Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Klaim Rugi Jual Premium, Pemerintah Beri Pertamina Kompensasi

Laban Laisila, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 16 Juni 2015 | 17:30 WIB
Klaim Rugi Jual Premium, Pemerintah Beri Pertamina Kompensasi
Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum saat melayani konsumen di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (17/4).[suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - PT Pertamina (Persero) mengungkapkan, pemerintah bakal memberikan kompensasi terkait penetapan harga BBM pascakenaikan yang diumumkan pada 28 Maret 2015.

Hal tersebut dilakukan pemerintah untuk menutupi kerugian Pertamina akibat harga jual BBM jenis premium masih jauh dari harga keekonomian.

Harga BBM jenis Premium saat ini dibanderol Rp7.400/liter. Sedangkan Solar masih diberikan subsidi tetap Rp1.000, sehingga harganya menjadi Rp6.900/ liter.

Vice President Coroporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengungkapkan,  dengan menjual BBM jenis premium di kisaran Rp7.400/liter dan solar di level Rp6.900/liter, Pertamina harus menanggung kerugian lantaran menjual harga BBM di bawah harga keekonomian saat ini.

"Pemerintah akan memberikan kompensasi ke Pertamina, karena sudah tahu harga BBM yang sebenarnya harus dijual. Opsinya banyak seperti memberikan Pertamina prioritas untuk kelola hulu migas," ujar Wianda saat ditemui di gedung DPR, Jakarta, Selasa (16/6/2015).

Menurut Wianda, kesepakatan tersebut berupa privilege alias hak istimewa yang diberikan pemerintah ke Pertamina.

"Pilihannya (privilage) banyak, seperti berikan Pertamina kesempatan untuk kelola hulu migas atau proyek strategis di sektor migas," tegasnya.

Selain diberikan hak istimewa, lanjut Wianda, Pertamina juga telah menemui kesepakatan dengan pemerintah perihal target perolehan laba perseroan.

Dengan adanya jaminan laba dari pemerintah, meski Pertamina diberi beban untuk menanggung selisih rugi dari penjualan BBM bersubsidi dan penugasan, setidaknya Pertamina telah mendapat jaminan mengenai laba bersihnya tahun ini.

"Pokoknya harus seimbang. Laba kami harus bisa minimal 1,7 miliar dolar AS. Itu yang kami sampaikan ke pemerintah," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cegah Penimbunan BBM Jelang Puasa, Pertamina akan "Sweeping"

Cegah Penimbunan BBM Jelang Puasa, Pertamina akan "Sweeping"

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2015 | 16:31 WIB

Persiapan Arus Mudik, Pertamina Jual BBM Kemasan

Persiapan Arus Mudik, Pertamina Jual BBM Kemasan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2015 | 17:19 WIB

Terkini

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:54 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:47 WIB

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:19 WIB

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:25 WIB

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:20 WIB

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:57 WIB

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:43 WIB

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:11 WIB

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:37 WIB

Saham Sejuta Umat Ini Lagi Diskon Harga Termurah, Momentum Emas untuk 'Serok Bawah'?

Saham Sejuta Umat Ini Lagi Diskon Harga Termurah, Momentum Emas untuk 'Serok Bawah'?

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:23 WIB