Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Mendag Izinkan Bulog Impor 1.000 Ton Daging Sapi

Laban Laisila | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 16 Juni 2015 | 18:26 WIB
Mendag Izinkan Bulog Impor 1.000 Ton Daging Sapi
Warga memilih daging [Antara/Rahmad]

Suara.com - Kementerian Perdagangan mengizinkan Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) mengimpor sekitar 1.000 ton daging sapi dari Australia. Hal ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi kenaikan harga daging sapi selama bulan Ramadan dan lebaran.

Selain itu, izin itu diberikan menyusul kebijakan Kementerian Perdagangan yang membuka izin 29 ribu ekor sapi potong kepada para importir.

Izin tersebut  sudah dikeluarkan oleh Kementerian Perdagangan sejak pekan lalu kepada Bulog untuk  mengimpor daging potong sekunder sebanyak 1.000 ton.

Nantinya Bulog diharapkan dapat langsung melakukan operasi pasar dengan menjualnya, berikut jeroan di pasaran. Izin ini tidak diberikan kepada para importir umum untuk menjaga pasokan sapi lokal dan harga di pasar.

"Diperbolehkan BUMN itu (Bulog) mengimpor dalam kondisi-kondisi tertentu, salah satunya puasa dan Lebaran, dan nanti Natalan," kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Partogi Pangaribuan, di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Selasa (16/6/2015).

Partogi menjelaskan, keputusan pemerintah untuk melakukan impor daging potong kepada Bulog tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 02 dan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 41 Tahun 2015 yang menyebut Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diperbolehkan mengimpor dalam kondisi tertentu, seperti puasa, lebaran, natal.

"Ini bentuknya penugasan karena kita harus pikirkan peternak juga, sedangkan importir umum orientasinya dagang. Kita berikan izin jika kondisinya betul-betul terpaksa sebab kita harus jaga peternak sapi, enggak boleh sembarangan," jelasnya.

Menurut Partogi, diberikannya izin impor terhadap Bulog, lantaran tidak memiliki tujuan yang komersial seperti halya importir, sehingga pemerintah tidak menetapkan harga jualnya.

"Enggak dipatok, kita serahkan ke BUMN, apalagi kalau dia bisa beli dengan harga murah. BUMN kan enggak komersial, tujuannya supaya masyarakat bisa dapatkan daging dengan harga terjangkau saat puasa dan lebaran," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketua DPR: Jelang Puasa, Harga Sembako Stabil

Ketua DPR: Jelang Puasa, Harga Sembako Stabil

DPR | Selasa, 16 Juni 2015 | 17:37 WIB

Jelang Ramadan, Daging Celeng Beredar di Malang

Jelang Ramadan, Daging Celeng Beredar di Malang

| Selasa, 16 Juni 2015 | 02:48 WIB

Ngotot Berpolitik, Luthfi Hasan Ishaaq Beraksi dari Balik Layar

Ngotot Berpolitik, Luthfi Hasan Ishaaq Beraksi dari Balik Layar

News | Jum'at, 19 September 2014 | 16:12 WIB

Terkini

Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta

Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:03 WIB

Rekening Warga Diblokir Gegara Masalah Pajak, saat Pejabat Pajak Diduga Korupsi

Rekening Warga Diblokir Gegara Masalah Pajak, saat Pejabat Pajak Diduga Korupsi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:00 WIB

Lampaui Tahun Lalu, INABUYER 2026 Catat Potensi Transaksi Rp2,2 Triliun

Lampaui Tahun Lalu, INABUYER 2026 Catat Potensi Transaksi Rp2,2 Triliun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:49 WIB

Wall Street Justru Merosot Meski Adanya Harapan Perang AS-Iran Damai

Wall Street Justru Merosot Meski Adanya Harapan Perang AS-Iran Damai

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:48 WIB

AS Ganggu Gencatan Senjata dengan Iran, Harga Minyak Balik ke Level US$100

AS Ganggu Gencatan Senjata dengan Iran, Harga Minyak Balik ke Level US$100

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:39 WIB

15 Juta Penduduk Usia Produktif Belum Punya Rekening Bank

15 Juta Penduduk Usia Produktif Belum Punya Rekening Bank

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:29 WIB

Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Naik, UBS Justru Turun!

Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Naik, UBS Justru Turun!

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:19 WIB

Menebak IHSG di Tengah Silang Sengkarut Geopolitik Global dan Rekor Bursa Asia

Menebak IHSG di Tengah Silang Sengkarut Geopolitik Global dan Rekor Bursa Asia

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 06:59 WIB

Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran

Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:30 WIB

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:35 WIB