Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Beras Surplus, Kementan: Indonesia Tak Perlu Impor Beras

Siswanto | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 12 Mei 2015 | 19:00 WIB
Beras Surplus, Kementan: Indonesia Tak Perlu Impor Beras
Suasana para pedagang beras di Pasar Beras Cipinang, Jakarta, Jumat (20/2). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pemerintah berencana membuka keran impor beras menjelang bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri 2015. Hal ini dilakukan untuk menjaga kebutuhan beras nasional.

Menanggapi hal tersebut, Dirjen Tanam dan Pangan Kementerian Pertanian Sembiring mengatakan opsi membuka impor beras dirasa belum perlu dilakukan karena stok beras nasional diperkirakan surplus hingga Juni 2015. Sementara realisasi tanam padi pada Oktober hingga Maret 2014 meningkat 109 persen dari tahun lalu.

Meski demikian, Kementerian Pertanian akan mengawasi pasar dan pembenahan di sistem distribusinya agar tidak terjadi permainan harga.

“Kalau cukup kenapa harus impor. Kan kasihan petani yang sudah kita dorong-dorong untuk produksi tetapi pemerintah impor. Beras mereka akhirnya tidak terserap. Kasihan semangat mereka menanam padi jadi terpatahkan,” kata Sembiring di Jakarta, Selasa (12/5/2015).

Kementan mengklaim stok beras nasional aman hingga menjelang lebaran. Tercatat, perkiraan stok beras nasional selama tiga bulan terakhir pada Maret yakni sekitar 6,8 juta ton, April 5,2 juta ton, dan Mei 3,6 juta ton.

“Saya yakin , kalau melihat hasilnya seperti ini, artinya kita belum perlu melakukan impor,” katanya.

Keyakinan tersebut diperkuat dengan adanya optimalisasi pembukaan lahan sawah baru yang diperkirakan akan menambah produksi 700 hektar, termasuk adanya perbaikan lahan irigasi. Sembiring mengakui bahwa selama ini produksi beras nasional karena sempitnya lahan dan sistem irigasi yang baik.

“Kita bukannya menolak tapi ini masukan saja, dari pada harus impor mendingan perbaiki sistem irigasi kita supaya petani bisa bekerja lebih maksimal. Kendala petani selama ini itu. Tapi dengan adanya pembukaan lahan sawah baru ini kita tidak perlu impor. Kasihan petani kita nanti semangatnya patah,” kata dia.

Berdasarkan luas tanam dan sejumlah upaya swasembada pangan, Kementan optimistis produksi gabah nasional akan sesuai dengan target yang sudah ditetapkan oleh pemerintah tahun ini sehingga tak perlu mengandalkan impor beras dari negara-negara lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

INDEF: Impor Beras Boleh, Asalkan Peran Bulog Sudah Benar

INDEF: Impor Beras Boleh, Asalkan Peran Bulog Sudah Benar

News | Jum'at, 08 Mei 2015 | 16:26 WIB

Jaga Stok Beras Jelang Puasa, Izin Impor Bulog Segera Terbit

Jaga Stok Beras Jelang Puasa, Izin Impor Bulog Segera Terbit

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2015 | 13:25 WIB

Jelang Lebaran, JK Beri Sinyal Buka Kran Impor Beras

Jelang Lebaran, JK Beri Sinyal Buka Kran Impor Beras

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2015 | 14:48 WIB

Mentan Optimis Indonesia Tidak Impor Beras Tahun Ini

Mentan Optimis Indonesia Tidak Impor Beras Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 23 April 2015 | 05:53 WIB

Mentan Yakin Indonesia 'Banjir' Beras Akhir Tahun Nanti

Mentan Yakin Indonesia 'Banjir' Beras Akhir Tahun Nanti

Bisnis | Senin, 20 April 2015 | 03:46 WIB

Terkini

Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB

Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:34 WIB

BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak

BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:08 WIB

Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T

Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:46 WIB

Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?

Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:31 WIB

Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos

Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:19 WIB

Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional

Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:09 WIB

Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?

Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:00 WIB

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:54 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:35 WIB

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:20 WIB