Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

Legislator: Kembali ke OPEC Sangat Mustahil Terwujud

Arsito Hidayatullah

Sabtu, 06 Juni 2015 | 16:01 WIB
Legislator: Kembali ke OPEC Sangat Mustahil Terwujud
Ilustrasi cadangan migas Indonesia. [Antara]

Suara.com - Anggota Komisi VII DPR RI, Kurtubi, berpendapat bahwa upaya Indonesia untuk kembali menjadi anggota organisasi negara pengekspor minyak dunia (OPEC) mustahil bisa terwujud.

"Pemerintah sekarang ingin kembali menjadi anggota OPEC. Ini ibarat mimpi di siang bolong. Produksi minyak kita sangat rendah, impornya malah besar," ujar Kurtubi, ketika ditemui di Jakarta, Sabtu (6/6/2015).

Menurut Kurtubi, apabila pemerintah ingin kembali menjadi anggota OPEC, maka harus diawali dengan pembenahan sistem tata kelola migas yang dianggapnya sangat kacau.

Melalui pembenahan tersebut, menurut Kurtubi, maka iklim investasi akan dapat membaik. Itu juga akan berdampak pada peningkatan penemuan cadangan minyak dan gas, sehingga bisa meningkatkan produksi dalam negeri.

"Kalau mau jadi anggota peninjau, ya, tidak masalah. Tapi kita jadi tidak punyak hak suara untuk berbicara. Siapa pun bisa kalau cuma jadi peninjau," tukas legislator dari Fraksi Partai Nasdem tersebut.

Kurtubi menjelaskan, ketika masih menjadi anggota OPEC, produksi minyak Indonesia diketahui sangat tinggi, bahkan mencapai 1,5 juta barel per hari.

"Tapi sekarang 60 persen kebutuhan minyak kita harus impor. Masyarakat harus tahu itu. Sekarang produksinya turun terus karena salah kelola, bukan karena minyak buminya tidak ada," ujarnya menambahkan.

Berdasarkan data yang diketahuinya, Kurtubi memperkirakan bahwa potensi kandungan minyak dan gas di Indonesia mencapai 80 miliar barel, baik yang terletak di laut maupun darat. Oleh karenanya, dia berharap pemerintah meninjau kembali keputusan tersebut, dan memilih melakukan pembenahan sistem tata kelola migas yang dinilai menjadi akar permasalahan industri migas di Indonesia. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ekonom Sebut SBY Ikut Andil Bikin Carut Marut Sektor Migas

Ekonom Sebut SBY Ikut Andil Bikin Carut Marut Sektor Migas

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2015 | 19:37 WIB

DPR: Percuma Masuk OPEC Kalau Cuma Jadi Kambing Congek

DPR: Percuma Masuk OPEC Kalau Cuma Jadi Kambing Congek

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2015 | 18:25 WIB

Di Konferensi OPEC, Iran Tawarkan Konsendat dan LPG ke Indonesia

Di Konferensi OPEC, Iran Tawarkan Konsendat dan LPG ke Indonesia

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2015 | 11:57 WIB

Indonesia Akan Kembali Bergabung dengan OPEC

Indonesia Akan Kembali Bergabung dengan OPEC

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2015 | 11:07 WIB

Terkini

Harga Emas dan Perak Terperosok, Ada Apa dengan Pasar Global?

Harga Emas dan Perak Terperosok, Ada Apa dengan Pasar Global?

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:11 WIB

Berhasil Kantongi Utang Rp301 T dari China, Purbaya Langsung Dapat Gelar Profesor!

Berhasil Kantongi Utang Rp301 T dari China, Purbaya Langsung Dapat Gelar Profesor!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:58 WIB

Pengusaha Jasa Kurir Janji Ikut Tekan Biaya Logistik Nasional yang Masih Tinggi

Pengusaha Jasa Kurir Janji Ikut Tekan Biaya Logistik Nasional yang Masih Tinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:55 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Naik, UBS dan Galeri 24 Stabil

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Naik, UBS dan Galeri 24 Stabil

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:44 WIB

BTN Pertimbangkan Lakukan Buyback Saham, Berapa Nilainya?

BTN Pertimbangkan Lakukan Buyback Saham, Berapa Nilainya?

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:08 WIB

Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Rp2.673.000/Gram Hari Ini

Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Rp2.673.000/Gram Hari Ini

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:01 WIB

Jepang dan Jerman Kekurangan Pekerja, Pemerintah Siapkan Talenta RI

Jepang dan Jerman Kekurangan Pekerja, Pemerintah Siapkan Talenta RI

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:54 WIB

Nilai Tukar Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini, Nyaris ke Level Rp18.000

Nilai Tukar Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini, Nyaris ke Level Rp18.000

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:48 WIB

Jalur Selat Hormuz Mulai Normal, Harga Minyak Dunia Semakin Murah Jadi USD 76,71

Jalur Selat Hormuz Mulai Normal, Harga Minyak Dunia Semakin Murah Jadi USD 76,71

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:41 WIB

Selat Hormuz Dibuka, Tarif Sewa Kapal Tanker Meroket Nyaris Dua Kali Lipat!

Selat Hormuz Dibuka, Tarif Sewa Kapal Tanker Meroket Nyaris Dua Kali Lipat!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:25 WIB