Pakar: Mohon Maaf, Kedaulatan Pangan Jokowi Masih Wacana

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 25 Mei 2015 | 16:09 WIB
Pakar: Mohon Maaf, Kedaulatan Pangan Jokowi Masih Wacana
Petani mengalami kekeringan di Kampung Cijulang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (11/9). [Antara/Adeng Bustomi]

Suara.com - Presiden Joko Widodo menargetkan dalam tiga hingga lima tahun ke depan, Indonesia sudah bisa mencapai kedaulatan pangan. Tapi kenyataannya, sekarang bangsa ini justru masuk dalam fase krisis pangan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Guru Besar Institute Pertanian Bogor Dwi Andreas Santoso dalam diskusi Pangan Kita di Jakarta, Senin (25/5/2015).

Dwi menilai program Nawa Cita pemerintah baru sebatas wacana.

“Mohon maaf, kedaulatan pangan sampai sekarang masih wacana dan sangat indah untuk diucapkan. Dalam kenyataannya sampai sekarang masih jauh dari program-program yang dicanangkan tersebut. Ini akan menjadi sebuah problem,” kata dia.

Itu sebabnya, Dwi meminta pemerintah segera membangun infrastruktur dan memperbaiki sektor hulu agar kedaulatan pangan benar-benar tercapai.

“Pembangunan hulu memang sudah dilakukan tapi masih ada yang miss. Misalnya, pembangunan bendungan yang rencananya akan dibangun di Bogor. Ketika kita membangun bendungan nanti airnya dari mana? Karena di atasnya rusak. Harusnya di atasnya dibangun dulu, taman-taman dulu. Ketika membangun bendungan, harus memperhatikan infrastruktur lainnya. Airnya darimana kalau di atas bendungan rusak. Jadi harus dibangun fasilitas lain, khawatir bendungan tidak bisa digunakan. Jadi harus ada perencanaan sangat matang,” katanya.

Dwi mengatakan perencanaan yang kurang matang malah menimbulkan masalah baru. Hal ini, katanya, akan terus menjadi penghambat pemerintah dalam mencapai kedaulatan pangan dan menyelesaikan krisis pangan.

“Nanti, kan kalau sudah dibangun bendungan airnya keluar atau tidak malah jadi masalah baru lagi. Nanti Kementerian Pertanian jadi bingung lagi. Jadi ke depan komunikasi dan perencanaan yang baik harus dipersiapkan dengan matang. Agar pemerintah tidak terus berkutat mengurusi masalah yang itu-itu saja,” kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tim Harga Pangan Diminta Transparan dan Sinergis

Tim Harga Pangan Diminta Transparan dan Sinergis

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2015 | 13:37 WIB

Pertemuan 100 Ahli Pangan

Pertemuan 100 Ahli Pangan

Foto | Senin, 30 Maret 2015 | 12:11 WIB

Alih Fungsi Sawah Jadi Permukiman Akan Dibatasi

Alih Fungsi Sawah Jadi Permukiman Akan Dibatasi

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2015 | 14:48 WIB

Swasembada Pangan Bisa Dicapai dengan Sejumlah Syarat

Swasembada Pangan Bisa Dicapai dengan Sejumlah Syarat

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2015 | 13:42 WIB

Terkini

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:00 WIB

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Sport | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:52 WIB

×