Konsultasi: Investasi Apa yang Paling Menguntungkan?

Doddy Rosadi

Rabu, 28 Januari 2015 | 13:25 WIB
Konsultasi: Investasi Apa yang Paling Menguntungkan?
Ilustrasi: Investasi. (Shutterstock)

Suara.com - Halo Mbak Sari

Saya Wisnhu (29 tahun), karyawan di salah satu perusahaan kontraktor di Jakarta. Saya telah membaca beragam artikel tentang investasi. Saya ingin mengetahui investasi semacam Investasi Emas berjangka atau Reksadana Saham. Pemahaman saya tentang investasi semacam ini benar-benar awam. Tapi saya menemukan berbagai macam informasi kalau investasi reksadana sangat menjanjikan. Saya ingin bertanya berapa minimal uang yang harus saya investasikan di kedua jenis investasi itu.

Bagaimana dengan keuntungannya? Jika saya ada uang tabungan misalnya 20jt, cukupkah untuk memulai investasi itu? Lalu, di mana saya bisa membeli reksadana saham, apakah di bank atau di tempat lain? Kalau saya investasi Rp20 juta, mana yang lebih menguntungkan dala jangka pendek, emas berjangka atau reksadana saham?

Terima kasih
 
Salam kenal Mas Wisnhu,
Senang sekali mengetahui Anda begitu semangat untuk mempelajari jenis-jenis investasi. Begitu banyak artikel yang membahas jenis investasi, termasuk Reksadana dan Emas Berjangka. Khusus untuk Emas Berjangka, banyak pro dan kontra mengenai investasi ini.   Jadi saya akan bahas terlebih dahulu mengenai Emas Berjangka ini ya.

Emas berjangka merupakan istilah alternative untuk melakukan investasi emas tanpa harus memiliki fisik emasnya. Jual beli emas berjangka membutuhkan kontrak dengan jangka waktu tertentu. Harganya pun dinyatakan dalam surat kontrak. Investor hanya memperdagangkan kotrak atau perjanjian jual-beli emas di masa datang, namun tidak memegang fisik emas tersebut.  Karena kontrak berjangka merupakan investasi yang High Risk – High Return  (berisiko tinggi dengan kemungkinan untung tinggi pula), maka investasi ini lebih cocok untuk para investor yang berpengalaman.

Keuntungan diperoleh dari selisih harga emas. Jika harga emas pada tanggal kontrak lebih tinggi dari harga emas saat kontrak dibuat, para investor akan memperoleh keuntungan. Namun, jika harga lebih rendah, investor akan mengalami kerugian. Bisa dikatakan bahwa investasi emas berjangka memiliki risiko paling tinggi karena investor harus memperkirakan gerak harga emas ke depan. Transaksi dilakukan di BBJ (Bursa Berjangka Jakarta) dan bisa dilakukan secara on-line.

Di Indonesia, rata-rata broker lokal menetapkan modal yang relatif besar, yakni minimal Rp. 50 juta untuk dapat melakukan transaksi di pasar emas dunia. Akan tetapi Anda dapat pula melakukan sendiri trading emas secara on-line dengan modal kecil mulai dari Rp. 5 juta.

Memang investasi emas berjangka memiliki resiko yang cukup tinggi namun tidak menutup kemungkinan memiliki keuntungan yang tinggi juga, yang berasal dari selisih harga.  Jika Anda  bertransaksi dengan metode / cara yang benar, resiko tersebut dapat diminimalisir dengan menggunakan beberapa bantuan di software trading tersebut seperti stop loss yang dimana kerugian dapat ditekan sesuai yang kita mau dan tidak akan melebihi bahkan membuat margin nasabah habis. Yang jelas, Anda harus mengerti dan mempelajari dulu mengenai pergerakan harga emas sebelum memulai investasi, untuk menghindari aksi spekulasi.

