Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Pertamina Tambah Jumlah Elpiji 3 Kg di Sejumlah Daerah

Ardi Mandiri | Suara.com

Jum'at, 16 Januari 2015 | 08:42 WIB
Pertamina Tambah Jumlah Elpiji 3 Kg di Sejumlah Daerah
lpg, elpiji

Suara.com - PT Pertamina Marketing Operation Region IV Jateng-DIY melakukan "extra dropping" atau penambahan jumnlah elpiji tabung ukuran tiga kilogram di sejumlah wilayah. Itu dilakukan untuk mengantisipasi tingginya harga elpiji ukuran tiga kilogram, akibat meningkatnya permintaan masyarakat.

Demikian dikatakan Manager Domestic Gas Region IV CD Sasongko di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (16/1/2015).

Menurut dia, hingga hari ini "extra dropping" elpiji atau penambahan jumlah gas elpiji yang didistribusikan tersebut sudah mencapai delapan persen atau setara dengan 2.032.826 tabung dari alokasi bulan Januari 2015 yang mencapai 24.013.640 tabung untuk Jateng-DIY.

"Kita tahu mengapa extra dropping ini dilakukan karena untuk menjawab berita bahwa penggunaan elpiji tiga kg cukup kencang. Jadi kami ingin pastikan kondisinya aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir," katanya.

Ia mengimbau masyarakat tidak perlu terburu-buru melakukan pembelian untuk selanjutnya dijadikan stok di rumah masing-masing. Menurutnya, jika pembelian terlalu kencang maka akan merepotkan distribusi yang dilakukan oleh Pertamina.

"Sejauh ini kami melihat kondisi di tingkat pangkalan sudah mulai kondusif. Mengenai harga di beberapa tempat, usai kami melakukan extra dropping harga otomatis akan turun," katanya.

Sementara itu, mengenai permintaan Kabupaten/Kota untuk penambahan kuota, pihaknya tetap menyesuaikan kebutuhan di lapangan mengingat konsumsi elpiji ukuran tiga kg harus tepat sasaran.

"Memang kalau dibandingkan dengan tahun lalu, ada peningkatan antara 6-8 persen untuk jumlah konsumsi elpiji tiga kg pada tahun ini. Meski demikian kami berupaya untuk memastikan penggunanya," katanya.

Untuk masing-masing Kabupaten/Kota yang mengajukan penambahan kuota, Sasongko mengatakan sejauh ini penambahan dilakukan antara 3-5 persen.

"Sejauh ini, rata-rata penambahan yang cukup tinggi di antaranya di Solo, wilayah keresidenan Surakarta, dan Banyumas yang mencapai 4 persen, sedangkan untuk Jawa Tengah bagian utara salah satunya Semarang penambahannya hanya sekitar 2 persen," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Timor Leste Undang Pertamina Eksplorasi Minyaknya

Timor Leste Undang Pertamina Eksplorasi Minyaknya

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2015 | 16:56 WIB

YLKI: Cegah Migrasi Pengguna Elpiji 12 Kg ke 3 Kg

YLKI: Cegah Migrasi Pengguna Elpiji 12 Kg ke 3 Kg

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2015 | 15:33 WIB

Kewenangan Petral Impor BBM Dicabut

Kewenangan Petral Impor BBM Dicabut

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2014 | 00:32 WIB

Terkini

Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta

Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:03 WIB

Rekening Warga Diblokir Gegara Masalah Pajak, saat Pejabat Pajak Diduga Korupsi

Rekening Warga Diblokir Gegara Masalah Pajak, saat Pejabat Pajak Diduga Korupsi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:00 WIB

Lampaui Tahun Lalu, INABUYER 2026 Catat Potensi Transaksi Rp2,2 Triliun

Lampaui Tahun Lalu, INABUYER 2026 Catat Potensi Transaksi Rp2,2 Triliun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:49 WIB

Wall Street Justru Merosot Meski Adanya Harapan Perang AS-Iran Damai

Wall Street Justru Merosot Meski Adanya Harapan Perang AS-Iran Damai

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:48 WIB

AS Ganggu Gencatan Senjata dengan Iran, Harga Minyak Balik ke Level US$100

AS Ganggu Gencatan Senjata dengan Iran, Harga Minyak Balik ke Level US$100

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:39 WIB

15 Juta Penduduk Usia Produktif Belum Punya Rekening Bank

15 Juta Penduduk Usia Produktif Belum Punya Rekening Bank

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:29 WIB

Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Naik, UBS Justru Turun!

Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Naik, UBS Justru Turun!

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:19 WIB

Menebak IHSG di Tengah Silang Sengkarut Geopolitik Global dan Rekor Bursa Asia

Menebak IHSG di Tengah Silang Sengkarut Geopolitik Global dan Rekor Bursa Asia

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 06:59 WIB

Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran

Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:30 WIB

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:35 WIB