Pembelaan Menko Darmin Soal Rupiah Anjlok

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 25 Agustus 2015 | 18:04 WIB
Pembelaan Menko Darmin Soal Rupiah Anjlok
Rupiah Semakin AnjlokGerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Rabu (24/8). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan sejak dulu nilai tukar rupiah terhadap nilai tukar mata uang asing rentan jatuh. Terutama jika ada tekanan dari pasar global maupun pasar dalam negeri.

Hal tersebut lantaran porsi dana investasi asing yang masuk ke Indonesia sangat besar. Sehingga rupiah dapat bergejolak jika ada tekanan dari dalam maupun luar negeri.

"Kalau ditanya rentan, itu memang sudah menjadi persoalan dari dulu. Bukan hanya berkaitan dengan devaluasi Yuan beberapa waktu lalu. Kita memang dari dulu kalau sudah urusan kurs memang renta. Karena porsi dana asing yang masuk ke Indonesia sangat besar,” kata Darmin saat ditemui di kantornya, Selasa (25/8/2015).

Jumlah kepemilikan asing dalam Surat Utang Negara (SUN) Indonesia mencapai 38 persen atau sama dengan Malaysia. Lebih besar bila dibandingkan Thailand yang hanya mencatatkan 13 persen-14 persen porsi kepemilikan asing pada surat utangnya.

"Jadi kalau sebanyak itu asing, batuk sedikit atau asing keluar, kita goyah," katanya.

Dalam kondisi seperti ini, menurutnya, Indonesia sangat membutuhkan dan mengandalkan dana asing bukan hanya untuk investasi saja, melainkan untuk membeli saham atau SUN. Ini sangat membantu mendorong tekanan nilai tukar rupiah.

Selain itu, percepatan penyerapan anggaran termasuk belanja modal untuk investasi diyakini mampu membuat kondisi rupiah kembali menguat.

"Kalau Cuma mengandalkan Penanaman Modal Asing (PMA), aduh itu susah, sudah sulit deh. Jadi harus ada investasi besar yang masuk, itu bisa memberikan efek positif. Kita juga perlu uang dari luar. Yang akan dilakukan mempercepat belanja dan misalnya mempercepat Perpres kereta api ringan (LRT)," ungkapnya.

Akibat perlambatan ekonomi dunia, kinerja ekspor perdagangan hampir seluruh negara mengalami pelemahan. Hal tersebut menyusul adanya kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah Cina yang mendevaluasi mata uang Yuan untuk merangsang kinerja ekspor.

Kebijakan tersebut akhirnya disusul Vietnam yang sengaja mendepresiasi Dong. Hal ini membuat perekonomian global menjadi bergejolak.

Sementara nilai tukar mata uang beberapa negara hanya sedikit terpengaruh fenomena super dolar Amerika Serikat (AS) sehingga memicu kebijakan mendepresiasi mata uang agar barang ekspor lebih murah dan memiliki daya saing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dari Dulu Rupiah Memang Gampang Loyo, Ini Alasannya

Dari Dulu Rupiah Memang Gampang Loyo, Ini Alasannya

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2015 | 18:00 WIB

Yang Untung dan Buntung Karena Dolar di Atas Rp14 Ribu

Yang Untung dan Buntung Karena Dolar di Atas Rp14 Ribu

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2015 | 17:36 WIB

Rupiah Anjlok, Penjualan Elektronik di Pasar Kenari Merosot

Rupiah Anjlok, Penjualan Elektronik di Pasar Kenari Merosot

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2015 | 17:27 WIB

Rupiah Terus Melemah, Polisi Antisipati Peredaran Dolar Palsu

Rupiah Terus Melemah, Polisi Antisipati Peredaran Dolar Palsu

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2015 | 16:40 WIB

Rupiah Melemah, Harga Kerudung Impor Dari Cina Melonjak

Rupiah Melemah, Harga Kerudung Impor Dari Cina Melonjak

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2015 | 15:15 WIB

Terkini

Resmi Tersangka, Listyo Sigit dan 2 Jenderal Polisi Ditahan di Rutan Mabes Polri

Resmi Tersangka, Listyo Sigit dan 2 Jenderal Polisi Ditahan di Rutan Mabes Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:42 WIB

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Intip Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Intip Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!

Bogor | Selasa, 03 November 2026 | 20:37 WIB

Prabowo Pernah Larang Menteri Bahas Hal Sensitif via Telepon, Kini Listyo Sigit Tersangka Penyadapan

Prabowo Pernah Larang Menteri Bahas Hal Sensitif via Telepon, Kini Listyo Sigit Tersangka Penyadapan

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:34 WIB

Jenderal Listyo Sigit dan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo Didesak Dihukum Mati

Jenderal Listyo Sigit dan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo Didesak Dihukum Mati

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:30 WIB

Tak Hanya Ponsel Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Pejabat, Media hingga Pengusaha

Tak Hanya Ponsel Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Pejabat, Media hingga Pengusaha

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:26 WIB

Sinopsis Akka, Series Kriminal India Terbaru Radhika Apte di Netflix

Sinopsis Akka, Series Kriminal India Terbaru Radhika Apte di Netflix

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 20:25 WIB

Mutasi 264 Perwira Polri, Kombes Heru Agung Gantikan Sonny Sebagai Kapolrestabes Palembang

Mutasi 264 Perwira Polri, Kombes Heru Agung Gantikan Sonny Sebagai Kapolrestabes Palembang

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 20:22 WIB

Bagaimana Cara Mengetahui Tingkat pH Sabun Cuci Muka yang Aman?

Bagaimana Cara Mengetahui Tingkat pH Sabun Cuci Muka yang Aman?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 20:15 WIB

Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:11 WIB

Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Misi Bangkit Barcelona hingga Manchester United

Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Misi Bangkit Barcelona hingga Manchester United

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 20:10 WIB

×