Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.196,430
LQ45 614,786
Srikehati 299,961
JII 371,907
USD/IDR 17.968

Para Pedagang Jamu Gendong Solo Bahagia Dapat 100 Sepeda Gratis

Siswanto

Jum'at, 07 Agustus 2015 | 19:32 WIB
Para Pedagang Jamu Gendong Solo Bahagia Dapat 100 Sepeda Gratis
Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel memberikan bantuan sepeda kepada pedagang jamu gendong di Benteng Vastenburg Solo, Jawa Tengah, Jumat (7/8/2015). [Suara.com/Labib Zamani]

Suara.com - Kementerian Perdagangan memberikan bantuan sarana usaha berupa sepeda kepada pedagang jamu gendong. Bantuan sepeda tersebut diberikan kepada pedagang jamu gendong Kabupaten Sukoharjo dan Kota Solo, Jawa Tengah.

Menurut Menteri Perdagangan Rachmat Gobel ada 100 unit sepeda yang diberikan kepada pedagang jamu. Sepeda tersebut telah dilengkapi dengan tempat jamu di belakang sehingga memudahkan pedagang untuk menempatkan jamunya yang akan dijual.

Gobel menambahkan bantuan sepeda tersebut juga merupakan bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah kepada pedagang jamu. Sebagai warisan budaya dan produk lokal sudah seharusnya jamu tradisional dilestarikan.

“50 unit sepeda untuk pedagang jamu gendong Kabupaten Sukoharjo dan 50 unit sepeda untuk pedagang jamu gendong Kota Solo,” kata Gobel seusai membuka Pameran Pangan Nusa dan Produk Pangan Dalam Negeri tingkat Regional 2015 di Benteng Vastenburg, Solo, Jumat (7/8/2015) sore.

Gobel menilai keberadaan jamu gendong saat ini sudah mulai berkurang. Padahal selama ini jamu sudah terbukti mampu meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia. Selain itu juga meningkatkan produktivitas rakyat.

“Kemendag berkomitmen untuk terus mempromosikan produk dalam negeri. Apalagi sebentar lagi kita (Bangsa Indonesia) akan menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN. Dimana produk dalam negeri akan bersaing dengan produk luar negeri,” kata dia.

Sementara perwakilan pedagang jamu gendong dari Kabupaten Sukoharjo, Semi (56), mengaku senang pemerintah dapat memperhatikan keberadaan pedagang jamu. Masih banyak pedagang jamu yang berjualan dengan cara berjalan kaki.

“Dengan adanya bantuan sepeda dari Pak Menteri (Rachmat Gobel) kita sebagai pedagang jamu bisa leluasa saat menjual jamu. Biasanya hanya berada di satu tempat, dengan sepeda kita bisa kemana-mana,” katanya.

Semi mengatakan pekerjaannya sebagai pedagang jamu gendong sudah ditekuni sejak Tahun 1980. Meski banyak tawan kerja, Semi mengaku tidak tertarik dan ingin tetap berjualan jamu.

“Jamu ini kan warisan leluhur yang harus kita lestarikan,” kata dia. (Labib Zamani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tradisi Menjamu, Saat Warisan Budaya Berpadu dengan Fashion Modern

Tradisi Menjamu, Saat Warisan Budaya Berpadu dengan Fashion Modern

Lifestyle | Rabu, 25 Juni 2025 | 18:11 WIB

Terkini

Cegah Konflik Keluarga! BRI Beri Cara Mudah Amankan Warisan untuk Anak dan Cucu

Cegah Konflik Keluarga! BRI Beri Cara Mudah Amankan Warisan untuk Anak dan Cucu

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:57 WIB

3 Klub Asing Tiba di Indonesia untuk Piala Presiden Elite 2026, Panitia Apresiasi Dukungan Imigrasi

3 Klub Asing Tiba di Indonesia untuk Piala Presiden Elite 2026, Panitia Apresiasi Dukungan Imigrasi

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:53 WIB

Perkuat Ekonomi, Apa Itu Dana Bagi Hasil Tambang dan Kenapa Perlu Dievaluasi?

Perkuat Ekonomi, Apa Itu Dana Bagi Hasil Tambang dan Kenapa Perlu Dievaluasi?

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:47 WIB

Soroti Febrie Adriansyah Tanpa Rompi dan Borgol, Legislator Gerindra: Tak Ada yang Kebal Hukum

Soroti Febrie Adriansyah Tanpa Rompi dan Borgol, Legislator Gerindra: Tak Ada yang Kebal Hukum

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:46 WIB

Duel Berdarah di Sampang: Tak Terima Ibu Dipacari Lansia, Anak Nekat Carok

Duel Berdarah di Sampang: Tak Terima Ibu Dipacari Lansia, Anak Nekat Carok

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:46 WIB

Bukan Sekadar Nostalgia, Timeless Project Live Ajak Generasi 2000-an Merayakan Perjalanan Hidup

Bukan Sekadar Nostalgia, Timeless Project Live Ajak Generasi 2000-an Merayakan Perjalanan Hidup

Entertainment | Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:41 WIB

Diskon Spesial! Makan Siang Hemat di Hachi Garden Khusus Pengguna BRImo

Diskon Spesial! Makan Siang Hemat di Hachi Garden Khusus Pengguna BRImo

Bri | Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:37 WIB

5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian

5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:35 WIB

Buku Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?: Teman Anak-Anak yang Kehilangan Ayah

Buku Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?: Teman Anak-Anak yang Kehilangan Ayah

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30 WIB

Membangkitkan Raksasa yang Tertidur: Misi Besar Lampung Kembalikan Kejayaan Udang Dipasena

Membangkitkan Raksasa yang Tertidur: Misi Besar Lampung Kembalikan Kejayaan Udang Dipasena

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:22 WIB

×