Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.458,496
LQ45 746,470
Srikehati 349,085
JII 516,664

Selat Hormuz Masih Tertutup, Ranjau Laut Iran Ganggu Pasokan Energi Global

Dythia Novianty | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Sabtu, 11 April 2026 | 11:14 WIB
Selat Hormuz Masih Tertutup, Ranjau Laut Iran Ganggu Pasokan Energi Global
Ilustrasi Selat Hormuz. [Suara.com/AI-HD]
  • Iran menyebar ranjau di Selat Hormuz pada Maret 2026 yang mengakibatkan lonjakan harga minyak dunia akibat terhambatnya pelayaran.
  • Iran kesulitan membersihkan ranjau sendiri karena posisi ranjau tidak tercatat akurat dan sebagian sengaja dibiarkan hanyut berpindah.
  • Kegagalan menormalkan arus lalu lintas di Selat Hormuz membuat Iran belum memenuhi permintaan Amerika Serikat untuk membuka perairan.

Suara.com - Upaya normalisasi arus lalu lintas di Selat Hormuz terhambat oleh keterbatasan kemampuan Iran dalam mendeteksi kembali ranjau yang mereka sebar. Hal inilah yang menyebabkan Iran belum dapat membuka perairan tersebut untuk pelayaran yang lebih luas.

Mengutip dari The New York Times, Sabtu (11/4/2026), informasi itu disampaikan oleh pejabat Amerika Serikat. Hal itu juga yang membuat Iran belum mampu memenuhi permintaan Presiden AS, Donald Trump untuk kembali membuka Selat Hormuz selama gencatan senjata berlangsung.

Dilaporkan Iran menyebar ranjau-ranjau tersebut pada Maret lalu menggunakan kapal-kapal kecil, usai serangan Amerika Serikat dan Israel ke negaranya.

Pemasangan ranjau tersebut berdampak terhadap arus lalu lintas pelayaran kapal, sehingga berdampak terhadap melonjaknya harga minyak dunia.

Meski demikian, Iran tetap membuka jalur khusus bagi kapal yang bersedia membayar biaya lintas.

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) pun telah mengeluarkan peringatan mengenai risiko tabrakan ranjau, sementara media semiresmi Iran merilis peta rute yang dianggap aman.

ilustrasi Selat Hormuz (Google Maps)
ilustrasi Selat Hormuz (Google Maps)

Pejabat AS menyebutkan bahwa rute aman tersebut sangat terbatas karena pemasangan ranjau dilakukan secara sembarangan.

Iran diduga tidak mencatat seluruh titik penempatan ranjau, dan beberapa ranjau yang lokasinya tercatat pun sengaja dipasang agar bisa hanyut atau berpindah posisi.

Sama seperti ranjau darat, membersihkan ranjau laut jauh lebih sulit daripada memasangnya. Militer Amerika Serikat sendiri memiliki keterbatasan dalam pembersihan ranjau dan hanya mengandalkan kapal tempur litoral (littoral combat ships).

Di sisi lain, Iran juga tidak memiliki kemampuan untuk membersihkan ranjau dengan cepat, termasuk ranjau yang mereka tanam sendiri.

Sementara itu dilaporkan, delegasi tingkat tinggi Iran telah tiba di Pakistan untuk melakukan perundingan dengan AS.

Namun, Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf menegaskan mereka tetap bersikap waspada, dan sama sekali tidak menaruh kepercayaan pada janji-janji manis dari pemerintah AS.

"Dua kali dalam waktu kurang dari setahun, di tengah perundingan, dan meskipun pihak Iran memiliki itikad baik, mereka menyerang kami dan melakukan banyak kejahatan perang,” ungkap Qalibaf mengingatkan kelicikan musuh, dikutip dari Tasnim News, Sabtu (11/4/2026).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dekati Level 100 Dolar: Selat Hormuz Mencekam di Tengah 'Drama' Trump-Iran

Harga Minyak Dekati Level 100 Dolar: Selat Hormuz Mencekam di Tengah 'Drama' Trump-Iran

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 08:40 WIB

Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 22:44 WIB

Berapa Tarif yang Dikenakan Iran untuk Lewati Selat Hormuz?

Berapa Tarif yang Dikenakan Iran untuk Lewati Selat Hormuz?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 12:03 WIB

Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!

Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:57 WIB

Iran Buka Selat Hormuz, Bagaimana Nasib 2 Kapal Pertamina?

Iran Buka Selat Hormuz, Bagaimana Nasib 2 Kapal Pertamina?

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 15:54 WIB

Kesepakatan AS-Iran: Gencatan Senjata Dimulai, Selat Hormuz Kembali Dibuka

Kesepakatan AS-Iran: Gencatan Senjata Dimulai, Selat Hormuz Kembali Dibuka

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 11:41 WIB

Terkini

WFH ASN Tidak Berlaku di Kementerian PU,Menteri Dody Ungkap Alasan Tugas

WFH ASN Tidak Berlaku di Kementerian PU,Menteri Dody Ungkap Alasan Tugas

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 09:10 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Diprediksi Berpotensi Lampaui Proyeksi Bank Dunia, Ini Sektornya

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Diprediksi Berpotensi Lampaui Proyeksi Bank Dunia, Ini Sektornya

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 07:24 WIB

Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe

Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 22:53 WIB

Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027

Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:13 WIB

RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika

RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:07 WIB

Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran

Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:05 WIB

Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI

Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:53 WIB

Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan

Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:46 WIB

BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji

BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:22 WIB

Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal

Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:12 WIB