Rupiah Melemah, Harga Kerudung Impor Dari Cina Melonjak

Laban Laisila, Erick Tanjung

Selasa, 25 Agustus 2015 | 15:15 WIB
Rupiah Melemah, Harga Kerudung Impor Dari Cina Melonjak
Aneka kerudung yang dijual di Thamrin City, Jakarta (suara.com/Dinda Racmawati)

Suara.com - Melemahnya nilai tukar hingga menembus Rp14 ribu per dolar AS berdampak terhadap barang impor di Indonesia. Akibatnya, pedagang mengeluh kesulitan membeli komoditi dari luar negeri, seperti dari Cina.

Salah satu pedagang kerudung di Pusat Grosir dan Mall Thamrin City lantai 5, Fajar Akbar mengungkapkan, selain menjual kerudung buatan dalam negeri seperti dari Tasikmalaya, dia juga menjual kerudung impor dari Cina. Namun sejak nilai rukar rupiah melemah, harga kerudung impor yang dibeli melonjak naik.

"Harga kerudung dari Cina sekarang naik cukup tinggi sejak rupiah lemah ini. Biasanya saya beli satu kodi Rp190 ribu, kini naik menjadi Rp215 ribu dan ada yang Rp230 ribu," kata Fajar dalam perbincangan dengan Suara.com di Thamrin City, Selasa (25/8/2015).

Kenaikan harga ini juga berdampak pada keuntungan para pedagang yang terus menurun. Selain itu, barang-barang impor dari Cina tersebut juga sulit didapat, karena terbatas.

‎"Barang-barang dari Cina itu sekarang juga sulit didapat, stok barangnya sekarang terbatas.‎ Pedagang kecil seperti saya ini kalau beli barang impor itu sekarang hanya dikasih sedikit-sedikit saja oleh grosirnya," ujar pemuda 21 tahun ini.

‎Hal yang sama juga diungkapkan oleh Debit Farlen (28) pedagang kerudung lainnya, dia mengaku harga kerudung impor dari Cina sekarang lebih mahal dari biasanya.

Selain harga belinya ke produsen mahal, harga jual ecerannya tetap dan nggak bisa naik, sehingga keuntungannya kecil.

"Sekarang saya sulit untuk mendapatkan kerudung impor Cina, karena harganya mahal dan barangnya langka. Selain itu penjualannya ke pelanggan tidak bisa, jadi keuntungannya kecil," tuturnya.

Kendati demikian, untuk harga kerudung produksi dalam negeri belum ada kenaikan.

"Kalau barang (kerudung) bikin sendiri dari konfeksi harganya masih sama, nggak terlalu berpengaruh. Cuma memang pasar sekarang sepi. Pelanggan yang belanja jadi sepi dari biasanya," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aksi Protes Pedagang Daging

Aksi Protes Pedagang Daging

Foto | Senin, 10 Agustus 2015 | 17:57 WIB

Tangani Kelangkaan Daging, Pemprov DKI Operasi Pasar

Tangani Kelangkaan Daging, Pemprov DKI Operasi Pasar

News | Senin, 10 Agustus 2015 | 11:04 WIB

Tak Ada Daging Hari Ini

Tak Ada Daging Hari Ini

Foto | Minggu, 09 Agustus 2015 | 13:24 WIB

Lebaran Sebentar Lagi, Omzet Pedagang Bedug Malah Turun

Lebaran Sebentar Lagi, Omzet Pedagang Bedug Malah Turun

Ramadan | Minggu, 12 Juli 2015 | 22:15 WIB

Terkini

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:50 WIB

Tembus Rp1.270 Triliun, Transaksi Agen BRILink Perkuat Dominasi BRI

Tembus Rp1.270 Triliun, Transaksi Agen BRILink Perkuat Dominasi BRI

Bri | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Galaxy Watch9 Dipakai Keliling Bekasi, Suara di Atas Ojol Tembus 103 dB

Galaxy Watch9 Dipakai Keliling Bekasi, Suara di Atas Ojol Tembus 103 dB

Tekno | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:43 WIB

Sangat Butuh Air Bersih! Warga Bantargebang Tagih Kepastian Waktu Perbaikan Sumur Artesis

Sangat Butuh Air Bersih! Warga Bantargebang Tagih Kepastian Waktu Perbaikan Sumur Artesis

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Suahasil Mau Ubah Pencairan Dana Pensiun dan Bansos Langsung ke Rekening Warga

Suahasil Mau Ubah Pencairan Dana Pensiun dan Bansos Langsung ke Rekening Warga

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Karhutla Indonesia, Prabowo Usulkan Penambahan 70 Ribu Polisi Hutan

Karhutla Indonesia, Prabowo Usulkan Penambahan 70 Ribu Polisi Hutan

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Malam Ini! KPK Gelar Perkara OTT BNPB untuk Tentukan Tersangka

Malam Ini! KPK Gelar Perkara OTT BNPB untuk Tentukan Tersangka

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Kapal Wisata KM Feronia Tenggelam di Labuan Bajo: 29 Orang Dievakuasi, 1 Penumpang Hilang

Kapal Wisata KM Feronia Tenggelam di Labuan Bajo: 29 Orang Dievakuasi, 1 Penumpang Hilang

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:14 WIB

×