"Grattio Coffee", Bisnis Kopi Lokal Beromzet Rp60 Juta per Bulan

Doddy Rosadi, Tengku Sufiyanto

Senin, 19 Januari 2015 | 12:02 WIB
"Grattio Coffee", Bisnis Kopi Lokal Beromzet Rp60 Juta per Bulan
Aryobimo Prameswara (Riby). (Suara.com/Tengku Sufiyanto)

Suara.com - Berawal dari keahlian menciptakan rasa kopi berkualitas nomer wahid, Aryobimo Prameswara (26) bersama kedua temannya membuka usaha produksi kopi buatannya sendiri. Nama yang dipilih 'Grattio Coffee.’ Mereka juga memutuskan untuk  tidak lagi menjadi pegawai dari perusahaan reseller kopi ternama di Indonesia.

Aryobimo Prameswara (Riby) mengatakan, 'Grattio Coffee' didirikan bersama 2 orang temannya yaitu, Muhammad Irfan dan Eko Apriyanto, dengan konsep usaha produk kopi olahan sendiri jenis Arabica, yang menonjolkan kopi khas daerah-daerah di Indonesia, dengan produknya yang bernama "LokaCoffee."

"Konsepnya kami menonjolkan kopi khas berbagai daerah di Indonesia dengan cita rasanya, karena setiap pohon kopi yang ditanam di daerah satu dengan daerah yang lain, akan menghasilkan karakter rasa yang berbeda. Contoh kopi Gayo Aceh lebih asam, sedangkan kopi bali rasanya lebih mirip buah jeruk," kata Riby kepada suara.com, di Depok, Senin (19/1/2015).



Riby mengungkapkan, bahan dasar produk olahannya yang berupa kopi didapat langsung dari petani kopi diberbagai daerah seperti, Gayo-Aceh, Nandailing Natal-Sumatera Utara, Jawa, dan Bali.

Terkait modal, Riby menjelaskan, modal awal usahanya sebesar Rp70-100 juta.

"Modal awal sekitar Rp 70-100 juta, hingga kami beromzet Rp 45-60 Juta per bulan atau Rp 720 Juta per Tahun," tuturnya.

Varian kopi khas nusantara yang diperjual belikan, Riby menuturkan, usahanya menjual kopi jenis Arabica dengan 5 varian, mulai dari Kopi Gayo-Aceh, Kopi Mandailing Natal-Sumatera Utara, Kopi Jawa, Kopi Bali, Kopi Flores, Kopi Toraja, dan Kopi Luwak.

"Kami jual 5 varian kopi Arabica mulai dari Gayo-Aceh, Mandailing Natal-Sumatera Utara, Jawa, Bali, Flores Toraja dan Luwak," tuturnya.



Terkait target pasar produk dari usahanya, Riby menuturkan, masuk ke dalam pasar retail yang mencangkup tempat-tempat seperti Gallery, Modern Market, dan Bandara Internasional.

Selain itu, lanjut Riby, hingga saat ini usahanya sudah memiliki pelanggan turis-turis asing melalui  pengenalan produk di Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali.

"Hingga saat ini, kami sudah memiliki pelanggan, yaitu turis-turis asing melalui pengenalan produk di Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali. Selain itu, targetnya masuk ke pasar retail yang mencangkup tempat-tempat seperti Gallery, Modern Market, dan Bandara Internasional lainnya," ungkapnya.

Selain kesuksesannya, Riby mengakui ada tantangan dalam memasarkan produknya, salah satunya bersaing dengan produk lain lainnya.

Akan tetapi, lanjut Riby, tantangan tersebut bisa dikendalikan karena 'Grattio Coffee' hanya menjual kopi khas berbagai daerah di Indonesia dengan kualiatas nomer 1.

"Kami hanya menjual kopi khas berbagai daerah di Indonesia dengan kualitas nomer 1, yang membuat kami berbeda dengan produk lainnya," pungkasnya.



Jika anda berminat untuk mencoba kopi khas berbagai daerah di Indonesia dengan kualitas nomer satu, untuk Gallery atau Modern Market yang anda miliki atau sekedar kenikmatan pribadi, bisa memesan produk 'Loka Coffee' buatan 'Grattio Coffee' melalui email [email protected] atau kunjungi facebooknya di "Loka Coffee".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Berita Hoaks, Nama Menkeu Suahasil Nazara Disebut dalam Isu Korupsi Rp500 Triliun

Berita Hoaks, Nama Menkeu Suahasil Nazara Disebut dalam Isu Korupsi Rp500 Triliun

News | Kamis, 17 September 2026 | 10:35 WIB

Persib Tumbangkan FC Seoul, Igor Tolic dan Marc Klok Singgung Persija Jakarta

Persib Tumbangkan FC Seoul, Igor Tolic dan Marc Klok Singgung Persija Jakarta

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 10:35 WIB

3 Serum Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Menghadapi Polusi Sesuai Klaim

3 Serum Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Menghadapi Polusi Sesuai Klaim

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 10:31 WIB

Redmi Note 17 Disebut Downgrade, Xiaomi Ungkap Alasan Tak Lagi Cuma Kejar Chipset

Redmi Note 17 Disebut Downgrade, Xiaomi Ungkap Alasan Tak Lagi Cuma Kejar Chipset

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 10:29 WIB

Honda Klaim Tak Ingin Kualitas Produk Jadi Korban Persaingan Mobil China

Honda Klaim Tak Ingin Kualitas Produk Jadi Korban Persaingan Mobil China

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 10:28 WIB

Mengapa Anak Zaman Now Ingin Jadi YouTuber ketimbang Astronot?

Mengapa Anak Zaman Now Ingin Jadi YouTuber ketimbang Astronot?

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 10:26 WIB

Disentil Dokter Tirta dan Dokter Gia, Mengapa Adegan Medis Sinetron Kita Kerap Abaikan Riset?

Disentil Dokter Tirta dan Dokter Gia, Mengapa Adegan Medis Sinetron Kita Kerap Abaikan Riset?

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 10:25 WIB

Renggut 3 Nyawa! WNA China Ditemukan di Tambang Ilegal Sumbawa

Renggut 3 Nyawa! WNA China Ditemukan di Tambang Ilegal Sumbawa

Bali | Kamis, 17 September 2026 | 10:24 WIB

Di Balik Riuh Kritik Maudy Ayunda: Saat Kemarahan Warganet Jadi Ladang Cuan Algoritma

Di Balik Riuh Kritik Maudy Ayunda: Saat Kemarahan Warganet Jadi Ladang Cuan Algoritma

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 10:18 WIB

Buruh Minta Naik! Ini Bocoran Formula dan Kisaran Upah Minimum 2027

Buruh Minta Naik! Ini Bocoran Formula dan Kisaran Upah Minimum 2027

Bekaci | Kamis, 17 September 2026 | 10:15 WIB

×