Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.720.000
Beli Rp2.590.000
IHSG 6.254,966
LQ45 624,682
Srikehati 305,457
JII 377,425
USD/IDR 17.715

Harga Minyak Dunia Melonjak

Ririn Indriani

Jum'at, 22 Mei 2015 | 07:03 WIB
Harga Minyak Dunia Melonjak

Suara.com - Harga minyak global melonjak pada Kamis (21/5/2015) atau Jumat (22/5/2015) pagi waktu Indonesia, karena penurunan persediaan dan produksi minyak mentah AS menimbulkan harapan pengurangan dalam kelebihan pasokan global.

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli naik 1,74 dolar AS menjadi berakhir pada 60,72 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange, setelah menguat sekitar satu dolar pada Rabu.

Minyak mentah Brent North Sea untuk penyerahan Juli, patokan global, ditutup pada 66,54 dolar AS per barel di perdagangan London, melompat 1,51 dolar AS dari penyelesaian Rabu.

Reli minyak bumi "didukung oleh keyakinan kuat bahwa kenaikan permintaan dan penurunan produksi minyak serpih akan diterjemahkan ke dalam harga yang lebih tinggi," kata Tim Evans dari Citi Futures.

Pasar minyak menguat untuk hari kedua karena laporan mingguan persediaan minyak Departemen Energi AS pada Rabu menunjukkan persediaan minyak mentah AS jatuh untuk ketiga minggu berturut-turut, sebesar 2,7 juta barel, lebih besar dari perkiraan para analis, dan produksi minyak mentah AS turun 112.000 barel per hari.

"Saya hanya belum melihat apa pun untuk membenarkan kenaikan ini. Laporan kemarin sedikit 'bullish' tetapi tidak banyak," kata James Williams dari WTRG Economics.

"Orang-orang bisa melihat itu sebagai sebuah tanda bahwa produksi akan turun sedikit, tetapi ada tanda-tanda bahwa beberapa perusahaan akan mulai melakukan pengeboran lagi. Jadi tidak akan ada penurunan besar dalam produksi AS yang akan membenarkan pergerakan kenaikan harga lebih besar." Kenaikan harga minyak terjadi meski data manufaktur buruk di Tiongkok, zona euro dan Amerika Serikat.

"Pelemahan sekarang diharapkan akan dikelola oleh kebijakan-kebijakan uang longgar gubernur bank-bank sentral, dengan pertumbuhan melonjak kemudian," kata Evans.

"Ini adalah 'berita buruk adalah berita baik' klasik yang logis, tetapi dalam pandangan kami kurangnya percepatan ekonomi saat ini berarti bahwa pertumbuhan permintaan minyak cenderung menjadi rendah." Risalah Federal Reserve dari pertemuan kebijakan moneter April yang dirilis pada Rabu menyatakan The Fed akan menunda kenaikan suku bunga yang telah diperkirakan pada Juni, karena data ekonomi AS lesu.

Dolar jatuh karena prospek kenaikan suku bunga ditangguhkan, membuat minyak mentah yang dihargakan dalam dolar lebih menarik bagi para pembeli yang menggunakan mata uang lemah.

Para analis mengatakan bahwa harga minyak juga didukung oleh kekhawatiran geopolitik, termasuk kerusuhan di Yaman dan kemajuan kelompok pemberontah Negara Islam (IS) di Suriah dan Irak. (Antara/AFP)

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Dihujat Pakai Hijab Modifikasi, Ini Kata Melly Goeslaw

Orang Ini Kehilangan Rp184 Triliun Hanya Dalam Waktu Setengah Jam

Temuan Beras Plastik di Bekasi Dikecam Berbagai Negara

Kisah 1 Juta 'Suku Tikus' di Beijing

Luka Bedah Caesar Terbuka, Lambung dan Usus Ibu Ini Terburai

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penurunan Persediaan Minyak AS Kerek Harga Minyak Dunia

Penurunan Persediaan Minyak AS Kerek Harga Minyak Dunia

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2015 | 07:28 WIB

Pagi Ini, Harga Minyak Dunia Turun

Pagi Ini, Harga Minyak Dunia Turun

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2015 | 08:10 WIB

Terkini

DJP Klaim Anggaran Pajak Indonesia Lebih Murah dari China

DJP Klaim Anggaran Pajak Indonesia Lebih Murah dari China

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:34 WIB

Banyak yang Mundur dari Manajer Kopdes Merah Putih, Ada Denda Rp100 Juta hingga Penempatan Diacak?

Banyak yang Mundur dari Manajer Kopdes Merah Putih, Ada Denda Rp100 Juta hingga Penempatan Diacak?

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:31 WIB

B50 Resmi Meluncur Juli 2026, ESDM Pastikan Stok Minyak Goreng Tetap Aman

B50 Resmi Meluncur Juli 2026, ESDM Pastikan Stok Minyak Goreng Tetap Aman

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:21 WIB

Bos Baru Danantara dari WNA Tuai Polemik, Pakar: Yang Penting Kompeten, Bukan Paspor

Bos Baru Danantara dari WNA Tuai Polemik, Pakar: Yang Penting Kompeten, Bukan Paspor

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:15 WIB

Harga Pertamax Cs Berpotensi Turun, ESDM Beri Kabar Baik untuk Kantong Masyarakat

Harga Pertamax Cs Berpotensi Turun, ESDM Beri Kabar Baik untuk Kantong Masyarakat

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:51 WIB

Bea Cukai Ungkap BYD & Wuling Biang Kerok 10.000 Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok

Bea Cukai Ungkap BYD & Wuling Biang Kerok 10.000 Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:47 WIB

90 Juta Produk UMKM RI Laku di Luar Negeri, Ternyata Ini Rahasianya

90 Juta Produk UMKM RI Laku di Luar Negeri, Ternyata Ini Rahasianya

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:46 WIB

Danantara Pegang Kendali Ekspor Sawit, Pemerintah Ubah Total Tata Kelola CPO Nasional

Danantara Pegang Kendali Ekspor Sawit, Pemerintah Ubah Total Tata Kelola CPO Nasional

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:25 WIB

Rupiah Terkapar ke Rp17.762 per Dolar AS, Investor Tunggu Putusan The Fed dan BI

Rupiah Terkapar ke Rp17.762 per Dolar AS, Investor Tunggu Putusan The Fed dan BI

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:53 WIB

Purbaya Bongkar Masalah Era Sri Mulyani, Pegawai Pajak dan Bea Cukai Sulit Kerja Sama

Purbaya Bongkar Masalah Era Sri Mulyani, Pegawai Pajak dan Bea Cukai Sulit Kerja Sama

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:41 WIB