Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Pasar Sedang Lesu, OPEC Malah Naikkan Proyeksi Permintaan Minyak

Laban Laisila | Suara.com

Rabu, 12 Agustus 2015 | 00:26 WIB
Pasar Sedang Lesu, OPEC Malah Naikkan Proyeksi Permintaan Minyak
Perkembangan harga minyak dunia. (Shutterstock)

Suara.com - OPEC pada Selasa merevisi naik perkiraan pertumbuhan permintaan minyak global pada 2015 dan mempertahankan proyeksi tingkat konsumsi dunia tahun depan, meskipun kondisi pasar bergejolak didorong oleh ketidakstabilan keuangan di Yunani dan Cina.

Dalam laporan bulanan Agustus 2015, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) memperkirakan permintaan minyak dunia tumbuh sebesar 1,38 juta barel per hari, sekitar 90.000 barel lebih besar dari estimasinya yang diumumkan pada Juli 2015.

Kartel juga mempertahankan prognosis bulan lalu bahwa pertumbuhan permintaan pada 2016 akan mencapai 1,34 juta barel per hari berkat ekspansi PDB global yang ditetapkan mencapai 3,5 persen, naik dari 3,2 persen tahun ini.

"Mengingat pertumbuhan yang lebih baik dari perkiraan dalam permintaan minyak global sejauh tahun ini, bersama dengan beberapa tanda-tanda peningkatan dalam ekonomi negara-negara konsumen utama, permintaan minyak mentah dalam beberapa bulan mendatang akan terus meningkatkan dan dengan demikian, secara bertahap mengurangi ketidakseimbangan dalam fundamental pasokan dan permintaan minyak," seperti tertulis dalam OPEC.

Harga minyak jatuh 60 persen antara Juni 2014 dan Januari 2015, mencapai serendah 45 dolar AS.

 Ini sebagian karena membanjirnya pasokan yang disebabkan oleh ledakan produksi minyak serpih di AS.

Tetapi OPEC, yang secara tradisional mempertahankan tingkat harganya dengan memangkas produksi bila perlu, secara dramatis mengubah strategi ketika memilih untuk mempertahankan target produksinya tidak berubah.

OPEC sejak terjebak dengan strategi ini, mempertahankan tingkat target produksi di 30 juta barel per hari.

Bank Dunia memperingatkan bahwa pencabutan sanksi terkait program nuklir Iran akan memiliki "dampak yang signifikan" terhadap pasar minyak dunia pada 2016.

Kembalinya minyak Iran ke pasar global nantinya akan menambah sekitar satu juta barel minyak per hari, menurunkan harga sebesar 10 dolar AS per barel.

Pasar minyak juga telah terguncang oleh berkurangnya pertumbuhan ekonomi dan runtuhnya pasar saham Cina. (AFP/Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Minyak Dunia Kembali Turun, Ini Sebabnya

Harga Minyak Dunia Kembali Turun, Ini Sebabnya

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2015 | 06:07 WIB

Harga Minyak Dunia Jatuh di Level 45 Dolar/Barel

Harga Minyak Dunia Jatuh di Level 45 Dolar/Barel

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2015 | 05:45 WIB

Harga Minyak Turun karena Aksi Jual

Harga Minyak Turun karena Aksi Jual

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2015 | 05:32 WIB

Shell Pecat 6.500 Pekerja Tahun Ini

Shell Pecat 6.500 Pekerja Tahun Ini

News | Kamis, 30 Juli 2015 | 15:46 WIB

Terkini

Kejar 100 GW PLTS, Pemerintah Percepat Transisi Energi Nasional

Kejar 100 GW PLTS, Pemerintah Percepat Transisi Energi Nasional

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 09:54 WIB

IHSG Anjlok 6,6% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut Rp 899 Triliun

IHSG Anjlok 6,6% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut Rp 899 Triliun

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 09:47 WIB

Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Hari Ini Naik, Cek Data Kenaikan Sejak Sabtu

Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Hari Ini Naik, Cek Data Kenaikan Sejak Sabtu

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 08:56 WIB

Klarifikasi Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematang Siantar: Bukan Bagian BNI

Klarifikasi Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematang Siantar: Bukan Bagian BNI

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 07:29 WIB

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 22:10 WIB

Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026

Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 20:38 WIB

Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi

Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 19:03 WIB

BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa

BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 18:09 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 18:01 WIB

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 17:14 WIB