Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Rupiah Melemah, APINDO: Sudah Ada PHK

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 26 Agustus 2015 | 12:41 WIB
Rupiah Melemah, APINDO: Sudah Ada PHK
Peringatan Hari Buruh 2015. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) mengatakan sudah banyak perusahaan yang memecat karyawannya atau PHK akibat pelemahan rupiah. Terutama perusahaan di sektor industri mengandalkan bahan baku impor.

"Pelemahan nilai tukar rupiah ini sudah dirasakan para pelaku industri dalam beberapa bulan terakhir sejak rupiah tembus level Rp13.000. Sudah ada beberapa pengusaha yang terpakas melakukan PHK untuk mengurangi biaya operasional. Karena tidak kuat menahan kerugian akibat melemahnya rupiah saat ini," kata Ketua Umum APINDO, Haryadi Sukamdani saat dihubungi suara.com, Rabu (26/8/2015).

Beberapa perusahaan yang paling merasakan pelemahan rupiah adalah pengusaha yang sangat bergantung pada bahan baku impor. Hal ini menjadi penyebab maraknya PHK karyawan yang dilakukan guna mengurangi biaya produksi.

"Dengan tingginya bahan baku akibat kenaikan dolar AS maka mereka terpaksa mengurangi kapasitas produksinya, lalu jual produk hasil industri akan mengalami kenaikan. Ini yang membuat daya saing menjadi rendah. Makanya tak heran, PHK menjadi alasan bagi pengusaha untuk menutupi kerugian dan biaya operasional yang membengkak ditengah kondisi rupiah seperti ini," ungkapnya.

Beberapa perusahaan yang dimaksud adalah seperti di komoditas garmen dan baja, sparepart dan eletronok. Sedangkan untuk industri lain yang tidak bergantung pada bahan baku impor sejauh ini masih cukup eksis, salah satunya mebel.

"Yang saya dengar sampai saat ini paling banyak di garmen ya. Mereka nggak kuat karena memang semua bahan bakunya dari impor, kalau nggak impor mereka nggak bisa jalan. Nah selain itu juga di tekstil dan sparepart ini juga sudah adanya PHK secara bergilir," katanya.

Sementara itu, menurut data dari APINDO, sejak awal 2015 hingga saat ini sudah ada sekitar 1.900 karyawan yang terpaksa dirumahkan. Bahkan, dalam waktu dekat ini akan ada 1.200 tenaga kerja yang juga akan dirumahkan.

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Dolar di Atas Rp14 Ribu, Ini Kondisi Yogya, Bali, Aceh

Ini 9 Cara Mendapat Uang Tanpa 'Bekerja'

Ini Hewan Pemilik Jantung Terbesar di Dunia

Wah, Big Bang dan SNSD Jadi Senjata Propaganda Korsel

Langka, Bayi Ini Lahir dengan Tiga Penis

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dolar Tembus Rp14 Ribu, Produsen Handicraft Bali Untung Besar

Dolar Tembus Rp14 Ribu, Produsen Handicraft Bali Untung Besar

News | Rabu, 26 Agustus 2015 | 12:28 WIB

Rupiah Terpuruk, Pengrajin Tahu Solo Kena Dampak

Rupiah Terpuruk, Pengrajin Tahu Solo Kena Dampak

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2015 | 12:20 WIB

Rupiah Tergelincir, Ini Strategi Pedagang Ponsel Tarik Pembeli

Rupiah Tergelincir, Ini Strategi Pedagang Ponsel Tarik Pembeli

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2015 | 11:42 WIB

Rupiah Terpuruk, Ahok: Kalau Nggak Pinjam Asing, Nggak Efek

Rupiah Terpuruk, Ahok: Kalau Nggak Pinjam Asing, Nggak Efek

News | Rabu, 26 Agustus 2015 | 11:26 WIB

Kurs Rupiah Masih Turun, Jadi Rp14.065 Per Dolar AS

Kurs Rupiah Masih Turun, Jadi Rp14.065 Per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2015 | 11:16 WIB

Sesi Pembukaan Rabu, Rupiah Masih Lemah dan IHSG Turun Lagi

Sesi Pembukaan Rabu, Rupiah Masih Lemah dan IHSG Turun Lagi

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2015 | 09:51 WIB

Ekonom: Pemerintah Harus Ajak Pengusaha Tarik Aset di Luar Negeri

Ekonom: Pemerintah Harus Ajak Pengusaha Tarik Aset di Luar Negeri

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2015 | 08:52 WIB

Terkini

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:13 WIB

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB