Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

PUPR Targetkan Serap Anggaran Rp70 Triliun Hingga Akhir Tahun

Siswanto

Jum'at, 28 Agustus 2015 | 15:17 WIB
PUPR Targetkan Serap Anggaran Rp70 Triliun Hingga Akhir Tahun
Ilustrasi Jakarta (Antara)

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menargetkan serapan anggaran hingga akhir tahun 2015 dapat mencapai Rp70 triliun atau 70 persen sisanya dari total anggaran Rp118 triliun. Hal tersebut dilakukan guna membantu pemerintah dalam menumbuhkan perekonomian secara signifikan.

“Ini kan sesuai arahan dari pak menteri yang meminta agar penyerapan anggaran harus terus dilakukan dengan maksimal. Bahkan, kami akan bekerja tujuh hari penuh di lapangan, kan, ada dua shift jadi kita ganti-gantian. Ini tujuannya agar proyek pembangunannya selesai tepat waktu,” kata Taufik, Jumat (28/8/2015).

Ia tak menampik penyerapan anggaran di kementeriannya masih tergolong rendah. Taufik menjelaskan rendahnya penyerapan anggaran tersebut lantaran pada awal tahun 2015 terjadi banyak perubahan dan revisi terkait proses lelang serta perubahan desain. Hal tersebut telah berimbas pada penerimaan pajak yang minim.

“Di awal-awal tahun itu kan kita banyak lakukan revisi dan terus ada perubahan desain. Nah ini yang menjadi penghambat kami dalam penyerapan anggaran yang akhirnya penerimaan pajaknya hanya Rp7 triliun dari total proyek senilai Rp70 triliun,” katanya.

Meski demikian, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terus berkomitmen untuk segera menyerap anggaran melalui berbagai paket lelang yang akan disiapkan dengan lengkap dan terperinci. Salah satunya, dibuktikan melalui lelang dini yang tersebar di 15 provinsi dengan jumlah keseluruhan sebanyak 61 paket dengan total pagu sebesar Rp3,71 triliun pada Agustus 2015.

Terdiri dari 30 paket senilai Rp1,92 triliun bersumber dari dana Rupiah murni dan Rp1,78 triliun sebanyak 35 paket dari dana SBSN. Paket lelang untuk pekerjaan reservasi, pembangunan jalan ‎dan jembatan.

"Terdiri dari 30 paket senilai Rp1,92 triliun bersumber dari dana Rupiah murni dan Rp1,78 triliun sebanyak 35 paket dari dana SBSN. Paket lelang untuk pekerjaan reservasi, pembangunan jalan ‎dan jembatan," katanya.

Pihaknya berharap, dengan adanya paket lelang ini dapat membantu kementerian PUPR dalam menyerap anggarannya mencapai Rp70 triliun di penghujung tahun 2015. Menurutnya, pelelangan dini tahun anggaran 2016 ini mampu menjadi proyeksi dalam menarik minat para investor di dalam negeri.

" Kita berharap, dengan lelang dini ini, bisa menjadi sinyal untuk para investor atas pembuktian kerja keras dan cepat kami," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kementerian PUPR Lelang Proyek Jalan Dan Jembatan

Kementerian PUPR Lelang Proyek Jalan Dan Jembatan

News | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 12:45 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×