Rupiah Ditutup Melemah 149 Poin

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 12 Agustus 2015 | 17:33 WIB
Rupiah Ditutup Melemah 149 Poin
Suasana di salah satu gerai money changer di Jakarta, Kamis (23/7). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (12/8/2015) bergerak melemah 149 poin menjadi Rp13.756. Sebelumnya di posisi Rp13.607 per dolar AS.

"Tekanan pada rupiah lebih banyak dipengaruhi oleh sentimen eksternal. Kebijakan pemerintah Tiongkok yang kembali memangkas nilai yuan terhadap dolar AS berimbas pada mata uang di kawasan Asia-Pasifik, termasuk rupiah," ujar pengamat pasar uang Bank Himpunan Saudara, Rully Nova di Jakarta, Rabu sore.

Belum adanya kepastian dari bank sentral Amerika Serikat (AS) mengenai kenaikan suku bunganya (Fed fund rate) membuat pelaku pasar uang sedikit kesulitan mengukur valuasinya terhadap aset keuangan di negara berkembang. Sehingga cenderung memutuskan untuk keluar dari pasar berisiko.

"Kendati demikian, devaluasi yuan diperkirakan hanya sesaat sehingga rupiah masih berpotensi untuk kembali bergerak menguat," ucapnya.

Menurut dia, di tengah koreksi mata uang rupiah seperti saat ini, pemerintah dapat memanfaatkannya untuk mendorong kinerja ekspor domestik. Produk ekspor Indonesia juga masih cukup kompetitif di pasar global.

Sementara itu, Ekonom Riset Mandiri Sekuritas Aldian Taloputra mengatakan bahwa sebagai negara ekonomi terbesar kedua dunia, devaluasi mata uang Tiongkok akan berdampak pada perdagangan global, karena akan membuat Tiongkok memproduksi lebih banyak barang yang kompetitif dan menghalangi membeli barang di pasar global karena lebih mahal.

"Kondisi itu berdampak pada turunnya mata uang regional sehingga dapat memicu risiko arus keluar (outflow) portofolio, karena 'yield' kepemilikan aset berdenominasi mata uang lokal akan tertutupi oleh potensi rugi kurs, termasuk Indonesia," katanya.

Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Rabu ini mencatat nilai tukar rupiah bergerak melemah menjadi Rp13.758 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp13.541 per dolar AS. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nilai Dolar Beragam Terhadap Mata Uang Utama

Nilai Dolar Beragam Terhadap Mata Uang Utama

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2015 | 05:58 WIB

BI Akan Intervensi Rupiah karena Terus Melemah

BI Akan Intervensi Rupiah karena Terus Melemah

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2015 | 22:30 WIB

Isu Kenaikan Suku Bunga The Fed Picu Anjloknya Rupiah dan IHSG

Isu Kenaikan Suku Bunga The Fed Picu Anjloknya Rupiah dan IHSG

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2015 | 14:06 WIB

Senin Pagi, Rupiah Menguat Tipis di Rp13.303

Senin Pagi, Rupiah Menguat Tipis di Rp13.303

News | Senin, 13 Juli 2015 | 11:33 WIB

DPR Ingatkan Soal Perlambatan Ekonomi dan Lemahnya Nilai Rupiah

DPR Ingatkan Soal Perlambatan Ekonomi dan Lemahnya Nilai Rupiah

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2015 | 13:52 WIB

Rupiah Menguat ke Rp13.293, IHSG Ikut Naik Tipis

Rupiah Menguat ke Rp13.293, IHSG Ikut Naik Tipis

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2015 | 10:43 WIB

Merosotnya Nilai Rupiah Ancam Keseluruhan Perekonomian

Merosotnya Nilai Rupiah Ancam Keseluruhan Perekonomian

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2015 | 05:54 WIB

Rupiah Masih Lesu di Rp13.324 Pada Kamis Pagi

Rupiah Masih Lesu di Rp13.324 Pada Kamis Pagi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2015 | 10:44 WIB

Rupiah Rabu Pagi Melemah Menjadi Rp13.330

Rupiah Rabu Pagi Melemah Menjadi Rp13.330

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2015 | 11:33 WIB

Rupiah Bergerak Menguat Pagi Ini

Rupiah Bergerak Menguat Pagi Ini

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2015 | 10:46 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×