Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.458,496
LQ45 746,470
Srikehati 349,085
JII 516,664

Cina Melobi Terus Agar Menang Proyek KA Cepat Jakarta-Bandung

Siswanto | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Senin, 31 Agustus 2015 | 19:03 WIB
Cina Melobi Terus Agar Menang Proyek KA Cepat Jakarta-Bandung
Ilustrasi kereta api cepat. (Shutterstock)

Suara.com - Pemerintah Cina hingga saat ini gencar meyakinkan pemerintah Indonesia agar memilih mereka menggarap proyek kereta cepat yang akan menghubungkan Jakarta-Bandung.

Setelah berdiskusi empat mata dengan Menko Perkonomian Darmin Nasution, Jumat (28/8/12015), hari ini, Senin (31/8/2015), Duta Besar Cina untuk Indonesia Xie Feng mendatangi kantor Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli.

Pertemuan empat mata yang berlangsung selama satu jam setengah tersebut untuk membicarakan proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung.

“Kedatangan kami ke sini membicarakan tentang proyek pembangunan kereta cepat dan hal-hal yang berhubungan dengan pembangunan ini,” kata Xie Feng dalam konferensi pers di kantor Kemenko Martim.

Dalam pertemuan tadi, Feng meyakinkan bahwa Cina mampu menggarap proyek kereta cepat sepanjang 200 kilometer.

Feng mengatakan Cina sudah memiliki banyak pengalaman dalam menggarap proyek yang sama di beberapa kawasan tropis di Cina, yakni Pulau Hainan. Hal inilah yang membuat Negeri Tirai Bambu mampu menjalankan mandat pemerintah Indonesia dalam proyek infrastruktur tersebut.

"Tiongkok merupakan satu-satunya negara yang berhasil membangun dan mengelola kereta cepat dengan kecepatan 350 kilometer per jam, dan juga merupakan satu-satunya negara yang berhasil mengelola kereta cepat di kawasan tropis, sedang dan dingin," kata Feng.

Selain itu, Feng yakin dengan proposal atau studi kelayakan (feasibility study) yang sudah ditawarkan kepada pemerintah Indonesia. Proposal tersebut, katanya, merupakan penawaran terbaik dari Cina dibanding Jepang.

"Cina telah menawarkan proposal terbaik untuk proyek kereta cepat. Saya memiliki keyakinan penuh untuk proposal ini. diharapkan ini bisa menjadi pertimbangan bagi pemerintah dalam menentukan pilihannya nanti,” katanya.

Seperti tak mau kalah dengan Jepang yang menyebut dalam proposal mereka akan melayani konektivitas ke Cirebon, bahkan Surabaya, Cina juga berencana membangun kereta cepat melewati tiga stasiun di Jakarta, yakni Gambir, Manggarai, dan Halim

"Ketiga stasiun ini pasti lebih memudahkan masyarakat Ibu Kota gunakan kereta cepat," katanya.

Keret cepat akan memangkas waktu tempuh perjalanan dari Jakarta- Bandung, sebelumnya dua hingga tiga jam menjadi sekitar 34 menit.

Dalam proposal, Jepang menganggarkan proyek ini memakan anggaran sebesar 6,2 miliar dolar AS. Sedangkan Cina menganggarkan biaya pembangunan lebih murah, yakni 5,5 miliar dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cina Bangun Rel Kereta Cepat di Perbatasan Korut

Cina Bangun Rel Kereta Cepat di Perbatasan Korut

News | Senin, 31 Agustus 2015 | 18:41 WIB

Indonesia Pilih Cina Bangun Kereta Cepat?

Indonesia Pilih Cina Bangun Kereta Cepat?

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2015 | 16:50 WIB

Bahas Kereta Cepat, Dubes Cina Temui Rizal Ramli

Bahas Kereta Cepat, Dubes Cina Temui Rizal Ramli

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2015 | 15:21 WIB

Ekonom: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Belum Diperlukan

Ekonom: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Belum Diperlukan

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 20:55 WIB

Cina Yakin Menang Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Cina Yakin Menang Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 18:33 WIB

Terkini

Isu Penggeledahan Kejati, Menteri Dody Tegaskan Transparansi APBN di Kementerian PU

Isu Penggeledahan Kejati, Menteri Dody Tegaskan Transparansi APBN di Kementerian PU

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 13:34 WIB

Ketahanan Energi RI Naik Jadi Hampir 30 Hari, Bahlil: Target 1 Bulan Segera Tercapai

Ketahanan Energi RI Naik Jadi Hampir 30 Hari, Bahlil: Target 1 Bulan Segera Tercapai

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 12:34 WIB

Pasar Global Makin Ketat, KKP Dorong Transparansi Rantai Pasok Ikan

Pasar Global Makin Ketat, KKP Dorong Transparansi Rantai Pasok Ikan

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 11:56 WIB

JK Ngotot Harga BBM Naik, Wihadi DPR: Jangan Bikin Pemerintah dan Rakyat Jadi Sulit

JK Ngotot Harga BBM Naik, Wihadi DPR: Jangan Bikin Pemerintah dan Rakyat Jadi Sulit

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 11:55 WIB

Selat Hormuz Masih Tertutup, Ranjau Laut Iran Ganggu Pasokan Energi Global

Selat Hormuz Masih Tertutup, Ranjau Laut Iran Ganggu Pasokan Energi Global

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 11:14 WIB

WFH ASN Tidak Berlaku di Kementerian PU,Menteri Dody Ungkap Alasan Tugas

WFH ASN Tidak Berlaku di Kementerian PU,Menteri Dody Ungkap Alasan Tugas

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 09:10 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Diprediksi Berpotensi Lampaui Proyeksi Bank Dunia, Ini Sektornya

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Diprediksi Berpotensi Lampaui Proyeksi Bank Dunia, Ini Sektornya

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 07:24 WIB

Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe

Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 22:53 WIB

Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027

Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:13 WIB

RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika

RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:07 WIB