Garuda Lirik Eropa Buka Rute Bebas Visa

Ardi Mandiri

Sabtu, 21 Maret 2015 | 01:17 WIB
Garuda Lirik Eropa Buka Rute Bebas Visa
Garuda Indonesia

Suara.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk melirik pasar Eropa untuk membuka rute-rute baru terkait pembebasan visa 30 negara di seluruh dunia untuk kunjungan singkat ke Indonesia.

Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo usai konferensi pers yang bertajuk "Analyst Meeting" di Jakarta, Jumat (20/3/2015), menyebutkan negara-negara Eropa yang dijadikan prioritas, di antaranya Inggris, Belanda, Prancis dan Jerman.

"Kita sedang melakukan studi di negara prioritas, selama ini kita sudah mulai di Inggris dan Belanda nanti kita akan pertimbangkan Prancis dan Jerman," katanya.

Menurut Arif, pasar Eropa sangat potensial karena rata-rata tingkat keterisian (load factor) 80 persen, karena itu pihaknya juga akan menambah frekuensi.

"Dari empat (hari dalam seminggu), menjadi lima kemudian menjadi 'daily' (harian). Kita akan pertimbangkan beberapa kota baru, seperti Paris, dan Eropa Timur," katanya.

Mantan Direktur Utama Maskapai Citilink itu menuturkan faktor pendukung lainnya dalam rencana pembukaan rute ke Eropa, yakni maskapai Garuda diminati wisatawan asing.

"Ternyata yang naik Garuda itu rata-rata orang asing, berarti sangat 'acceptable' (dapat diterima) di internasional," katanya.

Namun, Arif menilai yang masih menjadi kendala saat ini adalah terkait berat maksimum lepas landas (maximum take off weight/ MTOW) pesawat Boeing 777 yang belum sesuai, yakni penerbangan langsung ke Eropa maksimal MTOW 336 ton, sementara Garuda masih di angka 351 ton.

"Jadi enggak bisa full karena kita masih ada pembatasan di bawah MTOW itu," katanya.

Namun, dia mengatakan pihaknya menyambut positif pembebasan visa 30 negara tersebut karena bisa meningkatkan jumlah penumpang, terutama untuk kegiatan rekreasi "leisure".

Dia menargetkan dengan pembebasan visa 30 negara tersebut, penerbangan internasional diharapkan meningkat 10 persen dari yang saat ini sudah menyumbang 35 persen.

"Pembebasan visa insentif yang bagus buat kita, juga untuk mendatangkan devisa karena rupiah turut menguat," katanya.

Berdasarkan hasil rapat koordinasi yang digelar Kementerian Koordinator Perekonomian, disepakati pemberian bebas visa kunjungan singkat ke Indonesia untuk 30 negara, di antaranya Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, Amerika Serikat, Kanada, Selandia Baru, Meksiko, dan Rusia.

Kemudian, Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Italia, Spanyol, Swiss, Belgia, Swedia, Austria, Denmark, Norwegia, Finlandia, dan Polandia. Selanjutnya, Hungaria, Ceko, Qatar, Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, Oman, serta Afrika Selatan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Tiket Garuda Rute Jakarta-Timika Rp12 Juta

Harga Tiket Garuda Rute Jakarta-Timika Rp12 Juta

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2015 | 08:47 WIB

Seorang Bayi Ikut dalam Pesawat Garuda yang Tergelincir di Lombok

Seorang Bayi Ikut dalam Pesawat Garuda yang Tergelincir di Lombok

News | Selasa, 03 Februari 2015 | 21:12 WIB

Terkini

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

News | Senin, 14 September 2026 | 19:41 WIB

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:34 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:32 WIB

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

News | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:26 WIB

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:23 WIB

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:22 WIB

×