Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Rupiah Dekati Rp13.000, Indeks Saham Turun Drastis

Doddy Rosadi

Selasa, 16 Desember 2014 | 10:19 WIB
Rupiah Dekati Rp13.000, Indeks Saham Turun Drastis
Bursa Efek Indonesia. (suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Selasa (16/12/2014) turun  drastis dipicu depresiasi pada mata uang rupiah terhadap dolar Amerika. Pada perdagangan pagi Rupiah berada di level Rp12.884 per dolar Amerika.

IHSG BEI dibuka turun 40,48 poin atau 0,79 persen menjadi 5.067,95, dan indeks 45 saham unggulan (LQ45) melemah 12,11 poin (1,38 persen) ke level 867,01.

"Depresiasi kurs rupiah terhadap dolar AS masih akan membayangi pergerakan IHSG ditambah dengan aksi jual investor asing," kata Head of Research Valbury Asia Alfiansyah.

Saat ini, lanjut dia, pelaku pasar menantikan respon pemangku kebijakan untuk bertindak guna meredam fluktuasi nilai tukar rupiah agar kembali berada dalam situasi yang stabil.

Di sisi lain, lanjut dia, indeks bursa saham global yang kembali tertekan menambah sentimen negatif bagi bursa saham di dalam negeri.

"Sentimen negatif bursa saham global serta pelemahan atas rupiah membuka peluang bagi IHSG untuk kembali ke area negatif pada perdagangan saham Selasa ini," katanya.

Risiko eksternal lainnya, menurut dia, terkait masalah kenaikan suku bunga acuan bank sentral AS (Federal Reserve), situasi itu dapat mempengaruhi ekonomi di negara-negara berkembang salah satunya Indonesia.

Associate Derector Head of Research and Institutional Business PT Trimegah Securities Tbk, Sebastian Tobing menambahkan bahwa pelemahan mata uang rupiah terhadap dolar AS menciptakan arus modal keluar.

"Depresiasi rupiah yang sudah cukup dalam dapat menjadi kekhawatiran bagi investor," katanya.

Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng melemah 239,65 poin (1,04 persen) ke 22.788,20, indeks Nikkei turun 345,95 poin (2,02 persen) ke 16.747,63, dan Straits Times melemah 35,18 poin (1,07 persen) ke posisi 3.259,70. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Penjelasan Menko Perekonomian Soal Melemahnya Rupiah

Ini Penjelasan Menko Perekonomian Soal Melemahnya Rupiah

Bisnis | Senin, 15 Desember 2014 | 15:55 WIB

Rupiah Melemah, Wapres: Bagus Untuk Ekspor

Rupiah Melemah, Wapres: Bagus Untuk Ekspor

Bisnis | Senin, 15 Desember 2014 | 14:04 WIB

Rupiah Tembus Rp12.500 per Dolar, IHSG Terkoreksi

Rupiah Tembus Rp12.500 per Dolar, IHSG Terkoreksi

Bisnis | Senin, 15 Desember 2014 | 09:59 WIB

Harga Minyak Anjlok, Investor Saham Mulai Khawatir

Harga Minyak Anjlok, Investor Saham Mulai Khawatir

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2014 | 10:22 WIB

Indeks Saham Masih Belum Bisa Bangkit

Indeks Saham Masih Belum Bisa Bangkit

Bisnis | Kamis, 11 Desember 2014 | 10:04 WIB

Terkini

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:13 WIB

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB