Rupiah Melemah, APINDO: Sudah Ada PHK

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 26 Agustus 2015 | 12:41 WIB
Rupiah Melemah, APINDO: Sudah Ada PHK
Peringatan Hari Buruh 2015. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) mengatakan sudah banyak perusahaan yang memecat karyawannya atau PHK akibat pelemahan rupiah. Terutama perusahaan di sektor industri mengandalkan bahan baku impor.

"Pelemahan nilai tukar rupiah ini sudah dirasakan para pelaku industri dalam beberapa bulan terakhir sejak rupiah tembus level Rp13.000. Sudah ada beberapa pengusaha yang terpakas melakukan PHK untuk mengurangi biaya operasional. Karena tidak kuat menahan kerugian akibat melemahnya rupiah saat ini," kata Ketua Umum APINDO, Haryadi Sukamdani saat dihubungi suara.com, Rabu (26/8/2015).

Beberapa perusahaan yang paling merasakan pelemahan rupiah adalah pengusaha yang sangat bergantung pada bahan baku impor. Hal ini menjadi penyebab maraknya PHK karyawan yang dilakukan guna mengurangi biaya produksi.

"Dengan tingginya bahan baku akibat kenaikan dolar AS maka mereka terpaksa mengurangi kapasitas produksinya, lalu jual produk hasil industri akan mengalami kenaikan. Ini yang membuat daya saing menjadi rendah. Makanya tak heran, PHK menjadi alasan bagi pengusaha untuk menutupi kerugian dan biaya operasional yang membengkak ditengah kondisi rupiah seperti ini," ungkapnya.

Beberapa perusahaan yang dimaksud adalah seperti di komoditas garmen dan baja, sparepart dan eletronok. Sedangkan untuk industri lain yang tidak bergantung pada bahan baku impor sejauh ini masih cukup eksis, salah satunya mebel.

"Yang saya dengar sampai saat ini paling banyak di garmen ya. Mereka nggak kuat karena memang semua bahan bakunya dari impor, kalau nggak impor mereka nggak bisa jalan. Nah selain itu juga di tekstil dan sparepart ini juga sudah adanya PHK secara bergilir," katanya.

Sementara itu, menurut data dari APINDO, sejak awal 2015 hingga saat ini sudah ada sekitar 1.900 karyawan yang terpaksa dirumahkan. Bahkan, dalam waktu dekat ini akan ada 1.200 tenaga kerja yang juga akan dirumahkan.

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Dolar di Atas Rp14 Ribu, Ini Kondisi Yogya, Bali, Aceh

Ini 9 Cara Mendapat Uang Tanpa 'Bekerja'

Ini Hewan Pemilik Jantung Terbesar di Dunia

Wah, Big Bang dan SNSD Jadi Senjata Propaganda Korsel

Langka, Bayi Ini Lahir dengan Tiga Penis

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dolar Tembus Rp14 Ribu, Produsen Handicraft Bali Untung Besar

Dolar Tembus Rp14 Ribu, Produsen Handicraft Bali Untung Besar

News | Rabu, 26 Agustus 2015 | 12:28 WIB

Rupiah Terpuruk, Pengrajin Tahu Solo Kena Dampak

Rupiah Terpuruk, Pengrajin Tahu Solo Kena Dampak

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2015 | 12:20 WIB

Rupiah Tergelincir, Ini Strategi Pedagang Ponsel Tarik Pembeli

Rupiah Tergelincir, Ini Strategi Pedagang Ponsel Tarik Pembeli

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2015 | 11:42 WIB

Rupiah Terpuruk, Ahok: Kalau Nggak Pinjam Asing, Nggak Efek

Rupiah Terpuruk, Ahok: Kalau Nggak Pinjam Asing, Nggak Efek

News | Rabu, 26 Agustus 2015 | 11:26 WIB

Kurs Rupiah Masih Turun, Jadi Rp14.065 Per Dolar AS

Kurs Rupiah Masih Turun, Jadi Rp14.065 Per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2015 | 11:16 WIB

Sesi Pembukaan Rabu, Rupiah Masih Lemah dan IHSG Turun Lagi

Sesi Pembukaan Rabu, Rupiah Masih Lemah dan IHSG Turun Lagi

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2015 | 09:51 WIB

Ekonom: Pemerintah Harus Ajak Pengusaha Tarik Aset di Luar Negeri

Ekonom: Pemerintah Harus Ajak Pengusaha Tarik Aset di Luar Negeri

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2015 | 08:52 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×