Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.835.000
Beli Rp2.707.000
IHSG 7.106,520
LQ45 686,739
Srikehati 332,564
JII 477,320
USD/IDR 17.222

Buka Toko Permen, Bocah 10 Tahun Ini Jadi Pengusaha Termuda di Inggris

Doddy Rosadi | Suara.com

Senin, 29 September 2014 | 13:15 WIB
Buka Toko Permen, Bocah 10 Tahun Ini  Jadi Pengusaha Termuda di Inggris
Henry Patterson. (Mirror.co.uk)

Suara.com - Henry Patterson baru berusia 10 tahun. Sama seperti anak seusianya, Henry juga senang makan permen. Yang memuat dirinya berbeda dengan anak-anak lainnya adalah dia sudah bisa membuka toko permen sendiri.

Henry adalah pengusaha termuda di Inggris. Dia mulai berkecimpung menjadi seorang pengusaha sejak usia 6 tahun. Ketika itu, dia menjual kantong pupuk kandang.

Setelah itu, Henry punya toko sendiri di eBay di mana dia menjual mainan yang dibelinya dari toko amal. Dari bisnisnya itu, Henry berhasil meraih uang 150 poundsterling.

Setelah itu, Henry membuka toko online yang diberi nama Not Before Tea. Toko itu menjual permen. Di bulan pertama, keuntungan toko itu berhasil melebih target yang ditetapkan Henry yaitu 10 poundsterling per minggu.

Sejak  saat itu, Henry kebanjiran pesanan permen yang harganya antara 5-20 poundsterling per toples. Selain memproduksi permen, toko online itu juga menjual baju, kartu, tas dan juga pernak-pernik anak-anak lainnya.

Akhir pekan lalu, Henry membuka toko offline pertamanya yang juga diberi nama Not Before Tea di Buckingham. Dia menyewa lima pegawai dewasa untuk menjalankan toko permennya itu. Henry juga ikut membantu setelah dia pulang sekolah.

Henry yang merupakan anggota termuda di Kamar Dagang dan Industri di Buckingham sudah punya rencana jangka panjang. Dia ingin membuka 9 toko permen lagi dalam waktu dua tahun. Bukan itu saja, dia juga ingin toko Not Before Tea bisa dibuka di Amerika.

“Semua anak-anak, secara diam-diam pasti ingin mempunyai toko permen. Menyenangkan bisa menjual permen secara online. Namun, saya selalu punya bayangan Not Before Tea adalah toko offline di mana ada orang yang bekerja di sana,” ujarnya.

Dalam menjalankan bisnisnya itu, Henry dibantu oleh ibunya Becky (41 tahun) dan ayahnya, Julian. Becky menangani pembuatan produk di toko itu. Sedangkan sang kakek membantu meminjamkan uang.

“Musim panas tahun ini sangat menyenangkan karena saya dan Henry berhasil membuka toko online Not Before Tea menjadi kenyataan. Senang bisa bekerja sama dengan Henry. Sekarang, Henry yakin bahwa bekerja itu menyenangkan,” jelasnya. (Mirror)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Pemerintah Evaluasi Izin Taksi Green SM Buntut Kecelakaan KA di Bekasi Timur

Pemerintah Evaluasi Izin Taksi Green SM Buntut Kecelakaan KA di Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 14:12 WIB

Harta Pemilik Taksi Green SM 13 Kali Lipat Kekayaan Presiden Prabowo

Harta Pemilik Taksi Green SM 13 Kali Lipat Kekayaan Presiden Prabowo

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 13:37 WIB

Mensos Siapkan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan Kereta

Mensos Siapkan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan Kereta

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 13:17 WIB

Kecelakaan Kereta di Bekasi, Mengapa Argo Bromo Anggrek Tidak Mengerem?

Kecelakaan Kereta di Bekasi, Mengapa Argo Bromo Anggrek Tidak Mengerem?

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 13:13 WIB

"Road to Victory", BRI Gelar Pengundian Program Debit FC Barcelona Berhadiah Trip ke Camp Nou

"Road to Victory", BRI Gelar Pengundian Program Debit FC Barcelona Berhadiah Trip ke Camp Nou

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:55 WIB

Target Harga BBRI saat Sahamnya Lagi 'Diskon'

Target Harga BBRI saat Sahamnya Lagi 'Diskon'

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:53 WIB

Tragedi Bekasi Timur: KA Prioritas Utama, Perlintasan Tanpa palang Pintu Jadi Masalah

Tragedi Bekasi Timur: KA Prioritas Utama, Perlintasan Tanpa palang Pintu Jadi Masalah

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:44 WIB

PGN Catatkan Laba Bersih 90,4 juta Dolar AS pada Kuartal I 2026: Tumbuh 46 Persen!

PGN Catatkan Laba Bersih 90,4 juta Dolar AS pada Kuartal I 2026: Tumbuh 46 Persen!

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:23 WIB

MTI Desak Audit Keselamatan Perkeretaapian Nasional Usai Kecelakaan Argo Bromo di Bekasi Timur

MTI Desak Audit Keselamatan Perkeretaapian Nasional Usai Kecelakaan Argo Bromo di Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:16 WIB

Terminal Karimun Disanksi Uni Eropa, PT OTK Buka Suara

Terminal Karimun Disanksi Uni Eropa, PT OTK Buka Suara

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:09 WIB