Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.091,386
LQ45 606,516
Srikehati 297,102
JII 361,308
USD/IDR 18.082

Pasar Sedang Lesu, OPEC Malah Naikkan Proyeksi Permintaan Minyak

Laban Laisila

Rabu, 12 Agustus 2015 | 00:26 WIB
Pasar Sedang Lesu, OPEC Malah Naikkan Proyeksi Permintaan Minyak
Perkembangan harga minyak dunia. (Shutterstock)

Suara.com - OPEC pada Selasa merevisi naik perkiraan pertumbuhan permintaan minyak global pada 2015 dan mempertahankan proyeksi tingkat konsumsi dunia tahun depan, meskipun kondisi pasar bergejolak didorong oleh ketidakstabilan keuangan di Yunani dan Cina.

Dalam laporan bulanan Agustus 2015, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) memperkirakan permintaan minyak dunia tumbuh sebesar 1,38 juta barel per hari, sekitar 90.000 barel lebih besar dari estimasinya yang diumumkan pada Juli 2015.

Kartel juga mempertahankan prognosis bulan lalu bahwa pertumbuhan permintaan pada 2016 akan mencapai 1,34 juta barel per hari berkat ekspansi PDB global yang ditetapkan mencapai 3,5 persen, naik dari 3,2 persen tahun ini.

"Mengingat pertumbuhan yang lebih baik dari perkiraan dalam permintaan minyak global sejauh tahun ini, bersama dengan beberapa tanda-tanda peningkatan dalam ekonomi negara-negara konsumen utama, permintaan minyak mentah dalam beberapa bulan mendatang akan terus meningkatkan dan dengan demikian, secara bertahap mengurangi ketidakseimbangan dalam fundamental pasokan dan permintaan minyak," seperti tertulis dalam OPEC.

Harga minyak jatuh 60 persen antara Juni 2014 dan Januari 2015, mencapai serendah 45 dolar AS.

 Ini sebagian karena membanjirnya pasokan yang disebabkan oleh ledakan produksi minyak serpih di AS.

Tetapi OPEC, yang secara tradisional mempertahankan tingkat harganya dengan memangkas produksi bila perlu, secara dramatis mengubah strategi ketika memilih untuk mempertahankan target produksinya tidak berubah.

OPEC sejak terjebak dengan strategi ini, mempertahankan tingkat target produksi di 30 juta barel per hari.

Bank Dunia memperingatkan bahwa pencabutan sanksi terkait program nuklir Iran akan memiliki "dampak yang signifikan" terhadap pasar minyak dunia pada 2016.

Kembalinya minyak Iran ke pasar global nantinya akan menambah sekitar satu juta barel minyak per hari, menurunkan harga sebesar 10 dolar AS per barel.

Pasar minyak juga telah terguncang oleh berkurangnya pertumbuhan ekonomi dan runtuhnya pasar saham Cina. (AFP/Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Minyak Dunia Kembali Turun, Ini Sebabnya

Harga Minyak Dunia Kembali Turun, Ini Sebabnya

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2015 | 06:07 WIB

Harga Minyak Dunia Jatuh di Level 45 Dolar/Barel

Harga Minyak Dunia Jatuh di Level 45 Dolar/Barel

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2015 | 05:45 WIB

Harga Minyak Turun karena Aksi Jual

Harga Minyak Turun karena Aksi Jual

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2015 | 05:32 WIB

Shell Pecat 6.500 Pekerja Tahun Ini

Shell Pecat 6.500 Pekerja Tahun Ini

News | Kamis, 30 Juli 2015 | 15:46 WIB

Terkini

KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar

KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:44 WIB

Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih

Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:42 WIB

Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi

Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:37 WIB

Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah

Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:35 WIB

Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung

Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:31 WIB

Semakin Praktis, Pembayaran Transportasi Umum Kini Cukup Tempel HP

Semakin Praktis, Pembayaran Transportasi Umum Kini Cukup Tempel HP

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:29 WIB

Polisi Sita Parang hingga Golok Jelang Aksi Ribuan PSHT di Surabaya

Polisi Sita Parang hingga Golok Jelang Aksi Ribuan PSHT di Surabaya

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:20 WIB

Polda Jatim Bongkar Kasus Peretasan Ratusan Website Sekolah untuk Promosi Judi Online

Polda Jatim Bongkar Kasus Peretasan Ratusan Website Sekolah untuk Promosi Judi Online

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:08 WIB

Semangat Brasil di Dunia Fashion, Dari Pantai Copacabana hingga Hutan Tropis Jadi Inspirasi Gaya

Semangat Brasil di Dunia Fashion, Dari Pantai Copacabana hingga Hutan Tropis Jadi Inspirasi Gaya

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:08 WIB

5 Shio yang Menarik Keberuntungan pada 31 Juli 2026, Apakah Kamu Masuk?

5 Shio yang Menarik Keberuntungan pada 31 Juli 2026, Apakah Kamu Masuk?

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:05 WIB

×