Shell Pecat 6.500 Pekerja Tahun Ini

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Kamis, 30 Juli 2015 | 15:46 WIB
Shell Pecat 6.500 Pekerja Tahun Ini
Ilustrasi SPBU Shell. (Shutterstock)

Suara.com - Perusahaan perminyakan asal Belanda, Royal Dutch Shell atau Shell akan memecat 6.500 karyawannya tahun 2015 ini. Perusahaan itu akan banyak memotong belanja perusahaan.

Seperti dilansir Reuters, Shell akan meningkatkan pemotongan belanja untuk mengantisipasi penurunan harga minyak dunia. Diprediksi laba Shell di kuartal kedua tahun ini akan turun sampai 37 persen.

Shell juga berencana melepas aset lebih besar setelah sebelumnya diakuisisi oleh BG Group dengan nilai 70 miliar dolar Amerika Serikat. Sehingga total penjualan aset antara tahun 2014 dan 2018 menjadi 50 miliar dolar AS.

"Kita harus tangguh di dunia, di mana harga minyak tetap rendah untuk beberapa waktu. Sementara kita harus mengawasi pemulihan," kata Chief Executive Officer, Ben van Beurden.

Shell menjelaskan pemecatan 6.500 karyawan itu terdiri dari staf dan kontraktor. Tidak hanya pengurangan tenaga kerja, Shell juga akan mengurangi investasi modal 2015 ini sampai 30 miliar dolar AS, atau turun sampai 20 persen dari tahun lalu. Sementara untuk biaya operasi Shell turun sampai 4 miliar dolar AS atau sekitar 10 persen di 2015.

Kamis ini, Shell juga mengumumkan penjualan saham 33 persen dari Kilang Showa Shell di Jepang untuk Idemitsu untuk sekitar 1,4 miliar dolar AS. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kelebihan Pasokan, Harga Minyak Dunia Terjun Bebas

Kelebihan Pasokan, Harga Minyak Dunia Terjun Bebas

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2015 | 07:37 WIB

Tertekan Peluang Ekspor Iran, Harga Minyak Dunia Turun

Tertekan Peluang Ekspor Iran, Harga Minyak Dunia Turun

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2015 | 06:54 WIB

Pascareferandum Yunani, Harga Minyak AS Turun Hampir 8 Persen

Pascareferandum Yunani, Harga Minyak AS Turun Hampir 8 Persen

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2015 | 07:40 WIB

Pagi Ini Harga Minyak Dunia Turun

Pagi Ini Harga Minyak Dunia Turun

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2015 | 08:17 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok Lagi

Harga Minyak Dunia Anjlok Lagi

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2015 | 08:12 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Pagi Ini

Harga Minyak Dunia Turun Pagi Ini

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2015 | 07:29 WIB

Dolar Menguat, Harga Minyak Dunia Naik

Dolar Menguat, Harga Minyak Dunia Naik

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2015 | 08:10 WIB

Pagi Ini Harga Minyak Dunia Naik

Pagi Ini Harga Minyak Dunia Naik

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2015 | 07:19 WIB

Harga Minyak Dunia Melorot

Harga Minyak Dunia Melorot

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2015 | 06:46 WIB

Dolar Melemah, Harga Minyak Dunia Naik

Dolar Melemah, Harga Minyak Dunia Naik

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2015 | 06:49 WIB

Terkini

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:57 WIB

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:53 WIB

Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat

Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:29 WIB

Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel

Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:18 WIB

SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!

SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:09 WIB

Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran

Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran

News | Minggu, 26 April 2026 | 07:24 WIB

Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?

Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?

News | Minggu, 26 April 2026 | 06:00 WIB

Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia

Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia

News | Minggu, 26 April 2026 | 00:01 WIB

Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia

Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia

News | Sabtu, 25 April 2026 | 22:05 WIB

Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun

Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun

News | Sabtu, 25 April 2026 | 21:05 WIB