Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan proyek light rail transit (LRT) tidak akan senasib dengan proyek monorail yang mangkrak karena berbagai persoalan.
“Ini kan memulai sesuatu yang tidak ada masalah, mulai dari nol. Kalau monorail dulu memang sudah ada masalah sehingga harus diurai, mengurai masalah kan tidak mudah dan tidak (cepat) rampung," kata Jokowi saat menghadiri peresmian LRT di TMII, Jakarta, Rabu (9/9/2015).
Dia sekaligus menyatakan kalau sisa proyek monorail seperti tiang-tiang penyangga yang selama ini telah dibangun akan digunakan untuk LRT.
"Semuanya kepakai, nggak ada masalah," ucapnya.
Sedangkan soal karut-marut proyek monorail, Jokowi memilih untuk tidak banyak berkomentar karena dianggapnya merupakan urusan Gubernur DKI Jakarta.
Pada kesempatan dan di tempat yang sama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyela dan menegaskan bahwa masalah terkait Jakarta Monorail sudah selesai.
"Sudah selesai itu, sudah ada suratnya, nggak ada cerita lagi monorail di Jakarta," tegas Ahok.
Sebaliknya Ahok diberi target oleh Jokowi untuk merampungkan proyek LRT di wilayah Jakarta agar bisa diintegrasikan dengan LRT Jabodetabek yang digarap Adhi Karya maksimal pada 2018 atau saat Jakarta menjadi tuan rumah acara ASEAN Games.