeks Daya Saing Daerah Berkelanjutan

Bappenas Luncurkan Indeks Daya Saing Daerah Berkelanjutan

Press Release | Jum'at, 02 Desember 2022 | 03:40 WIB

APKASI Dukung Adanya Indeks Daya Saing Daerah Berkelanjutan

APKASI Dukung Adanya Indeks Daya Saing Daerah Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 21 Juli 2022 | 13:29 WIB

Terkini

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:56 WIB

TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI

TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:52 WIB

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:14 WIB

Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala

Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:55 WIB

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:45 WIB

Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50

Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:21 WIB

Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?

Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:51 WIB

Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS

Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:50 WIB

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:09 WIB

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 17:59 WIB

×