Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS

Liberty Jemadu, Rina Anggraeni

Kamis, 09 Juli 2026 | 18:50 WIB
Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS
Nilai tukar rupiah melemah hingga Rp18.128 per dolar AS pada penutupan perdagangan Kamis, 9 Juli 2026. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah melemah hingga Rp18.128 per dolar AS pada penutupan perdagangan Kamis, 9 Juli 2026.
  • Penurunan nilai rupiah disebabkan oleh rendahnya indeks kepercayaan konsumen, penjualan ritel, serta ketegangan geopolitik Timur Tengah.
  • Rupiah diprediksi akan terus tertekan pada kisaran Rp18.050 hingga Rp18.200 dalam perdagangan hari Jumat, 10 Juli 2026.

Suara.com - Nilai tukar rupiah terus melemah hingga menyentuh Rp18.128 per dolar AS pada penutupan perdagangan Kamis (9/7/2026). Bahkan di Asia, rupiah kembali jadi salah satu mata uang dengan performa paling buruk.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah melemah 114 poin atau 0,63 persen dari hari sebelumnya yang ada di Rp18.014 per dolar AS. Nilai tukar rupiah sudah melewati angka psikologis Rp18.000 pada Rabu kemarin.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan dari rupiah anjlok semakin dalam akibat sentimen-sentimen domestik, terutama akibat turunnya indeks kepercayaan konsumen dan melemahnya penjualan ritel.

"Dari domestik, menurunnya indeks kepercayaan konsumen dan penjualan ritel Indonesia menekan rupiah," katanya saat dihubungi Suara.com.

Selain sentimen domestik, faktor global juga menekan mata uang Garuda. Salah satunya eskalasi geopolitik di Timur Tengah terus terjadi yang memicu harga minyak dunia.

"Sedangkan dari eksternal tertekan oleh eskalasi geopolitik di Timur Tengah yang memicu kenaikan harga minyak mentah dunia. Tidak ada data ekonomi penting besok baik dari internal maupun eksternal, investor akan terus memantau perkembangan seputar Timur Tengah, menyusul pernyattan Trump yang mengakhiri gencatan senjata," katanya.

Untuk itu, Rupiah diperkirakan masih akan tertekan dalam rentang 18050-18200 dalam perdagangan Jumat 10 Juli 2026 besok.

Sementara itu, mata uang di Asia bervariasi. Salah satunya, dolar Taiwan berada satu level lebih baik dari rupiah setelah ditutup anjlok 0,45 persen. Diikuti won Korea Selatan yang terkoreksi 0,27 persen. Berikutnya, peso Filipina terlihat ditutup turun 0,19 persen.

Sementara itu, yuan China menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melesat 0,15 persen. Yen Jepang dan baht Thailand yang sama-sama menguat 0,14 persen.

baca juga

Rupee India juga menanjak 0,11 persen dan dolar Singapura yang terangkat 0,05 persen. Dolar Hong Kong menguat tipis 0,005 persen sedangkan ringgit Malaysia bergerak stabil dengan kecenderungan melemah tipis di sore ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Paling Lemah di Asia Lawan Dolar AS ke Level Rp18.058

Rupiah Paling Lemah di Asia Lawan Dolar AS ke Level Rp18.058

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:44 WIB

Rupiah Kembali Rp18.000, Mata Uang RI Melemah Akibat Kasta IHSG Turun?

Rupiah Kembali Rp18.000, Mata Uang RI Melemah Akibat Kasta IHSG Turun?

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:46 WIB

Rupiah Melemah, Dolar AS Mulai Dekati Level Rp18.000

Rupiah Melemah, Dolar AS Mulai Dekati Level Rp18.000

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:41 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.980 per Dolar AS, Ditopang Lonjakan Cadangan Devisa

Rupiah Menguat ke Rp17.980 per Dolar AS, Ditopang Lonjakan Cadangan Devisa

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 16:32 WIB

Rupiah Terkapar Lemah Hari Ini, Sempat ke Level Rp18.000

Rupiah Terkapar Lemah Hari Ini, Sempat ke Level Rp18.000

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 15:52 WIB

Terkini

Review Rembulan Tenggelam di Wajahmu Extended: Saat Jeda Waktu Memberi Ruang bagi Makna

Review Rembulan Tenggelam di Wajahmu Extended: Saat Jeda Waktu Memberi Ruang bagi Makna

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:08 WIB

Anjing Pitbull Lepas Serang Bocah 9 Tahun di Bandung, Korban Luka Parah di Kepala dan Telinga

Anjing Pitbull Lepas Serang Bocah 9 Tahun di Bandung, Korban Luka Parah di Kepala dan Telinga

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:01 WIB

AMPB Pastikan Masyarakat Pati yang Bertemu DPR Hari Ini Bukan Pihaknya

AMPB Pastikan Masyarakat Pati yang Bertemu DPR Hari Ini Bukan Pihaknya

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:01 WIB

Prabowo Ingin Penerjun Bebas Atasi Karhutla Riau: Pertama Kali dalam Sejarah

Prabowo Ingin Penerjun Bebas Atasi Karhutla Riau: Pertama Kali dalam Sejarah

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 17:59 WIB

Geliat Musik Keras di Magnumotion Loud Fest, dari Hijaber hingga Aksi Cadas Seringai

Geliat Musik Keras di Magnumotion Loud Fest, dari Hijaber hingga Aksi Cadas Seringai

Entertainment | Senin, 24 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Kadet Mundur Diduga karena Hijab, DPR: Aturan Unhan Tidak Melarang!

Kadet Mundur Diduga karena Hijab, DPR: Aturan Unhan Tidak Melarang!

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Tolak Perfect Woman Syndrome: Saatnya Perempuan Hidup Realistis dan Merdeka

Tolak Perfect Woman Syndrome: Saatnya Perempuan Hidup Realistis dan Merdeka

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Update Gempa NTT: Korban Meninggal Tembus 100 Orang, Luka Berat Tak Tertolong

Update Gempa NTT: Korban Meninggal Tembus 100 Orang, Luka Berat Tak Tertolong

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 17:54 WIB

Gugat Dosa Struktural Negara, FIAD Nyatakan Indonesia Darurat Keadilan

Gugat Dosa Struktural Negara, FIAD Nyatakan Indonesia Darurat Keadilan

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 17:47 WIB

Hadir di Coinfest Asia 2026, COIN Tegaskan Komitmen Bangun Ekosistem Aset Digital Tepercaya

Hadir di Coinfest Asia 2026, COIN Tegaskan Komitmen Bangun Ekosistem Aset Digital Tepercaya

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 17:46 WIB

×