Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

2014, BI Catatkan Surplus Rp41 Triliun

Siswanto | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Senin, 25 Mei 2015 | 18:25 WIB
2014, BI Catatkan Surplus Rp41 Triliun
Suasana transaksi pertukaran nilai mata uang asing terhadap rupiah di salah satu gerai Money Changer di Jakarta, Senin (11/5). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Bank Indonesia mengumumkan laporan keuangan tahun 2014. Dalam laporan keuangan tersebut, di tahun lalu BI mencatatkan surplus senilai Rp41,23 triliun. Surplus mengalami kenaikan sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya sekitar Rp37,4 triliun.

Direktur Eksekutif Departemen Keuangan Interen BI Mubarakah mengatakan surplus bersih tersebut didorong oleh penghasilan kebijakan moneter yang mencapai Rp89,08 yang naik dari tahun sebelumnya Rp68,54 triliun.

"Surplus sebelum pajak capai Rp55,09 triliun. Kami sebagai lembaga juga bayar pajak ke pemerintah tahun lalu senilai Rp13,87 triliun. Terkait penghasilan kebijakan moneter. Jadi sebetulnya untuk pelaksanaan kebijakan moneter bentuknya macam-macam, ada yang mendatangkan penerimaan, salah satunya intervensi. Ada keuntungan sebesar kurs jual valuta asing dikurangi average cost,” kata Mubarakah di Jakarta, Senin (25/5/2015).

Selain itu, Mubarakah merinci jumlah penghasilan yang diperoleh bank sentral pada tahun lalu mencapai Rp93,1 triliun atau tumbuh 30,9 persen dari tahun 2013 yang senilai Rp71,11 triliun.

Sementara itu, jumlah beban BI sepanjang 2014 mencapai Rp38 triliun atau naik 31,4 persen dari tahun sebelumnya Rp28,9 triliun.

BI pun menanggung beban secara keseluruhan dalam laporan keuangan tahunan 2014 tercatat Rp38 triliun, naik Rp9,08 triliun dari posisi akhir 2013 yang tercatat Rp28,92 triliun. Sama seperti tahun sebelumnya, pada tahun 2014, BI kembali mencatat surplus yaitu Rp41,23 triliun, naik dari posisi 2013 Rp37,41 triliun.

"Total bebannya pada 2014 sebesar Rp38 triliun," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

2014, Aset Bank Indonesia Naik Rp164 Triliun

2014, Aset Bank Indonesia Naik Rp164 Triliun

Bisnis | Senin, 25 Mei 2015 | 18:20 WIB

BI Tegaskan Tidak Ada Intervensi Pemerintah

BI Tegaskan Tidak Ada Intervensi Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2015 | 11:44 WIB

BI Gencar Dorong Gerakan Transaksi Non Tunai

BI Gencar Dorong Gerakan Transaksi Non Tunai

Bisnis | Selasa, 14 April 2015 | 14:52 WIB

Terkini

Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta

Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:03 WIB

Rekening Warga Diblokir Gegara Masalah Pajak, saat Pejabat Pajak Diduga Korupsi

Rekening Warga Diblokir Gegara Masalah Pajak, saat Pejabat Pajak Diduga Korupsi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:00 WIB

Lampaui Tahun Lalu, INABUYER 2026 Catat Potensi Transaksi Rp2,2 Triliun

Lampaui Tahun Lalu, INABUYER 2026 Catat Potensi Transaksi Rp2,2 Triliun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:49 WIB

Wall Street Justru Merosot Meski Adanya Harapan Perang AS-Iran Damai

Wall Street Justru Merosot Meski Adanya Harapan Perang AS-Iran Damai

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:48 WIB

AS Ganggu Gencatan Senjata dengan Iran, Harga Minyak Balik ke Level US$100

AS Ganggu Gencatan Senjata dengan Iran, Harga Minyak Balik ke Level US$100

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:39 WIB

15 Juta Penduduk Usia Produktif Belum Punya Rekening Bank

15 Juta Penduduk Usia Produktif Belum Punya Rekening Bank

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:29 WIB

Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Naik, UBS Justru Turun!

Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Naik, UBS Justru Turun!

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:19 WIB

Menebak IHSG di Tengah Silang Sengkarut Geopolitik Global dan Rekor Bursa Asia

Menebak IHSG di Tengah Silang Sengkarut Geopolitik Global dan Rekor Bursa Asia

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 06:59 WIB

Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran

Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:30 WIB

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:35 WIB