Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Konsultasi: Investasi Apa yang Paling Menguntungkan?

Doddy Rosadi | Suara.com

Rabu, 28 Januari 2015 | 13:25 WIB
Konsultasi: Investasi Apa yang Paling Menguntungkan?
Ilustrasi: Investasi. (Shutterstock)

Suara.com - Halo Mbak Sari

Saya Wisnhu (29 tahun), karyawan di salah satu perusahaan kontraktor di Jakarta. Saya telah membaca beragam artikel tentang investasi. Saya ingin mengetahui investasi semacam Investasi Emas berjangka atau Reksadana Saham. Pemahaman saya tentang investasi semacam ini benar-benar awam. Tapi saya menemukan berbagai macam informasi kalau investasi reksadana sangat menjanjikan. Saya ingin bertanya berapa minimal uang yang harus saya investasikan di kedua jenis investasi itu.

Bagaimana dengan keuntungannya? Jika saya ada uang tabungan misalnya 20jt, cukupkah untuk memulai investasi itu? Lalu, di mana saya bisa membeli reksadana saham, apakah di bank atau di tempat lain? Kalau saya investasi Rp20 juta, mana yang lebih menguntungkan dala jangka pendek, emas berjangka atau reksadana saham?

Terima kasih
 
Salam kenal Mas Wisnhu,
Senang sekali mengetahui Anda begitu semangat untuk mempelajari jenis-jenis investasi. Begitu banyak artikel yang membahas jenis investasi, termasuk Reksadana dan Emas Berjangka. Khusus untuk Emas Berjangka, banyak pro dan kontra mengenai investasi ini.   Jadi saya akan bahas terlebih dahulu mengenai Emas Berjangka ini ya.

Emas berjangka merupakan istilah alternative untuk melakukan investasi emas tanpa harus memiliki fisik emasnya. Jual beli emas berjangka membutuhkan kontrak dengan jangka waktu tertentu. Harganya pun dinyatakan dalam surat kontrak. Investor hanya memperdagangkan kotrak atau perjanjian jual-beli emas di masa datang, namun tidak memegang fisik emas tersebut.  Karena kontrak berjangka merupakan investasi yang High Risk – High Return  (berisiko tinggi dengan kemungkinan untung tinggi pula), maka investasi ini lebih cocok untuk para investor yang berpengalaman.

Keuntungan diperoleh dari selisih harga emas. Jika harga emas pada tanggal kontrak lebih tinggi dari harga emas saat kontrak dibuat, para investor akan memperoleh keuntungan. Namun, jika harga lebih rendah, investor akan mengalami kerugian. Bisa dikatakan bahwa investasi emas berjangka memiliki risiko paling tinggi karena investor harus memperkirakan gerak harga emas ke depan. Transaksi dilakukan di BBJ (Bursa Berjangka Jakarta) dan bisa dilakukan secara on-line.

Di Indonesia, rata-rata broker lokal menetapkan modal yang relatif besar, yakni minimal Rp. 50 juta untuk dapat melakukan transaksi di pasar emas dunia. Akan tetapi Anda dapat pula melakukan sendiri trading emas secara on-line dengan modal kecil mulai dari Rp. 5 juta.

Memang investasi emas berjangka memiliki resiko yang cukup tinggi namun tidak menutup kemungkinan memiliki keuntungan yang tinggi juga, yang berasal dari selisih harga.  Jika Anda  bertransaksi dengan metode / cara yang benar, resiko tersebut dapat diminimalisir dengan menggunakan beberapa bantuan di software trading tersebut seperti stop loss yang dimana kerugian dapat ditekan sesuai yang kita mau dan tidak akan melebihi bahkan membuat margin nasabah habis. Yang jelas, Anda harus mengerti dan mempelajari dulu mengenai pergerakan harga emas sebelum memulai investasi, untuk menghindari aksi spekulasi.

Untuk Reksadana Saham, banyak sekali pilihan yang bisa Anda lakukan. Pembelian bisa melalui Manajer Investasi (bisa dicari di www.ojk.co.id atau www.idx.co.id) , bank yang menjadi perantara Manajer Investasi atau melalui supermarket Reksadana online. Pelajari dahulu historical data minimal 5 tahun ke belakang, berapa NAB dan persyaratan untuk melakukan transaksi. Pilihlah Reksadana dari Manajer Investasi yang sudah teruji dan memiliki reputasi yang baik, dan memiliki rata-rata return di atas IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan), meskipun biasanya harga per unitnya sudah tinggi.  Saat ini minimal investasi yang bisa dilakukan untuk membeli unit Reksadana adalah sebesar Rp. 100.000.

Terkait mengenai mana yang lebih menguntungkan, tentunya kembali kepada tujuan investasi, profil risiko, dan pengetahuan Anda mengenai investasi yang dipilih.

Selamat berinvestasi.
Sari Insaniwati, CFP
PT. Mitra Rencana Edukasi - Perencana Keuangan / Financial Planner
Website. www.mre.co.id, Portal. Kemandirian Finansial, Blog : Kemandirian Finansial Blog
Fanspage. MreFinancialBusinessAdvisory, Twitter. @mreindonesia
Google+. Kemandirian Finansial, Email. [email protected],
Youtube. Mitra Rencana Edukasi – MRE Indonesia
Visit : Workshop Smart Money Game

Artikel ini merupakan kerja sama suara.com dengan Mitra Rencana Edukasi Financial & Business Advisory.
Apabila anda ingin mengajukan pertanyaan seputar perencanaan keuangan, silakan kirim pertanyaan anda ke alamat [email protected].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Cerdas Mengatur Keuangan Pribadi agar Terhindar Jeratan Utang Sebelum Usia 35

Cara Cerdas Mengatur Keuangan Pribadi agar Terhindar Jeratan Utang Sebelum Usia 35

Bisnis | Jum'at, 23 Mei 2025 | 06:51 WIB

Terkini

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:08 WIB

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:48 WIB

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:10 WIB

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:04 WIB

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:59 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:45 WIB

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:43 WIB

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:39 WIB