Menkeu: Laju Inflasi pada Ramadan Terkendali

Ardi Mandiri

Selasa, 14 Juli 2015 | 06:42 WIB
Menkeu: Laju Inflasi pada Ramadan Terkendali
Menkeu

Suara.com - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro memprediksi bulan Ramadan tidak akan menyumbang inflasi yang tinggi, karena pemerintah telah berupaya mengendalikan harga komoditas pokok sejak dua bulan lalu.

"Ini masih pertengahan bulan, tapi kalau melihat inflasi Juni ada indikasi bahwa inflasi Ramadan dan Lebaran akan jadi yang mungkin terendah dalam lima tahun terakhir," katanya di Jakarta, Senin (!3/7/2015).

Menkeu mengatakan belum mengetahui perkiraan inflasi pada Juli 2015, namun proyeksinya relatif rendah karena pemerintah telah menjaga agar harga tidak melambung tinggi, dengan merumuskan kebijakan pengendalian harga.

"Ini indikasinya berarti kita bisa mengendalikan selama Ramadan dan Lebaran. Karena kebutuhan pangan jika tidak disertai 'demand' memadai akan ada kenaikan harga. Bulan lalu, kita sudah lakukan operasi pasar," ujarnya.

Menkeu mengklaim upaya itu efektif untuk meredam inflasi, apalagi meskipun ada tren pelemahan konsumsi rumah tangga, namun biasanya masyarakat tetap berbelanja pada event Ramadan dan Lebaran.

"Ramadan dan Lebaran itu pola yang tidak biasa, artinya setiap Lebaran apapun kondisi ekonominya, selalu ada lonjakan permintaan. Artinya pemerintah mampu mengendalikan lonjakan permintaan yang sifatnya sesaat," jelasnya.

Dengan tingkat inflasi tahun kalender Januari-Juni 2015 yang masih tercatat 0,96 persen, Menkeu pun menyakini laju inflasi pada akhir tahun berada pada perkiraan 4,0 persen-4,5 persen atau lebih rendah dari asumsi APBN-Perubahan 5,0 persen.

Sebelumnya, pada Juni 2015 tercatat inflasi sebesar 0,54 persen yang sebagian besar disumbangkan oleh naiknya komoditas bahan makanan, seperti cabai merah, daging ayam ras, telur ayam ras dan beras.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Sasmito Hadi Wibowo menambahkan pada periode Juli menjelang Lebaran, pemerintah harus menyiagakan pasokan lebih banyak untuk bahan makanan agar tidak terjadi inflasi tinggi.

"Cabai masih dominan, kemudian tepung terigu dan minyak goreng (mengalami harga tinggi pada Juli). Kalau (menjelang) lebaran, ayam dan sapi juga harus dijaga pasokannya meskipun pengadaannya tidak mudah," katanya.

Sasmito memprediksikan pada periode setelah Lebaran, ada kemungkinan inflasi mulai melandai, karena setelah itu masyarakat mulai mengerem konsumsinya, sehingga inflasi diperkirakan angkanya tidak jauh dari inflasi Juni 2015.

"Untungnya Lebaran berada ditengah bulan, karena setelah itu dampak inflasi mulai turun hingga akhir Juli. Mungkin tahun ajaran baru sedikit mendorong (inflasi), karena ada tarif uang sekolah serta tarif angkutan darat maupun udara," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BPS: Mau Lebaran, Picu Inflasi

BPS: Mau Lebaran, Picu Inflasi

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2015 | 13:10 WIB

BPS Catat Inflasi Juni 2015 0,54 Persen

BPS Catat Inflasi Juni 2015 0,54 Persen

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2015 | 12:34 WIB

BPS: Inflasi Bulan Mei 0,5 Persen, Tertinggi Dalam 7 Tahun

BPS: Inflasi Bulan Mei 0,5 Persen, Tertinggi Dalam 7 Tahun

Bisnis | Senin, 01 Juni 2015 | 16:11 WIB

Gubernur BI: Inflasi Indonesia Tertinggi di ASEAN

Gubernur BI: Inflasi Indonesia Tertinggi di ASEAN

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2015 | 14:17 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:35 WIB

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:30 WIB

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:10 WIB

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:06 WIB

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:05 WIB

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:00 WIB

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:45 WIB

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:40 WIB

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:25 WIB

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:22 WIB

×