Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Indonesia Akan Kembali Bergabung dengan OPEC

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 05 Juni 2015 | 11:07 WIB
Indonesia Akan Kembali Bergabung dengan OPEC
Logo OPEC. (Shutterstock)

Suara.com - Pemerintah Indonesia menyatakan akan kembali bergabung dengan organiasi negara-negara pengekspor minyak bumi atau Organization of The Petroleum Exporting Countries (OPEC). Ini dinyatakan lewat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Keinginan itu dinyatakan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral saat menghadiri undangan 6th International Seminar Organization of The Petroleum Exporting Countries (OPEC) 3 sampai 4 Juni 2015 di Hofburg Palace, Vienna, Austria. Hal tersebut disampaikan Sudirman kepada Sekretaris Jendral OPEC, Abdalla Salem el Badri dan beberapa negara utama anggota OPEC lainnya.

"Secara khusus, OPEC akan mengadakan rapat pada hari Jumat, 5 Juni 2015 untuk membahas rencana Indonesia ini," kata Sudirman dalam keterangan tertulisanya, Jumat (5/6/2015).

Dalam pertemuan tersebut, Sudirman mengatakan status Indonesia saat ini suspended sejak tahun 2009. Dia mengklaim anggota-anggota utama OPEC yang sudah ditemui menyatakan dukungan penuh terhadap keinginan Indonesia untuk bergabung kembali dalam OPEC.

Sebab Indonesia merupakan salah satu negara yang berperan dalam pendirian dan pengembangan OPEC.

"Aktifnya kembali Indonesia di OPEC dan pertemuan bilateral dengan berbagai negara membuka kembali peluang kerjasama dan dukungan dari negara-negara anggota OPEC dalam penguatan kedaulatan energi. Kesempatan dukungan ini sempat tertunda selama beberapa tahun sejak kita menyatakan ketidakaktifan dalam OPEC," ujarnya.

Indonesia keluar dari OPEC pada September 2008 lalu. Namun sejak Mei 2008 Indonesia sudah mengumumkan keluar karena telah menjadi importir neto minyak. Saat itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Purnomo Yusgiantoro mengatakan bisa saja Indonesia gabung kembali saat sudah menjadi negara ekspor minyak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia Sulit Masuk OPEC Bila Tak Punya Produk

Indonesia Sulit Masuk OPEC Bila Tak Punya Produk

Bisnis | Senin, 11 Mei 2015 | 19:26 WIB

RI Masuk OPEC, Menko Sofyan: Itu Langkah Tepat

RI Masuk OPEC, Menko Sofyan: Itu Langkah Tepat

Bisnis | Senin, 11 Mei 2015 | 18:10 WIB

Kelola Minyak Bumi, Indonesia Harus Tiru Norwegia dan Brasil

Kelola Minyak Bumi, Indonesia Harus Tiru Norwegia dan Brasil

Bisnis | Sabtu, 04 April 2015 | 11:33 WIB

Produksi Tak Dikurangi Meski Harga Minyak 20 Dolar per Barel

Produksi Tak Dikurangi Meski Harga Minyak 20 Dolar per Barel

Bisnis | Selasa, 23 Desember 2014 | 19:10 WIB

Harga Minyak Dunia Bisa Turun Hingga 50 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Dunia Bisa Turun Hingga 50 Dolar AS per Barel

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2014 | 07:20 WIB

Sampai 2015, Harga Minyak Dunia Terus Turun

Sampai 2015, Harga Minyak Dunia Terus Turun

Bisnis | Jum'at, 14 November 2014 | 20:21 WIB

Harga Minyak Mentah Dunia Sentuh Titik Terendah Dalam 16 Bulan

Harga Minyak Mentah Dunia Sentuh Titik Terendah Dalam 16 Bulan

Bisnis | Senin, 08 September 2014 | 21:59 WIB

Baru Dua Pekan Menjabat, PM Libya Mengundurkan Diri

Baru Dua Pekan Menjabat, PM Libya Mengundurkan Diri

News | Minggu, 13 April 2014 | 22:34 WIB

Terkini

Inovasi Karyawan Petrokimia Gresik Hasilkan Nilai Rp154 Miliar

Inovasi Karyawan Petrokimia Gresik Hasilkan Nilai Rp154 Miliar

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:01 WIB

Layanan Kereta Indonesia Disebut Sudah Setara Global

Layanan Kereta Indonesia Disebut Sudah Setara Global

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:54 WIB

Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer

Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:48 WIB

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:34 WIB

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:26 WIB

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:17 WIB

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:05 WIB

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:59 WIB

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:54 WIB

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:50 WIB