Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.094,941
LQ45 616,399
Srikehati 311,257
JII 380,793
USD/IDR 17.668

PUPR Targetkan Serap Anggaran Rp70 Triliun Hingga Akhir Tahun

Siswanto | Suara.com

Jum'at, 28 Agustus 2015 | 15:17 WIB
PUPR Targetkan Serap Anggaran Rp70 Triliun Hingga Akhir Tahun
Ilustrasi Jakarta (Antara)

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menargetkan serapan anggaran hingga akhir tahun 2015 dapat mencapai Rp70 triliun atau 70 persen sisanya dari total anggaran Rp118 triliun. Hal tersebut dilakukan guna membantu pemerintah dalam menumbuhkan perekonomian secara signifikan.

“Ini kan sesuai arahan dari pak menteri yang meminta agar penyerapan anggaran harus terus dilakukan dengan maksimal. Bahkan, kami akan bekerja tujuh hari penuh di lapangan, kan, ada dua shift jadi kita ganti-gantian. Ini tujuannya agar proyek pembangunannya selesai tepat waktu,” kata Taufik, Jumat (28/8/2015).

Ia tak menampik penyerapan anggaran di kementeriannya masih tergolong rendah. Taufik menjelaskan rendahnya penyerapan anggaran tersebut lantaran pada awal tahun 2015 terjadi banyak perubahan dan revisi terkait proses lelang serta perubahan desain. Hal tersebut telah berimbas pada penerimaan pajak yang minim.

“Di awal-awal tahun itu kan kita banyak lakukan revisi dan terus ada perubahan desain. Nah ini yang menjadi penghambat kami dalam penyerapan anggaran yang akhirnya penerimaan pajaknya hanya Rp7 triliun dari total proyek senilai Rp70 triliun,” katanya.

Meski demikian, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terus berkomitmen untuk segera menyerap anggaran melalui berbagai paket lelang yang akan disiapkan dengan lengkap dan terperinci. Salah satunya, dibuktikan melalui lelang dini yang tersebar di 15 provinsi dengan jumlah keseluruhan sebanyak 61 paket dengan total pagu sebesar Rp3,71 triliun pada Agustus 2015.

Terdiri dari 30 paket senilai Rp1,92 triliun bersumber dari dana Rupiah murni dan Rp1,78 triliun sebanyak 35 paket dari dana SBSN. Paket lelang untuk pekerjaan reservasi, pembangunan jalan ‎dan jembatan.

"Terdiri dari 30 paket senilai Rp1,92 triliun bersumber dari dana Rupiah murni dan Rp1,78 triliun sebanyak 35 paket dari dana SBSN. Paket lelang untuk pekerjaan reservasi, pembangunan jalan ‎dan jembatan," katanya.

Pihaknya berharap, dengan adanya paket lelang ini dapat membantu kementerian PUPR dalam menyerap anggarannya mencapai Rp70 triliun di penghujung tahun 2015. Menurutnya, pelelangan dini tahun anggaran 2016 ini mampu menjadi proyeksi dalam menarik minat para investor di dalam negeri.

" Kita berharap, dengan lelang dini ini, bisa menjadi sinyal untuk para investor atas pembuktian kerja keras dan cepat kami," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kementerian PUPR Lelang Proyek Jalan Dan Jembatan

Kementerian PUPR Lelang Proyek Jalan Dan Jembatan

News | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 12:45 WIB

Terkini

Beda BRI Simpedes dan Simpedes UMi: Biaya Admin, Saldo Minimal, dan Syarat

Beda BRI Simpedes dan Simpedes UMi: Biaya Admin, Saldo Minimal, dan Syarat

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:30 WIB

IHSG Tiba-tiba Bangkit ke Level 6.100, Apa Penyebabnya?

IHSG Tiba-tiba Bangkit ke Level 6.100, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:15 WIB

SKK Migas Jemput Bola, Pelaku Usaha Serbu Layanan CIVD dan IOG e-Commerce di IPA Convex 2026

SKK Migas Jemput Bola, Pelaku Usaha Serbu Layanan CIVD dan IOG e-Commerce di IPA Convex 2026

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 16:30 WIB

Rupiah Melemah Lagi, Defisit Transaksi Berjalan Sentuh Titik Terendah dalam 6 Tahun

Rupiah Melemah Lagi, Defisit Transaksi Berjalan Sentuh Titik Terendah dalam 6 Tahun

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 16:09 WIB

PGN Garap Studi Ekosistem CCS dan Transportasi CO2, Dukung Pengembangan Amonia Rendah Karbon

PGN Garap Studi Ekosistem CCS dan Transportasi CO2, Dukung Pengembangan Amonia Rendah Karbon

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:49 WIB

TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025, Raih Dua Penghargaan

TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025, Raih Dua Penghargaan

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:48 WIB

Kolaborasi Galeri 24 dan Lotus Gold Dorong Emas Lokal Berkualitas di Seluruh Indonesia

Kolaborasi Galeri 24 dan Lotus Gold Dorong Emas Lokal Berkualitas di Seluruh Indonesia

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:45 WIB

Bahlil Buka 118 Blok Migas, Investor Tak Perlu Nego di Belakang Meja

Bahlil Buka 118 Blok Migas, Investor Tak Perlu Nego di Belakang Meja

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:45 WIB

Secara Konsolidasi, BTN Raup Untung Rp 1,45 Triliun Hingga April 2026

Secara Konsolidasi, BTN Raup Untung Rp 1,45 Triliun Hingga April 2026

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:40 WIB

Bulog Siapkan Bansos Beras 20 Kg, Tapi Tunggu Lampu Hijau Pemerintah

Bulog Siapkan Bansos Beras 20 Kg, Tapi Tunggu Lampu Hijau Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:31 WIB