Rupiah Terpuruk, Pengrajin Tahu Solo Kena Dampak

Siswanto

Rabu, 26 Agustus 2015 | 12:20 WIB
Rupiah Terpuruk, Pengrajin Tahu Solo Kena Dampak
Salah seorang pekerja tengah membungkus tahu di kawasan Mojosongo, Solo, Jawa Tengah, Rabu (26/8/2015). [suara.com/Labib Zamani]

Suara.com - Anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar tidak hanya dirasakan industri besar, industri menengah seperti pengrajin tahu di kawasan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah, pun terdampak.

Salah seorang pengrajin tahu, Aco Warso Praja Sumitra (57), mengatakan sejak nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menurun, harga kedelai naik. Pasalnya, bahan baku pembuatan tahu tersebut diimpor dari Amerika Serikat.

"Menurunnya nilai tukar berdampak pada harga kedelai yang naik. Dari biasanya Rp6.700 per kilogram menjadi Rp7.100 per kilogram," kata Warso ketika ditemui Suara.com di kediamannya, Kelurahan Mojosongo, RT 3, RW 3, Kecamatan Jebres, Solo, Rabu (26/8/2015).

Meski kenaikan harga kedelai hanya berkisar Rp400 - Rp500 per kilogram, kata Warso, pengaruhnya terasa sekali. Harga kedelai impor menembus Rp700 ribu per kwintal. Padahal, selama ini untuk sekali produksi tahu, Warso harus membutuhkan lima sampai enam kwintal kedelai per hari.

"Kenaikan harga kedelai ini sudah saya rasakan sejak dolar naik Rp13.800. Sekarang sudah naik lagi sebesar Rp14.000. Namun sejauh ini masih bisa saya atasi," kata dia.

Sekali produksi, Warso bisa menghasilkan antara 300-320 loyang tahu. Satu loyang tahu jika dipotong-potong bisa menghasilkan antara 100-120 biji tahu. Untuk satu loyang tahu dijual dengan harga Rp20 ribu. Sejauh ini produksinya tersebut dijual di wilayah Solo dan sekitarnya.

"Tahu yang saya produksi ini tidak saya jual ke pasar-pasar. Tetapi diambil pedagang atau pelanggan ke sini kemudian mereka jual sendiri ke pasar," kata dia.

Jika kenaikan harga kedelai akibat turunnya rupiah tidak dapat lagi dikendalikan, Warso mengaku akan mengurangi ukuran tahu produksinya. Namun demikian, pihaknya tetap akan melakukan komunikasi kepada pengrajin tahu lainnya untuk penyeragaman.

"Selain itu saya juga akan memberitahukan kepada para pelanggan dan masyarakat supaya tidak kecewa. Upaya ini saya lakukan agar semuanya bisa berjalan. Produksi bisa berjalan, tenaga juga bisa bekerja," kata Warso. (Labib Zamani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rupiah Tergelincir, Ini Strategi Pedagang Ponsel Tarik Pembeli

Rupiah Tergelincir, Ini Strategi Pedagang Ponsel Tarik Pembeli

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2015 | 11:42 WIB

Rupiah Terpuruk, Ahok: Kalau Nggak Pinjam Asing, Nggak Efek

Rupiah Terpuruk, Ahok: Kalau Nggak Pinjam Asing, Nggak Efek

News | Rabu, 26 Agustus 2015 | 11:26 WIB

Kurs Rupiah Masih Turun, Jadi Rp14.065 Per Dolar AS

Kurs Rupiah Masih Turun, Jadi Rp14.065 Per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2015 | 11:16 WIB

Dolar Tembus Rp14 Ribu Tak Disangka Bakal Terjadi Bulan Ini

Dolar Tembus Rp14 Ribu Tak Disangka Bakal Terjadi Bulan Ini

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2015 | 06:24 WIB

Dolar di Atas Rp14 Ribu, Bule Serbu Bali

Dolar di Atas Rp14 Ribu, Bule Serbu Bali

News | Rabu, 26 Agustus 2015 | 06:13 WIB

Terkini

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

×