Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Kebutuhan Pokok Mengalami Defisit Neraca Perdagangan

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 15 April 2015 | 15:22 WIB
Kebutuhan Pokok Mengalami Defisit Neraca Perdagangan
Warga memilih daging [Antara/Rahmad]
Badan Pusat Statistik mencatat beberapa kebutuhan pokok masyarakat mengalami defisit neraca perdagangan dengan negara lain. Hal ini terlihat dari impor kebutuhan pokok indonesia lebih besar dibandingkan ekspor dalam periode kuartal pertama 2015.

"Contohnya pada komoditas gandum dengan nilai defisit 518,10 juta dollar AS. Impor gandum kita masih tinggi sampai saat ini, karena banyak pangan yang berbahan gandum sehingga bahan baku masih impor," kata Kepala BPS Suryamin di kantor BPS, Jakarta,  Rabu (15/4/2015).

Selain itu, defisit perdagangan juga terjadi pada komoditas bawang putih dan daging sapi dengan nilai masing-masing sebesar 75,24 juta dollar AS dan  47,52 juta dollar AS. Sementara cabai, bawang merah, dan tepung terigu masing-masing 7,41 juta dollar AS, 1,69 juta dollar AS dan 850 ribu dollar AS.

"Angkanya tidak terlalu besar karena sebagian kita masih bisa mencukupinya dari dalam negeri. Tetapi kalau bawang putih angkanya terus meningkat, karena kita untuk bawang putih masih andalkan impor sepenuhnya," katanya.

Komoditas lainnya, gula, yang tercatat mengalami defisit perdagangan senilai 345,13 juta dollar AS. Disusul kedelai dengan defisit mencapai 292,81 juta dollar AS dan komoditas jagung defisit sebesar 248,33 juta dollar AS. 

"Kita masih impor kedelai karena banyak petani yang enggan menanam kedelai karena kepastian harga yang belum menentu. Jadi mereka masih itung-itungan. Kalau impor jagung itu hanya untuk bahan makanan untuk ternak lebih banyaknya," kata Suryamin. 

Selanjutnya, BPS menyebutkan Indonesia masih mengimpor beras sebanyak 7.912 ton senilai 3,1 juta dollar AS pada Februari 2015. Turun dibandingkan sebulan sebelumnya yaitu 16.600 ton atau  8,3 juta dollar AS.  Nilai defisit neraca perdagangan beras periode kuartal I 2015 sebesar 29,19 juta dollar AS.  

Suryamin menyebutkan beras yang diimpor bukanlah yang biasa dikonsumsi sehari-hari oleh masyarakat. Beras tersebut adalah beras khusus yang memang belum bisa diproduksi di dalam negeri.

"Beras yang diimpor itu memiliki kriteria khusus. Ada jenis-jenisnya dan hampir semua itu tidak bisa diperoleh di dalam negeri. Impor beras untuk bibit, kebutuhan restoran Jepang, India, restoran Vietnam yang menyajikan makanan dengan beras khusus dan hanya bisa didatangkan dari luar negeri. Impor beras pun untuk tepung dan ada kebutuhan bagi penderita penyakit tertentu, seperti diabetes, dan lainnya," katanya.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Sembako Ikut Naik

Harga Sembako Ikut Naik

Foto | Selasa, 31 Maret 2015 | 11:25 WIB

Jelang Tahun Baru, Harga Bahan Pokok Melambung

Jelang Tahun Baru, Harga Bahan Pokok Melambung

Bisnis | Senin, 29 Desember 2014 | 02:46 WIB

Kenaikan Harga Bahan Pokok

Kenaikan Harga Bahan Pokok

Foto | Kamis, 20 November 2014 | 11:45 WIB

SBY: Kenaikan Harga Selama Ramadan Harus Dikelola

SBY: Kenaikan Harga Selama Ramadan Harus Dikelola

Bisnis | Senin, 30 Juni 2014 | 11:43 WIB

Pedagang: Hampir Semua Harga Kebutuhan Pokok Naik

Pedagang: Hampir Semua Harga Kebutuhan Pokok Naik

Bisnis | Jum'at, 27 Juni 2014 | 13:39 WIB

Pedagang: Produsen Menaikkan Harga, Kami Hanya Mengikuti

Pedagang: Produsen Menaikkan Harga, Kami Hanya Mengikuti

Bisnis | Sabtu, 14 Juni 2014 | 14:00 WIB

Terkini

Prabowo Minta Anak 1 SD Belajar Bahasa Asing, DPR Ingatkan Tantangan Guru dan Fasilitas

Prabowo Minta Anak 1 SD Belajar Bahasa Asing, DPR Ingatkan Tantangan Guru dan Fasilitas

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Danantara Ingatkan Semua Pihak Jaga Ekonomi Tetap Kondusif demi Tarik Investor

Danantara Ingatkan Semua Pihak Jaga Ekonomi Tetap Kondusif demi Tarik Investor

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Cerita di Balik Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi, Dari Refleksi Kemerdekaan Hingga Obrolan Politik

Cerita di Balik Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi, Dari Refleksi Kemerdekaan Hingga Obrolan Politik

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:48 WIB

Prabowo: Prabowonomics Sebenarnya Marhaenisme, PDIP Sulit Tak Mendukung

Prabowo: Prabowonomics Sebenarnya Marhaenisme, PDIP Sulit Tak Mendukung

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Anggaran MBG di RABPN 2027 Sejumlah Rp240 Triliun

Anggaran MBG di RABPN 2027 Sejumlah Rp240 Triliun

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:44 WIB

Target 150 Ribu Siswa Sekolah Rakyat Disorot, Dinilai Abaikan Akar Ketimpangan

Target 150 Ribu Siswa Sekolah Rakyat Disorot, Dinilai Abaikan Akar Ketimpangan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:41 WIB

PT KIMA Siap Eksekusi Lahan Sengketa Usai Menang di Mahkamah Agung

PT KIMA Siap Eksekusi Lahan Sengketa Usai Menang di Mahkamah Agung

Sulsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:38 WIB

Kisah di Balik Video Viral Kakek Roy Kebingungan di Halte Cawang Transjakarta

Kisah di Balik Video Viral Kakek Roy Kebingungan di Halte Cawang Transjakarta

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:37 WIB

4 Shio Beruntung Besok 15 Agustus 2026, Akhir Pekan Dipenuhi Energi Positif

4 Shio Beruntung Besok 15 Agustus 2026, Akhir Pekan Dipenuhi Energi Positif

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Bakal Ditinggal Orang Dekat: Saya Mencintai Dia

Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Bakal Ditinggal Orang Dekat: Saya Mencintai Dia

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:35 WIB

×