Untuk Reksadana Saham, banyak sekali pilihan yang bisa Anda lakukan. Pembelian bisa melalui Manajer Investasi (bisa dicari di www.ojk.co.id atau www.idx.co.id) , bank yang menjadi perantara Manajer Investasi atau melalui supermarket Reksadana online. Pelajari dahulu historical data minimal 5 tahun ke belakang, berapa NAB dan persyaratan untuk melakukan transaksi. Pilihlah Reksadana dari Manajer Investasi yang sudah teruji dan memiliki reputasi yang baik, dan memiliki rata-rata return di atas IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan), meskipun biasanya harga per unitnya sudah tinggi.  Saat ini minimal investasi yang bisa dilakukan untuk membeli unit Reksadana adalah sebesar Rp. 100.000.

Terkait mengenai mana yang lebih menguntungkan, tentunya kembali kepada tujuan investasi, profil risiko, dan pengetahuan Anda mengenai investasi yang dipilih.

Selamat berinvestasi.
Sari Insaniwati, CFP
PT. Mitra Rencana Edukasi - Perencana Keuangan / Financial Planner
Website. www.mre.co.id, Portal. Kemandirian Finansial, Blog : Kemandirian Finansial Blog
Fanspage. MreFinancialBusinessAdvisory, Twitter. @mreindonesia
Google+. Kemandirian Finansial, Email. [email protected],
Youtube. Mitra Rencana Edukasi – MRE Indonesia
Visit : Workshop Smart Money Game

Artikel ini merupakan kerja sama suara.com dengan Mitra Rencana Edukasi Financial & Business Advisory.
Apabila anda ingin mengajukan pertanyaan seputar perencanaan keuangan, silakan kirim pertanyaan anda ke alamat [email protected].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Cerdas Mengatur Keuangan Pribadi agar Terhindar Jeratan Utang Sebelum Usia 35

Cara Cerdas Mengatur Keuangan Pribadi agar Terhindar Jeratan Utang Sebelum Usia 35

Bisnis | Jum'at, 23 Mei 2025 | 06:51 WIB

Terkini

Sengketa Aset Sekolah di Pamulang, Menteri PPPA Soroti Dampaknya terhadap Psikologis Anak

Sengketa Aset Sekolah di Pamulang, Menteri PPPA Soroti Dampaknya terhadap Psikologis Anak

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:21 WIB

5.417 Desa Ada di Sumut, 521 Desa Masuk Kategori Sangat Tertinggal

5.417 Desa Ada di Sumut, 521 Desa Masuk Kategori Sangat Tertinggal

Sumut | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:16 WIB

Sering Kagok saat Ada Rintangan Mendadak? Ini 3 Teknik Dasar Berkendara Motor yang Wajib Dikuasai

Sering Kagok saat Ada Rintangan Mendadak? Ini 3 Teknik Dasar Berkendara Motor yang Wajib Dikuasai

Otomotif | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Setelah 5 Laga Melempem, Messi Bawa Inter Miami Pesta 7 Gol

Setelah 5 Laga Melempem, Messi Bawa Inter Miami Pesta 7 Gol

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Hearts2Hearts dan Youth Culture yang Terus Berkembang, dari Gaya Hidup hingga Tren Makanan

Hearts2Hearts dan Youth Culture yang Terus Berkembang, dari Gaya Hidup hingga Tren Makanan

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:12 WIB

Gurihnya Bebek Goreng Mas Budi, Kuliner Lokal Semarang yang Tumbuh Bersama Ekosistem Digital

Gurihnya Bebek Goreng Mas Budi, Kuliner Lokal Semarang yang Tumbuh Bersama Ekosistem Digital

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:05 WIB

Alasan Wadirut GOTO Catherine Sutjahyo Mundur

Alasan Wadirut GOTO Catherine Sutjahyo Mundur

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:02 WIB

Boyfriend Material Banget! 5 Inspirasi Outfit Kekinian ala Song Kang

Boyfriend Material Banget! 5 Inspirasi Outfit Kekinian ala Song Kang

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:00 WIB

5 Rekomendasi Skin Tint SPF 50 untuk Proteksi UV Praktis, Wajah Auto Fresh

5 Rekomendasi Skin Tint SPF 50 untuk Proteksi UV Praktis, Wajah Auto Fresh

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:59 WIB

5 Kebiasaan yang Bikin Kamu Cepat Tua, Sering Dianggap Sepele

5 Kebiasaan yang Bikin Kamu Cepat Tua, Sering Dianggap Sepele

Sumut | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:54 WIB

×