Pertamina EP Sisir Sumber Minyak Sepanjang 1.167 Km

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 29 Juni 2015 | 12:22 WIB
Pertamina EP Sisir Sumber Minyak Sepanjang 1.167 Km
Direktur PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - PT Pertamina (Persero) melalui anak perusahaannya PT Pertamina EP terus melakukan pencarian sumber minyak dan gas bumi di beberapa wilayah di Indonesia. Ini dilakukan untuk menjamin ketersediaan energi nasional.

Kegiatan pencarian sumber migas tersebut dilakukan mulai dari Aceh hingga Papua. Panjang kawasan yang akan disisir sejauh 1.167 km. Area pencarian meliputi Sumatera Utara untuk survey Garcinia dan Seremban, Sumatera Selatan untuk survey Karbela dan Selingsing, Jawa Barat untuk survey Akasia Besar, Jawa Timur untuk survey Lumajang, dan Kalimantan untuk survey Tanjung dan Bunyu

"Serta di Area Papua untuk survey Kupalanda," ujar Direktur PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto, Senin (29/6/2015).

Pertamina EP menargetkan pemboran eksplorasi sebanyak 9 sumur yang terdiri dari 5 sumur wildcat yang merupakan sumur yang dibor pertama kali untuk menentukan keterdapatan minyak dan gas pada lokasi yang masih baru. Sementara 4 sumur deliniasi yang bertujuan untuk mencari batas-batas penyebaran migas pada lapisan penghasilnya.

Dari kegiatan eksplorasi tersebut diharapkan dapat mencapai target penemuan cadangan sampai dengan 90 Juta Barel Minyak Ekuivalen (MMBOE) selama tahun 2015. Ini terdiri dari minyak sebesar 22 Juta Barel Minyak Mentah (MMBO) dan gas bumi sebesar 390 miliar Standar Kaki Kubik (BSCF).

Dwi mengatakan meskipun harga minyak mentah dunia tengah mengalami pergerakan harga yang cukup fluktuatif dan harganya saat ini jauh lebih rendah dari periode tahun 2013 - 2014, namun Pertamina terus berjuang menunjukkan komitmen terbaik untuk bangsa Indonesia.
"Ketahanan energi itu nafasnya ada di penemuan cadangan, kalau tidak dilakukan eksplorasi maka ketahanan energi bisa terganggu. Dan itu yang tidak kami inginkan," katanya.

Sebelumnya Dwi melakukan kunjungan kerja ke Bunyu. Di sana Pertamina melakukan kegiatan seismic. Itu adalah kegiatan seismic yang dilakukan untuk kelima kalinya, dengan target panjang lintasan sepanjang kurang lebih 209 KM yang akan melintas di hampir seluruh area Bunyu.

Sebelumnya, kegiatan seismic di Bunyu telah dilakukan pada tahun 1949 dan 1969. Selanjutnya pada tahun 2005 dan 2012 kembali dilakukan kegiatan seismic untuk memperkaya data.

Dwi menyampaikan bahwa kegiatan seismic dilakukan dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang semakin berkembang, untuk memperoleh data cadangan sumber migas yang semakin akurat.

"Untuk memperoleh hasil survey yang bagus dan akurat, Survey Bunyu akan dikombinasikan dengan Survey Gravity, kemudian hasil survei seismik dan gravity Bunyu 2015 akan diintegrasikan dengan hasil survei geofisika lainnya yaitu Survei Passive Seismic dan Survei Magnetotellurics agar diharapkan dapat menggambarkan model bawah permukaan area Bunyu dengan lebih baik," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Alasan Pertamina Batal Luncurkan Pertalite

Ini Alasan Pertamina Batal Luncurkan Pertalite

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2015 | 13:17 WIB

Tinjau Pembanguan RFCC

Tinjau Pembanguan RFCC

Foto | Jum'at, 20 Februari 2015 | 14:50 WIB

Pengadaan Minyak Mentah

Pengadaan Minyak Mentah

Foto | Selasa, 17 Februari 2015 | 16:45 WIB

Kewenangan Petral Impor BBM Dicabut

Kewenangan Petral Impor BBM Dicabut

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2014 | 00:32 WIB

Dirut Pertamina Mundur, Mafia Migas Mulai 'Dipinggirkan'

Dirut Pertamina Mundur, Mafia Migas Mulai 'Dipinggirkan'

Bisnis | Senin, 29 Desember 2014 | 07:32 WIB

Temui Jaksa Agung, Dirut Pertamina Bantah Bahas Mafia Migas

Temui Jaksa Agung, Dirut Pertamina Bantah Bahas Mafia Migas

News | Rabu, 24 Desember 2014 | 01:47 WIB

Gandeng Tim Reformasi Migas, Pertamina Siap Perangi Mafia

Gandeng Tim Reformasi Migas, Pertamina Siap Perangi Mafia

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2014 | 00:44 WIB

Pertamina Resmi Tambah Tiga Direksi Baru

Pertamina Resmi Tambah Tiga Direksi Baru

Bisnis | Senin, 08 Desember 2014 | 18:27 WIB

Dirut Baru Pertamina

Dirut Baru Pertamina

Foto | Jum'at, 28 November 2014 | 19:00 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×