Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

Rupiah Melemah, Harga Kerudung Impor Dari Cina Melonjak

Laban Laisila, Erick Tanjung

Selasa, 25 Agustus 2015 | 15:15 WIB
Rupiah Melemah, Harga Kerudung Impor Dari Cina Melonjak
Aneka kerudung yang dijual di Thamrin City, Jakarta (suara.com/Dinda Racmawati)

Suara.com - Melemahnya nilai tukar hingga menembus Rp14 ribu per dolar AS berdampak terhadap barang impor di Indonesia. Akibatnya, pedagang mengeluh kesulitan membeli komoditi dari luar negeri, seperti dari Cina.

Salah satu pedagang kerudung di Pusat Grosir dan Mall Thamrin City lantai 5, Fajar Akbar mengungkapkan, selain menjual kerudung buatan dalam negeri seperti dari Tasikmalaya, dia juga menjual kerudung impor dari Cina. Namun sejak nilai rukar rupiah melemah, harga kerudung impor yang dibeli melonjak naik.

"Harga kerudung dari Cina sekarang naik cukup tinggi sejak rupiah lemah ini. Biasanya saya beli satu kodi Rp190 ribu, kini naik menjadi Rp215 ribu dan ada yang Rp230 ribu," kata Fajar dalam perbincangan dengan Suara.com di Thamrin City, Selasa (25/8/2015).

Kenaikan harga ini juga berdampak pada keuntungan para pedagang yang terus menurun. Selain itu, barang-barang impor dari Cina tersebut juga sulit didapat, karena terbatas.

‎"Barang-barang dari Cina itu sekarang juga sulit didapat, stok barangnya sekarang terbatas.‎ Pedagang kecil seperti saya ini kalau beli barang impor itu sekarang hanya dikasih sedikit-sedikit saja oleh grosirnya," ujar pemuda 21 tahun ini.

‎Hal yang sama juga diungkapkan oleh Debit Farlen (28) pedagang kerudung lainnya, dia mengaku harga kerudung impor dari Cina sekarang lebih mahal dari biasanya.

Selain harga belinya ke produsen mahal, harga jual ecerannya tetap dan nggak bisa naik, sehingga keuntungannya kecil.

"Sekarang saya sulit untuk mendapatkan kerudung impor Cina, karena harganya mahal dan barangnya langka. Selain itu penjualannya ke pelanggan tidak bisa, jadi keuntungannya kecil," tuturnya.

Kendati demikian, untuk harga kerudung produksi dalam negeri belum ada kenaikan.

"Kalau barang (kerudung) bikin sendiri dari konfeksi harganya masih sama, nggak terlalu berpengaruh. Cuma memang pasar sekarang sepi. Pelanggan yang belanja jadi sepi dari biasanya," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aksi Protes Pedagang Daging

Aksi Protes Pedagang Daging

Foto | Senin, 10 Agustus 2015 | 17:57 WIB

Tangani Kelangkaan Daging, Pemprov DKI Operasi Pasar

Tangani Kelangkaan Daging, Pemprov DKI Operasi Pasar

News | Senin, 10 Agustus 2015 | 11:04 WIB

Tak Ada Daging Hari Ini

Tak Ada Daging Hari Ini

Foto | Minggu, 09 Agustus 2015 | 13:24 WIB

Lebaran Sebentar Lagi, Omzet Pedagang Bedug Malah Turun

Lebaran Sebentar Lagi, Omzet Pedagang Bedug Malah Turun

Ramadan | Minggu, 12 Juli 2015 | 22:15 WIB

Terkini

Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia

Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:28 WIB

Bulog Dukung Gerakan Tanam Padi Serentak di Kawasan Cetak Sawah Merauke

Bulog Dukung Gerakan Tanam Padi Serentak di Kawasan Cetak Sawah Merauke

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:53 WIB

BULOG Tindak Lanjuti Laporan Warga di Karawang, Perkuat Pengendalian Hama Gudang

BULOG Tindak Lanjuti Laporan Warga di Karawang, Perkuat Pengendalian Hama Gudang

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:12 WIB

Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo

Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:49 WIB

Ekonom CORE Minta Danantara Buka Laporan Keuangan 2025, Buktikan Diri SWF Global

Ekonom CORE Minta Danantara Buka Laporan Keuangan 2025, Buktikan Diri SWF Global

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:33 WIB

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud, Setiap Indikasi Korupsi Dilaporkan ke APH

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud, Setiap Indikasi Korupsi Dilaporkan ke APH

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:03 WIB

Legalisasi Sumur Minyak Rakyat Dinilai Jadi Titik Balik Industri Migas

Legalisasi Sumur Minyak Rakyat Dinilai Jadi Titik Balik Industri Migas

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:43 WIB

Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen, Ini Strategi Pramono Menuju 50 Kota Global

Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen, Ini Strategi Pramono Menuju 50 Kota Global

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:56 WIB

Bulog Tindak Lanjuti Laporan Warga Sekitar Gudang, Pastikan Kenyamanan Lingkungan Tetap Terjaga

Bulog Tindak Lanjuti Laporan Warga Sekitar Gudang, Pastikan Kenyamanan Lingkungan Tetap Terjaga

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:36 WIB

Kabar Tokopedia PHK Ribuan Karyawan, GOTO Bilang Begini

Kabar Tokopedia PHK Ribuan Karyawan, GOTO Bilang Begini

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:28 WIB

×