Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Buka Toko Permen, Bocah 10 Tahun Ini Jadi Pengusaha Termuda di Inggris

Doddy Rosadi

Senin, 29 September 2014 | 13:15 WIB
Buka Toko Permen, Bocah 10 Tahun Ini  Jadi Pengusaha Termuda di Inggris
Henry Patterson. (Mirror.co.uk)

Suara.com - Henry Patterson baru berusia 10 tahun. Sama seperti anak seusianya, Henry juga senang makan permen. Yang memuat dirinya berbeda dengan anak-anak lainnya adalah dia sudah bisa membuka toko permen sendiri.

Henry adalah pengusaha termuda di Inggris. Dia mulai berkecimpung menjadi seorang pengusaha sejak usia 6 tahun. Ketika itu, dia menjual kantong pupuk kandang.

Setelah itu, Henry punya toko sendiri di eBay di mana dia menjual mainan yang dibelinya dari toko amal. Dari bisnisnya itu, Henry berhasil meraih uang 150 poundsterling.

Setelah itu, Henry membuka toko online yang diberi nama Not Before Tea. Toko itu menjual permen. Di bulan pertama, keuntungan toko itu berhasil melebih target yang ditetapkan Henry yaitu 10 poundsterling per minggu.

Sejak  saat itu, Henry kebanjiran pesanan permen yang harganya antara 5-20 poundsterling per toples. Selain memproduksi permen, toko online itu juga menjual baju, kartu, tas dan juga pernak-pernik anak-anak lainnya.

Akhir pekan lalu, Henry membuka toko offline pertamanya yang juga diberi nama Not Before Tea di Buckingham. Dia menyewa lima pegawai dewasa untuk menjalankan toko permennya itu. Henry juga ikut membantu setelah dia pulang sekolah.

Henry yang merupakan anggota termuda di Kamar Dagang dan Industri di Buckingham sudah punya rencana jangka panjang. Dia ingin membuka 9 toko permen lagi dalam waktu dua tahun. Bukan itu saja, dia juga ingin toko Not Before Tea bisa dibuka di Amerika.

“Semua anak-anak, secara diam-diam pasti ingin mempunyai toko permen. Menyenangkan bisa menjual permen secara online. Namun, saya selalu punya bayangan Not Before Tea adalah toko offline di mana ada orang yang bekerja di sana,” ujarnya.

Dalam menjalankan bisnisnya itu, Henry dibantu oleh ibunya Becky (41 tahun) dan ayahnya, Julian. Becky menangani pembuatan produk di toko itu. Sedangkan sang kakek membantu meminjamkan uang.

“Musim panas tahun ini sangat menyenangkan karena saya dan Henry berhasil membuka toko online Not Before Tea menjadi kenyataan. Senang bisa bekerja sama dengan Henry. Sekarang, Henry yakin bahwa bekerja itu menyenangkan,” jelasnya. (Mirror)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Danantara Ingatkan Semua Pihak Jaga Ekonomi Tetap Kondusif demi Tarik Investor

Danantara Ingatkan Semua Pihak Jaga Ekonomi Tetap Kondusif demi Tarik Investor

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Cerita di Balik Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi, Dari Refleksi Kemerdekaan Hingga Obrolan Politik

Cerita di Balik Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi, Dari Refleksi Kemerdekaan Hingga Obrolan Politik

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:48 WIB

Prabowo: Prabowonomics Sebenarnya Marhaenisme, PDIP Sulit Tak Mendukung

Prabowo: Prabowonomics Sebenarnya Marhaenisme, PDIP Sulit Tak Mendukung

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Anggaran MBG di RABPN 2027 Sejumlah Rp240 Triliun

Anggaran MBG di RABPN 2027 Sejumlah Rp240 Triliun

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:44 WIB

Target 150 Ribu Siswa Sekolah Rakyat Disorot, Dinilai Abaikan Akar Ketimpangan

Target 150 Ribu Siswa Sekolah Rakyat Disorot, Dinilai Abaikan Akar Ketimpangan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:41 WIB

PT KIMA Siap Eksekusi Lahan Sengketa Usai Menang di Mahkamah Agung

PT KIMA Siap Eksekusi Lahan Sengketa Usai Menang di Mahkamah Agung

Sulsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:38 WIB

Kisah di Balik Video Viral Kakek Roy Kebingungan di Halte Cawang Transjakarta

Kisah di Balik Video Viral Kakek Roy Kebingungan di Halte Cawang Transjakarta

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:37 WIB

4 Shio Beruntung Besok 15 Agustus 2026, Akhir Pekan Dipenuhi Energi Positif

4 Shio Beruntung Besok 15 Agustus 2026, Akhir Pekan Dipenuhi Energi Positif

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Bakal Ditinggal Orang Dekat: Saya Mencintai Dia

Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Bakal Ditinggal Orang Dekat: Saya Mencintai Dia

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Bansos, PKH, Hingga Subsidi KUR Masih Ada di 2027, Anggarannya Rp549,9 T

Bansos, PKH, Hingga Subsidi KUR Masih Ada di 2027, Anggarannya Rp549,9 T

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:33 WIB

×